Selamat Tinggal, Gede Widiade dan Rafil Perdana Resmi Hengkang dari Persija
07
Feb
0 Comment Share Likes 122 View

Kabar mengejutkan datang pada malam tadi, Rabu (6/2) dari kubu Persija Jakarta. Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade menyatakan diri untuk mundur dari jajaran petinggi Persija Jakarta. Mundurnya Gede juga diikuti oleh Rafil Perdana, Chief Operating Officer (COO) Persija Jakarta. Keduanya resmi menyatakan mundur pada malam tadi.

Pengumuman pengunduran diri tersebut dilakukan di kantor utama Persija Jakarta yang ada di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ia menyatakan mundur dari jajaran pengurus Persija sejak 1 Februari lalu. "Secara yuridis kami sudah mengundurkan diri pada 1 Februari, tapi baru haru ini kami merilisnya. Kami sudah menyatakan mundur secara yuridis dan struktural di Persija," ujar Gede Widiade.

"Efektif per 1 Februari 2019, saya sudah tidak memiliki tanggung jawab secara hukum terhadap Persija. Hal-hal terkait dikonfirmasi ke direksi yang baru. Sekiranya kami berdua mohon pamit, kami berharap teman-teman The Jakmania bisa menerima pengunduran diri kami," timpal Rafil Perdana.

Ketika ditanya mengenai penggantinya, Gede Widiade menyebut nama Kokoh Alfiat, yang memiliki pengalaman menjadi bendahara PT Liga Indonesia. Kokoh Alfiath juga sudah berada di manajemen Persija saat Gede Widiade menjadi direktur utama, di mana Kokoh dipercaya untuk mengelola keuangan Persija.

Beberapa pihak menyangka jika Gede tersangkut kasus perusakan dokumen Persija. Ia pun membantah hal tersebut. "Pengunduran diri ssya bukan karena masalah itu. Saya sudah lama mengajukan pengunduran diri dan semua pemegang saham sudah mengetahui itu," ujar Gede Widiade. Seperti diketahui, Satgas Antimafia Bola mengungkap temuan adanya dokumen keuangan Persija yang sengaja dirusak ketika melakukan penggeledahan pada Jumat (1/2) lalu.

Meski sudah mundur dari Persija, Gede Widiade menegaskan akan tetap siap membantu Satgas Antimafia Bola jika dibutuhkan untuk proses penyelidikan. "Iya tidak apa-apa, karena sebagai warga negara, masak saya tidak mau. Kalau dibutuhkan saya pasti datang," ujarnya.

SAMPAIKAN KOMENTAR