Ngeri! Perputaran Judi Sepak Bola di Indonesia Lebih dari Rp 70 Milyar
18
Dec
0 Comment Share Likes 66 View

Saat ini dunia sepak bola Tanah Air sedang dilanda isu mengenai maraknya pengaturan skor yang terjadi di Liga Indonesia. Hal ini terungkap setelah beberapa orang yang mengaku pernah menjadi bagian dalam pengaturan skor ini akhirnya buka suara mengenai praktek haram di kancah persepakbolaan Tanah Air. Salah satu yang angkat bicara mengenai hal tersebut adalah Joko Driyono, Wakil Ketua Umum PSSI.

Joko mengatakan jika perputaran uang yang terjadi di Indonesia ini sangat banyak. Bahkan, ia menyebutkan jika nilai uang yang dipertaruhkan sangat fantastis. “Jangan terlalu negatif dahulu dengan judi. Indonesia sekarang, ini data real dan bisa saya bagikan ke mana-mana karena datanya terbuka, per pertandingan Liga 1, uang yang beredar di rumah judi senilai 5,5 juta USD atau sekitar Rp 70 miliar,” kata Joko.

Kendati mengakui adanya perjudian di sepak bola Tanah Air, Joko mengaku hal tersebut sudah terjadi sejak kepemimpinan Ketua Umum PSSI periode sebelumnya, La Nyalla. “Sejak kepemimpinan Pak La Nyalla (Ketum PSSI periode 2015-2016), kerja sama dengan Sport Radar telah menggunakan early warning system untuk melakukan tahap satu deteksi dini. Jadi mengendus melalui betting patern (pola taruhan),” sambung Joko.

Dengan adanya angka yang sangat fantastis ini, Joko mengatakan jika hal ini sebenarnya memiliki sisi positif dari sudut pandang yang lain. Ia menganggap dunia pesepakbolaan Tanah Air cukup diminati oleh para pemain judi.

“Semakin besar, jangan menganggap itu semakin kacau. Semakin tinggi nilai itu, semakin tinggi kepercayaan di kawasan dunia. Jadi ini sepak bola tidak bisa diatur. Tetapi pada saat nilainya itu menurun dan tidak ada betting di rumah judi, maka itu mengatakan bahwa sepak bola kalian tidak bisa dipercaya,” lanjutnya.

SAMPAIKAN KOMENTAR