Calon Kandidat Ketua PSSI, Erick Thohir Masuk Daftar
01
Feb
0 Comment Share Likes 147 View

Posisi Ketua Umum PSSI saat ini diemban oleh Djoko Driyono setelah Edy Rahmayadi menyatakan mundur saat kongres PSSI berlangsung di Bali beberapa waktu lalu. Djoko Driyono yang menggantikan posisi Edy sementara ini dinilai tak dapat membawa pengaruh besar membuat PSSI lebih baik. Maka dari itu, ada beberapa nama yang dikabarkan akan menjadi Calon Ketua Umum PSSI.

Salah satu nama yang muncul adalah Erick Thohir. Erick yang saat ini menjadi ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf menyatakan akan focus lebih dulu di kampanye. Usai kampanye, Erick menyatakan akan membicarakan soal jabatan Ketua Umum PSSI. Ada alasan tersediri mengapa Erick Thohir keluar menjadi salah satu kandidat.

Keberhasilan dirinya saat menjadi Ketua Panitia Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) membuat publik menginginkannya memimpin PSSI. Bahkan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menganggap mantan Presiden Inter Milan itu pantas menduduki jabatan tersebut.

"Seperti yang sudah saya katakan beberapa kali, olahraga Indonesia terutama sepak bola harus dikelola secara transparan dan tanpa politik. Hari ini saya sampai bulan April tidak mungkin. Jangan nanti mengorbankan olahraga dengan posisi individu yang kurang menguntungkan," kata Erick di Jakarta, Kamis (31/1).

Ia sendiri merasa sangat tersanjung berkat apresiasi banyak orang yang menginginkan dirinya menjadi Ketua PSSI. “Saat ini saya fokus kepada tugas saya. Setelah April kita lihat. Namun, sebuah tantangan sepak bola bisa dijadikan industri, terutama liganya. Jika liga sepak bola bisa dikelola secara profesional dan transparan, tentu akan menciptakan pertumbuhan ekonomi di industri sepak bola," imbuh Erick tentang kans menjadi Ketua Umum PSSI yang sebelumnya dijabat Edy Rahmayadi tersebut.

Erick menginginkan industri sepak bola Indonesia berkembang. Pemilik Satria Muda itu tidak ingin dunia sepak bola Tanah Air selalu berkutat dengan isu pengaturan skor. "Namun, jika dikelola dengan match fixing, tentunya akan mencederai kepercayaan masyarakat. Kalau diajak mengelola secara profesional, transparan, dan tidak berpolitik, mari kita bicarakan. Namun, posisi saya saat ini, lebih baik saya fokus dulu kepada yang ada," tutur Erick.

Posisi ketua umum PSSI bisa ditentukan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya digelar pada 2020. Saat ini, jabatan itu tengah diisi oleh Joko Driyono.

SAMPAIKAN KOMENTAR