Awas, Bersihkan Interior Pakai Alkohol Bisa Rusak
26
Mar
2020
0 Comment Share Likes 162 View

Di tengah wabah virus corona yang semakin parah dan menyebar, banyak masyarakat berburu masker. Tidak sedikit pula yang membeli alkohol sebagai bahan utama pembuatan cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Cairan tersebut dipercaya ampuh untuk membersihkan tangan dari virus dan bakteri. Walaupun sifatnya bisa membunuh virus dan bakteri, tapi jangan sekali-kali menggunakan cairan alkohol untuk membersihkan interior mobil.

Umumnya interior mobil menggunakan material kulit asli, dan kulit sintetis. Ada pula bagian-bagian tertentu di mobil menggunakan bahan plastik, vinil, hingga aksen kayu. Semuanya memiliki sifat yang jauh berbeda bila dibandingkan dengan perabotan rumah tangga. Itu artinya semua material tersebut sangat tidak baik jika terkena cairan alkohol.

Bagian lain yang bisa rusak gara-gara cairan alkohol adalah trim interior yang dicat, terutama warna piano black. Dikutip dari Autoindustriya, penggunaan alkohol di tangan bisa membuat kulit kering. Sebaliknya, jika dipakai untuk membersihkan bahan vinil maka lambat laun material tersebut bisa retak. Jika interior mobil dibungkus kulit asli alkohol dapat mengurangi kelembabannya, sehingga menyebabkan keausan. Ditambah lagi warnanya cepat pudar jika Anda menggosoknya terlalu kuat dengan kain lap atau microfiber. Efek serupa juga bisa dialami oleh kulit sintetis.

Sedangkan untuk trim plastik, alkohol dapat meninggalkan noda di permukaan. Trim piano black atau trim berwarna apa pun juga rentan rusak akibat terkena cairan alkohol. Bagaimana dengan trim kayu? Jika itu kayu asli, alkohol akan menyerang pernis dan membuatnya retak. Trim kayu memiliki pori-pori, apabila tidak ada pernis yang melindunginya maka dipastikan cepat rusak.

Kesimpulannya, alkohol memang baik untuk membersihkan tangan dan perabotan rumah tangga, tetapi tidak sepenuhnya baik digunakan pada interior mobil. Jadi, apa yang dapat digunakan untuk membersihkan interior mobil? Anda bisa menggunakan sabun dan air. Perlu digarisbawahi, sabun yang dimaksud bukan yang biasa digunakan untuk mandi dan mencuci piring. Disarankan, pakailah sabun khusus pembersih interior mobil.

Penggunaan sabun juga ada aturannya. Jangan terlalu banyak disemprotkan ke bagian yang ingin dibersihkan. Sebab bisa meninggalkan residu dan membuat interior mobil terasa lengket. Baik itu bahan kain atau kulit, oleskan cairan sabun sedikit saja kemudian gosok perlahan dengan kain lembut. Di masa krisis akibat dampak dari virus corona sekarang ini selalu sempatkan diri untuk membersihkan mobil. Supaya virus maupun bakteri yang menempel di interior maupun eksterior mobil tidak tumbuh subur.

SAMPAIKAN KOMENTAR