Kasus Pengaturan Skor, Johar Lin Eng Ditangkap Satgas di Bandara Halim
28
Dec
0 Comment Share Likes 271 View

Nama Johar Lin Eng mendadak terkenal dua pekan belakangan ini. Nama ini kian santer dibicarakan para pecinta sepakbola di Indonesia. Pasalnya, Johar Lin Eng di duga menjadi salah satu tersangka pengaturan skor. Hal tersebut diungkapkan oleh Budhi Warsono selaku Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah bersama anaknya Lasmi Indaryani yang juga menjabat sebagai Manajer Persibara Banjarnegara.

Keduanya membeberkan kebobrokan pengaturan skor yang ada di Indonesia lewat program televisi Mata Najwa. Acara yang di datangi langsung oleh Kapolri, Tito Karnavian dan Menpora, Imam Nahrawi ini langsung membentuk tim Satgas Antimafia Bola. Tim pun bergerak cepat dan langsung menangkap Johar Lin Eng yang di duga hendak kabur.

Johar Lin Eng ditangkap di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (27/12) menggunakan identitas palsu. Penangkapan tersebut diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris besar (Kombes) Pol Argo Yuwono. Argo menyebut jika Johar Lin Eng ditangkap sesaat setelah pesawat Cilitink QG-122 yang ditumpanginya dari Solo mendarat di bandara Halim.

“Dia tadi pagi jam 9.55 terbang dari Solo menuju Jakarta. Akan tetapi, setelah kami cek pada boarding pass-nya namanya itu beda," kata Argo kepada wartawan di Jakarta. Johar Lin Eng ditangkap menggunakan nama Jasman sekitar pukul 11.00 WIB. Kasus pengaturan skor yang menyeret nama Johar Lin Eng bermula dari laporan Lasmi Indaryani kepada kepolisian pada 19 Desember 2018.

Sekedar informasi, Johar Lin Eng saat ini menjabat  sebagai Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah. Johar Lin Eng juga dituduh menjadi perantara mafia pengaturan skor berinisial Mr P. Budhi mengaku kalau pihak Persibara menghabiskan uang hingga Rp 1,3 miliar.

SAMPAIKAN KOMENTAR