Stadion GBK Rusak, Persija Klaim Bakal Ganti Rugi
11
Jul
0 Comment Share Likes 41 View

Usai pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung yang digelar pada hari Rabu (10/7) kemarin, ternyata menyisakan sedikit kekacauan. Pasalnya, sejumlah fasilitas venue berkapasitas 77.193 itu rusak. Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus, memastikan akan mengganti seluruh kerusakan yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.

Kerusakan yang terjadi diakibatkan karena membludaknya penonton yang menonton pertandingan big match tersebut. Pagar pembatas antara tribune penonton bagian utara dan barat rubuh. "Ya biasa. Mungkin para penonton terlalu antusias. Terlalu euforia. Biasanya nanti pihak PPK GBK ada catatan untuk pergantian. Kami siap ganti," buka Paulus.



Selain harus mengganti kerusakan, pasalnya Persija Jakarta juga harus membayar biaya sewa yang sangat mahal. Sekali menggunakan SUGBK, tim berjulukan Macan Kemayoran itu perlu merogoh kocek hingga Rp1,950 miliar. Jumlah tersebut merupakan total dari Rp 450 juta sebagai biaya pemakaian, ditambah Rp 1,5 miliar sebagai jaminan andai terjadi kerusakan selama penyewaan.

Dengan kerusakan yang terjadi pada pagar pembatas penonton dengan lapangan SUGBK, maka ganti ruginya melalui uang jaminan. Persija Jakarta memang tidak perlu membayar lagi untuk kerusakan tersebut, tapi harus kehilangan deposit mereka. Melihat hal tersebut, sebenarnya ada beberapa hal yang seharusnya tak terjadi. Salah satunya adalah rusaknya fasilitas stadion. Hal ini tentunya sangat disayangkan.



Pemain Persib pun mengaku tak ada intervensi dari pihak Jakmania. Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, bersyukur timnya tidak merasa mendapatkan sambutan negatif dari suporter Persija Jakarta. Supardi juga memuji kesigapan kepolisian dan TNI yang mengamankan timnya selama berada di Jakarta. Lantaran tak ada gangguan berarti dari pendukung Persija, kerja petugas keamanan menjadi lebih ringan.

"Alhamdulillah selama di Jakarta, pengamanan untuk kami luar biasa. Sangat bagus. Saya katakan Persib tak ada masalah dengan The Jakmania. Buktinya, saat kami keluar lapangan juga tidak ada yang ganggu. Aman-aman saja," ujarnya. Persib menumpangi tiga kendaraan taktis (rantis) kepolisian saat datang dan meninggalkan SUGBK. Perjalanan tim berjulukan Pangeran Biru itu saat memasuki maupun meninggalkan stadion pun relatif aman dari gangguan.



Supardi mengingatkan agar suporter Persib, Bobotoh, menyambut Persija dengan sebaik mungkin ketika kedua tim kembali bertemu pada putaran kedua. Terjadwal, perjumpaan kedua kesebelasan akan kembali berlangsung pada 27 Oktober 2019.

“Pesan saya untuk putaran kedua, saya berharap pengamanan di Bandung inshaallah lebih baik dari ini,” imbuh pemain berusia 36 tahun tersebut. ”Inshaallah saya yakin pemain lawan akan dijaga dan dikawal ketat. Pesan untuk kedua suporter, bersatulah demi bangsa Indonesia,” tutur Supardi.

SAMPAIKAN KOMENTAR