Bek Liverpool Jadi Pelari Tercepat dan Tangguh di Liga Champions 2019
20
Jun
2019
0 Comment Share Likes 196 View

Virgil van Dijk yang merupakan pemain bertahan Liverpool mendapatkan penghargaan. Walaupun timnya gagal menjadi juara di Liga Inggris, tetapi Liverpool masih bisa membalas dengan menjadi juara di Liga Champions 2018-2019. Hasil tersebut ternyata juga membawa Virgil mendapatkan penghargaan personal.

Bek 27 tahun itu kini jadi favorit penerima gelar Ballon d'Or 2019. Penampilan Van Dijk di Liga Champions selama ini memang sangat impresif. Ketika pemain lawan sudah masuk ke sektor pertahanan Liverpool dan Timnas Belanda, semua kesulitan melewati adangan benteng tangguh bernama van Dijk.



Pemain sekelas Kylian Mbappe, Eden Hazard, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo, tak ada yang mampu melewatinya. Tercatat hanya satu pemain yang sanggup mengatasi adangan van Dijk, dia adalah pemain Manchester City, Leroy Sane. Selain tangguh bagaikan beton, van Dijk juga dinobatkan menjadi pemain tercepat.

Give Me Sport, Sabtu, (15/6) menulis, van Dijk merupakan pelari paling cepat dalam Liga Champions musim 2018-2019. Catatan itu dibukukan van Dijk, tepatnya saat Liverpool menjalani laga tandang melawan Barcelona di Camp Nou pada leg pertama semifinal. Dalam satu momen, kapten Timnas Belanda itu berlari mencapai kecepatan 34,5 km/jam.



Hal tersebut terjadi pada saat Messi menguasai bola di sektor pertahanan dengan ditemani Jordi Alba dan Luis Suarez. Sementara sektor belakang Liverpool tercecer, tinggal menyisakan Andy Robertson. Van Dijk yang posisinya sedang jauh, langsung mencoba menyelamatkan bagian pertahanan.

van Dijk tiba-tiba muncul, kembali ke posisinya. Ia melakukan sprint, memperlihatkan kecepatan luar biasa. Keberadaan van Dijk membuat situasi yang semula 1 vs 3 menjadi 2 vs 2, karena Messi kemudian hanya bisa mengumpan pada Suarez.



Sisa cerita sudah diketahui. Liverpool melakukan pembalasan di leg kedua di Anfield, hingga melaju ke final dan jadi juara. Virgil van Dijk jelas punya peran besar dalam pencapaian itu. Karena ia berhasil mengamankan gawang yang dijaga oleh Allison Becker dan aman dari serangan lawan.

Jika pada saat itu Virgil van Dijk tidak dimainkan, mungkin ceritanya akan berbeda. Liverpool bisa saja gagal menjadi juara Liga Champions. Dengan postur badan yang tinggi, besar dan mampu berlari cepat, van Dijk menjadi pemain bertahan yang sangat tangguh. Tak heran jika pertahanan Liverpool musim ini cukup disegani. 

SAMPAIKAN KOMENTAR