5 Mitos Saat Mengisi BBM pada Mobil
25
Jan
2020
0 Comment Share Likes 314 View

Dunia otomotif tak luput juga dari mitos-mitos. Entah itu mitos perilaku pengemudi sebelum berkendara, mitos mesin yang kerap bermasalah, atau persoalan mitos mobil baru yang harus dicuci lebih dulu. Ya, setiap orang punya cara atau kebiasaan yang berbeda-beda. Terutama mitos yang paling terkenal adalah ketika mengisi bahan bakar minyak ( BBM) pada mobil. Sudah banyak yang tahu kok praktik mitos saat mengisi BBM, yaitu mobil digoyang-goyang, hingga diisi bahan bakar sampai luber.

Menurut sebagian orang, langkah tersebut bisa menghemat konsumsi BBM. Padahal Bro, sangat tidak ada hubungannya, karena mobil itu irit atau boros salah satunya dipengaruhi oleh cara atau gaya mengemudi kita sendiri atau faktor eksternal lain. Jadi bukan karena digoyang-digoyang. Nah, buat yang belum tahu berikut ini lima cara menghemat BBM yang ternyata salah kaprah atau hanya sekadar mitos ketika mengisi BBM pada mobil, seperti dilansir dari situs resmi Suzuki Indonesia:

Mengisi BBM Enggak Sampai Penuh

Membiarkan seperempat bagian dari tangki BBM dalam kondisi kosong dipercaya dapat mengurangi penguapan, sehingga dapat menghemat BBM. Selain itu, cara ini pun baik untuk mencegah BBM tumpah karena goncangan saat tangki terisi secara penuh.

Sebelum lanjut, ini mitos atau fakta ayo?

Hal tersebut hanya mitos Bro! Pasalnya, mobil zaman sekarang sudah dilengkapi dengan vapor recovery system. Sistem ini akan sangat berfungsi untuk menekan penguapan, meskipun tangki BBM terisi penuh.

Kalau sudah tahu begini, sudah, jangan biarkan mengisi BBM tidak sampai penuh, ya. Kecuali karena keterbatasan biaya. Ini lain lagi ceritanya...

Posisi Gigi Netral Saat Isi Bensin

Saat mengisi BBM, posisi gigi perseneling harus dalam kondisi netral. Hal ini disebabkan karena dalam posisi netral tidak ada injeksi BBM menuju mesin, dan BBM pun bisa dihemat lebih banyak.

Meskipun narasi di awalan sangat meyakinkan sehingga banyak orang percaya kalau hal ini adalah fakta dan tips jitu menghemat konsumsi BBM, ternyata ini hanya mitos belaka juga, Bro.

Faktanya, tidak ada hubungan antara isi BBM dengan aturan posisi gigi harus netral. Pasalnya, mobil zaman sekarang sudah dilengkapi dengan sensor yang secara otomatis akan menutup jalannya injeksi bahan bakar saat mesin nganggur (idle). Posisi gigi netral wajib dilakukan jika alasannya keamanan, mencegah mobil maju atau mundur tanpa disengaja.

Nah, jelas, kan. Menetralkan gigi saat mengisi BBM itu lebih karena faktor safety, bukan efisiensi.

Mengisi BBM Pagi Hari

Banyak orang awam atau mereka yang baru memiliki mobil masih beranggapan kalau mengisi BBM di waktu subuh atau saat suhu udara rendah akan mendapat BBM yang lebih kental. Hal ini dimaksudkan sehingga volume BBM yang didapat akan jadi lebih banyak. Mengisi BBM saat kondisi udara panas akan membuat volume BBM yang didapat lebih sedikit karena penguapan.

Ini jelas mitos yang benar-benar salah kaprah. Udara panas atau dingin tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap volume BBM dalam tangki. Andaikata ada, namun tidak akan signifikan berbeda.

Isi BBM Sampai Luber

Mengisi tangki BBM sampai luber atau tumpah-tumpah dipercaya bisa membuat volume BBM yang masuk ke dalam tangki jadi lebih banyak, sehingga lebih hemat waktu dan uang. Hmm... lagi-lagi ini mitos. Faktanya, mobil zaman sekarang sudah dilengkapi dengan vapor recovery system yang akan langsung mendeteksi kelebihan kapasitas pada tangki kendaraan. Justru sebaliknya, mengisi BBM sampai meluber, bahkan tumpah malah akan membuat BBM banyak terbuang dan Mas Bro justru mengalami kerugian. Belum lagi kalau bicara soal keamnannya. Bahan bakar yang tumpah bisa saja memercikkan api dan bisa menjadi sumber bahaya, bukan untuk mobil Mas Bro saja, melainkan benda-benda sekitarnya.

Menggoyangkan Mobil

Ini yang paling lucu dan menjadi mitos yang kerap jadi hiburan jagat media sosial. Pasalnya, banyak video orang menggoyang-goyangkan mobil dengan berbagai cara, seperti mendorongnya dari samping bodi, hingga naik ke step bagian belakang mobil. Ini jadi tontonan lucu, loh.

Menggoyang-goyangkan mobil disebut diharapkan setiap celah yang kosong dalam tangki akan terisi oleh BBM, sehingga volume udara dari dalam akan ditekan keluar. Kondisi ini akan membuat Mas Bro akan mendapatkan volume BBM yang lebih padat. Trik ini jelas sangat keliru karena tidak sesuai dengan hukum fisika. Sebab BBM merupakan benda cair bukan benda padat. Benda cair secara otomatis akan mengisi setiap celah kosong dalam wadahnya, yang dalam hal ini ya tangki BBM.

Sudah bisa dipastikan, kalau masih ada yang menggoyang-goyangkan mobil saat mengisi BBM, berarti tidak paham hukum fisika zat cair. Hehehe... No offense, ya...

Nah, itu tadi lima mitos saat mengisi BBM pada mobil yang masih saja ada di tengah masyarakat kita. Semoga infonya bermanfaat!

SAMPAIKAN KOMENTAR