Sadis! Pemain Manchester City Ini Dibanderol Rp 2,5 Triliun
03
Aug
0 Comment Share Likes 94 View

Bursa transfer para pemain sepakbola di Dunia kerap menyajikan berbagai hal yang seru dan tak lazim. Salah satunya adalah nilai transfer dari para pemain itu sendiri. Nilai transfer dari para pemain ini menjadi salah satu hal yang cukup menarik pecinta sepakbola di Dunia. Karena banderol yang tersaji di setiap musimnya selalu memberikan kejutan.



Salah satunya adalah pemain yang satu ini. Pemain yang membela klub Manchester City, Leroy Sane ini punya banderol yang cukup tinggi. Klub asal Inggris tersebut sudah menetapkan banderol yang nggak masuk akal untuk Sane. Klub juara Premier League 2018-2019 tersebut telah menetapkan banderol Sane, yaitu 145 juta pounds atau setara Rp2,5 triliun. Sudah bukan rahasia lagi Sane menjadi target utama Bayern Munchen pada jendela transfer musim panas ini.

Kubu Die Roten sudah berulang kali mengungkapkan ketertarikan tersebut kepada publik. Pelatih Bayern Muenchen sangat membutuhkan jasa Sane setelah kehilangan dua penyerang sayap andalan mereka, Arjen Robben Franck Ribery. Manchester City berkali-kali menegaskan tak berniat melepas Sane dalam waktu dekat. Meski demikian, Bayern belum mau menyerah. Situasi ini kabarnya membuat Manchester City agak kesal.



Klub milik taipan Timur Tengah tersebut bahkan sampai mengirim surat protes resmi kepada Bayern Munchen. Dilansir The Sun, The Citizens akhirnya menetapkan banderol yang mereka inginkan untuk Leroy Sane, yakni senilai 145 juta pounds. Banderol fantastis tersebut diharapkan Manchester City bisa membuat Bayern Munchen mundur teratur dari perburuan tanda tangan Sane.

Bayern Munchen diyakini sengaja mengumbar ketertarikan merekrut Sane kepada publik sebagai bagian dari rencana merayu pemain sayap berusia 23 tahun itu untuk pulang ke Jerman. Bayern dikabarkan sudah menggelar pembicaraan secara rahasia dengan Sane. Jika Sane benar-benar ingin hengkang dan Bayern sanggup menebus harga yang diminta City, maka tim asuhan Pep Guardiola tentu harus mencari sayap anyar sebelum bursa transfer ditutup pekan depan.

 
 

SAMPAIKAN KOMENTAR