Kasian, Debut Matthijs de Ligt Gak Memuaskan
02
Sep
0 Comment Share Likes 146 View

Matthijs de Ligt melakoni debut bersama Juventus di kompetisi resmi saat bersua Napoli di Allianz Stadium, Sabtu (31/8/2019). De Ligt tampil kurang meyakinkan, dan nyaris membuat Juve gagal meraih tiga poin.

Menjalani laga pekan kedua Serie A musim ini, bek Timnas Belanda itu menempati pos di jantung pertahanan I Bianconeri. Matthijs de Ligt menggantikan peran Giorgio Chiellini yang mengalami cedera parah di lututnya. Pemain yang didatangkan Juventus dari Ajax Amsterdam itu mampu tampil apik pada awal laga. Dia berhasil membuat gawang Juve tak kebobolan dan unggul 3-0 hingga laga berjalan 60 menit.



Namun selepas itu, De Ligt kerepotan menghadang laju serangan pemain Napoli. Alhasil, I Parteinopei mampu bangkit dan membuat skor menjadi sama kuat berkat gol Kostas Manolas (66'), Hirving Lozano (68'), dan Giovanni Di Lorenzo (81').

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, bek Napoli, Kalidou Koulibaly, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-90+2. Gol Koulibaly itu membuat Juventus menang 4-3 atas Napoli. Asisten pelatih Juventus, Giovanni Martusciello, mengakui Matthijs de Ligt masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya bermain di Italia. Meski begitu, Martusciello yakin De Ligt bakal segera menemukan performa terbaiknya.



"De Ligt masih sedikit ketinggalan dalam hal mempelajari gerakan dan menjadi bagian dari lini pertahanan," ujar Martusciello. "Dia tiba di liga yang sulit seperti Serie A dari tim yang sangat berbeda, tetapi dia memiliki kualitas yang hebat, sangat cerdas dan akan belajar dengan cepat," lanjutnya.

Pada pertandingan pekan perdana Serie A kontra Parma, Matthijs de Ligt hanya duduk di bangku cadangan. Saat itu, jantung pertahanan Juventus dikawal Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.



"Dia memiliki waktu yang sangat bagus, jadi dia akan menuju ke sana. Kami berharap lebih banyak waktu untuk membuatnya tenang, tetapi sayangnya Giorgio Chiellini mengalami cedera serius dan mengubah rencana," papar Martusciello.

SAMPAIKAN KOMENTAR