Keren Bro! Ternyata Drift Bisa Digunakan Untuk menghindari Kecelakaan

Keren Bro! Ternyata Drift Bisa Digunakan Untuk menghindari Kecelakaan

06May
INTERSPORT.ID ON 06 May 2018
INTERSPORT.ID ON 06 May 2018

Semua ilmu yang didapatkan oleh semua orang memang selalu bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Begitu juga pelajaran mengenai teknik - teknik untuk melakukan sebuah drifting. Mungkin anda heran apa hubungannya antara teknik drifting dengan kehidupan sehari hari?

Sejatinya, drifting adalah mengendalikan sebuah mobil yang posisinya tak terkontrol menjadi terkontrol. Kebanyakan kecelakaan itu disebabkan oleh awamnya seseorang dalam mengontrol mobil ketika posisi mobil sedang melintir.

Edukasi mengenai drifting sendiri bisa dipelajari dimanapun, atau bagi orang orang yang berminat bisa mengikuti ajang Intersport World To World Stage Drift Academy. Ajang ini memberikan edukasi mengenai dunia drifting baik secara teori dan juga praktek.

Tepat di akhir pekan kemarin, sebanyak 20 peserta mendaftarkan diri untuk dapat belajar drifting di ajang Intersport World To World Stage Drift Academy. Kali itu, Intersport World To World Stage Drift Academy digelar di Pasar Modern Intermoda, Cisauk, Tangerang Selatan.

Ke-20 peserta tersebut memadati venue yang telah disediakan mulai dari pagi hari. Disana mereka harus registrasi ulang sebagai bentuk absensi kehadiran mereka usai melakukan pendaftaran. Usai melakukan registrasi ulang, para peserta langsung mendapatkan general coaching clinic dari empat orang drifter profesional tanah air. Keempat coach tersebut adalah Akbar Rais, Alinka Hardianti, Dean Zen, dan Irdam Ruchdiansyah.

Keempat Coach tersebut memberikan beberapa pengetahuan mengenai teknik yang digunakan pada saat drifting seperti insiasi hingga switching. Tak hanya itu saja, mereka juga memberikan tips dan juga trik membangun sebuah mobil yang proper digunakan untuk drifting. Tentunya, apa saja yang perlu dilengkapi pada mobil untuk dapat melakukan drifting.

Usai mendapatkan materi teori, para peserta langsung bergeser ke praktek drifting. Nah praktek drifting yang disediakan terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, ke-20 peserta tersebut praktek menggunakan drifting simulator. Pada saat drifting simulator, peserta belajar untuk bagaimana membuat sebuah konfigurasi donut.

Setelah semua peserta praktek menggunakan drift simulator, peserta bergeser ke area lapangan untuk praktek menggunakan mobil drift sungguhan. Ada empat mobil yang disediakan oleh panitia yaitu BMW 320i, Toyota Mark II, Nissan 200SX, dan Nissan Cefiro. Keempat mobil tersebut masuk kedalam kelas Max2000.

Pada saat praktek menggunakan mobil asli, para peserta dan didampingi oleh coach belajar untuk membuat small donut dan juga big donut. Setelah semua peserta belajar membuat donut, mereka kembali ke kelas dan melakukan pembagian kelompok sesuai jumlah coach.

Setelah terbagi, mereka langsung mendapatkan lagi beberapa materi tambahan. Menariknya, usai mendapatkan materi tambahan, mereka justru bukan belajar kembali. Mereka langsung di adu antar peserta.

Tantangan yang diberikan oleh coach berupa konfigurasi big donut dan small donut namun harus dilakukan dalam sekali slide. Dari 20 peserta yang berpartisipasi, langsung tersisih enam orang peserta. Peserta tersebut kemudian di adu kembali untuk mendapatkan 3 besar.

Dari enam orang yang lolos, mereka harus kembali melakukan kompetisi. Namun kali ini para coach sedikit merubah pattern yang digunakan. Di awal kompetisi, para peserta melakukan konfigurasi small donut dan big donut berlawanan arah jarum jam. Kali ini, mereka melakukan konfigurasi small donut dan big donut searah dengan jarum jam.

Usai enam orang yang lolos kembali beraksi memelintirkan mobil, tersisihlah sebanyak 3 orang pemenang. Ketiga orang tersebut adalah Fikry Sakti Arianda di posisi pertama, Hernando Halim di posisi kedua dan Pandu Gantika di posisi ketiga.

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN