Kalah dari Indonesia, Thailand: Biasa Aja Tuh!
28
Feb
0 Comment Share Likes 519 View

Timnas U-22 kembali meraih prestasi gemilang di tahun 2019 ini. Di tengah kisruhnya kasus korupsi yang ada di badan PSSI, Timnas U-22 pun membuktikan jika mereka bisa berprestasi. Terbukti jika mereka berhasil membawa pulang piala AFF U-22 yang diselenggarakan di Vietnam beberapa waktu lalu. Timnas U-22 ini pun sukses mengalahkan Thailand di babak final dengan skor tipis, 2-1. Thailand pun menganggap kemenangan yang diraih oleh Indonesia ini biasa saja.

Kendati mereka sempat unggul lebih dulu. Namun, gol Saringkan Promsupa pada menit ke-57 itu langsung dibalas Sani Riski satu menit berselang, dan Osvaldo Haay menentukan kemenangan Tim Merah-Putih pada menit ke-64. Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), Somyot Poompanmoung, memahami kegagalan disebabkan beberapa faktor, satu di antaranya komposisi pemain yang menghuni tim bukan yang terbaik.

“Kami sudah mencoba semaksimal mungkin untuk memenangi gelar juara. Saya tahu banyak yang berharap tinggi kepada kami. Tapi, saya tak ingin menekan pemain karena ini tim usia muda. Saya hanya ingin pemain berkembang secara indivual, memberikan kesempatan pada mereka untuk berkembang. Baik pemain maupun tim pelatih, turnamen ini jadi yang pertama bagi kami," tutur Alexandre Gama, Pelatih Timnas U-22 Thailand perihal kiprah Thailand di Piala AFF U-22 2019.

Di Piala AFF U-22 2019, Timnas Thailand U-22 melaju ke semifinal setelah jadi runner-up Grup A dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Hingga semifinal melawan Kamboja, gawang mereka masih belum kebobolan. “Target kami selanjutnya menjadikan tim lebih baik lagi. Kami masih punya waktu untuk menyiapkan tim, termasuk mencoba beberapa pemain lain. Kekalahan di final lalu bisa jadi hal positif karena kami akan belajar dari pertandingan itu,” sambungnya.

Kendati menelan kekalahan, ia merasa tidak memiliki rasa apapun, justru ia hanya mengatakan jika pihaknya merasa biasa saja lewat kekalahan ini.

SAMPAIKAN KOMENTAR