Wah Banyak Kejutan di Intersport Drift Academy 2019
07
May
0 Comment Share Likes 6668 View

Bisa dibilang, ajang Intersport Drift Academy merupakan sebuah ajang Drifting yang begitu ditunggu tunggu untuk para masyarakat yang begitu tertarik dengan dunia drifting. Bagaimana tidak, begitu pendaftaran untuk ajang Intersport Drift Academy dibuka, tak sampai satu minggu, pendaftaran langsung ditutup lantaran slot sudah terisi penuh.

Sebanyak 40 slot peserta terisi penuh oleh akademia yang ingin menimba ilmu di dunia drifting. Ajang edukasi ini begitu ditunggu tunggu lantaran tidak hanya belajar melalui teori saja, tapi juga belajar melalui praktek. Dan yang paling menariknya lagi adalah para akademia dibimbing langsung oleh para drifter profesional tanah air.

Sangat berbeda dengan rangkaian Intersport Drift Academy tahun 2018 silam dimana diselenggarakan dibeberapa kota di Indonesia dan juga diselenggarakan hanya satu hari saja. Tapi di tahun 2019 ini uniknya ajang edukasi drifting ini hanya digelar di satu kota saja namun digelar selama 3 hari.

Oh ya, di tahun lalu pula hanya empat orang coach dari drifter profesional yang bertugas. Tapi kali ini ada 9 coach yang bertugas. Ke-9 drifter profesional yang bertugas menjadi coach antara lain adalah Adwitya Amandio, Akbar Rais, Valetino Ratulangi, Ziko Harnadi, Rio SB, Ikhsan Utama, Danny Ferdito, M. Irdam dan Lucky Reza.

Dari 40 peserta yang berhasil menjadi akademia ajang Intersport Drift Academy mereka berhak mengikuti kelas teori di hari pertama. Kemudian di hari kedua 40 orang tersebut dipecah menjadi 4 kelompok dan mengikuti kelas praktek. Uniknya di kelas praktek tersebut terbagi menjadi 2 yaitu praktek menggunakan simulator dan juga praktek menggunakan mobil drift sungguhan.

Di ajang Intersport Drift Academy tahun ini, menyediakan empat BMW e36 sebagai mobil praktek untuk para akademia. Nah di tahun lalu, pihak penyelenggara menyediakan empat mobil berbeda yaitu BMW e36, Nissan 200SX, Nissan Cefiro, dan Toyota Mark II.

Ada empat Grup yang dipimpin oleh masing masing 2 drifter profesional sebagai coach mereka. Di Grup A dipimpin oleh M. Irdam dan Lucky Reza. Di Grup B dipimpin oleh Ikhsan Utama dan Danny Ferdito. Di Grup C dipimpin oleh Akbar Rais dan Valentino Ratulangi. Serta di Grup D dipimpin oleh Ziko Harnadi dan Rio SB.

Masing masing coach di grup masing masing memberikan edukasi sendiri mengenai teknik teknik drifting. Hal tersebut begitu berguna saat pada sesi praktek. Oh ya, uniknya di setelah belajar selama 2 hari mulai dari teori dan praktek menggunakan simulator dan juga menggunakan mobil drift sungguhan, para akademia langsung ditantang untuk bertanding satu sama lain. Eksebisi yang dilakukan oleh para akademia digelar di hari ketiga.

Di hari ketiga para akademia dituntut untuk menyelesaikan soal yang diberikan oleh para coach. Oh ya, dari 40 peserta tersebut, terdapat eliminasi dimana hanya menyisakan sebanyak 12 orang saja untuk bertanding. Eliminasi tersebut diambil berdasarkan poin tertinggi saat mengikuti praktek dan juga teori.

8 dari 12 peserta yang lolos merupakan anak didik dari Grup B dibawah pimpinan dari Ikhsan Utama dan juga Danny Ferdito. Mereka bertarung satu sama lain dimana harus menyelesaikan Figure 8 dengan menggunakan BMW e36 yang telah disediakan oleh penyelenggara.

Akhirnya setelah ke-12 peserta tersebut bertarung, terpilihlah 3 orang akademia yang berhasil menjadi pemenang yaitu posisi pertama di tempati oleh Nandika Hadi dari Grup B, kemudian di posisi kedua diduduki oleh Agta Z. Ilmawan dari Grup A, serta diposisi ketiga ditempati oleh M. Raihan Chandra dari Grup D.

Di akhir acara, tak mau kalah, para Coach pun menunjukkan aksi drifting mereka dengan menggunakan mobilnya masing masing. Tak hanya solo action saja, tapi ada beberapa drifter profesional yang bertugas menjadi coach yang melakukan tandem.

SAMPAIKAN KOMENTAR