Kangen Sama Keseruan Drift Academy Purbalingga? Nih Tonton Videonya
07
Jan
0 Comment Share Likes 1226 View

Ajang Intersport Road to World Stage Drift Academy merupakan gelaran yang digelar oleh Intersport mengenai edukasi pada dunia drifting di Indonesia. Gelaran ini digelar untuk memberikan edukasi terkait drifting baik teknik dalam drifting bahkan hingga membangun sebuah mobil yang cocok untuk digunakan drifting.

Purbalingga merupakan kota ketiga dimana ajang Intersport Road To World Stage Drift Academy 2018 digelar. Bertempat di Gor Guntur Darjono, sebanyak 16 Drifter lokal menempa ilmu dunia drifting mulai dari 0. Ya, memang yang mengikuti ajang ini kebanyaka belum memiliki pengalaman bahkan pengetahuan mengenai cara drifting yang baik dan benar. Disana mereka diberikan pengetahuan oleh empat drifter nasional yang bertugas sebagai coach di ajang Intersport Drift Academy 2018 di kota Purbalingga.

Keempat drifter yang menjadi pelatih atau coach tersebut meliputi Adwitya Amandio, Dika CH, Valentino Ratulangi, dan Demas Agil. Keempat drifter tersebut membagikan pengetahuan mereka tentang drifting. Pengetahuan mereka dipaparkan secara langsung kepada para akademia mulai dari cara yang baik dan benar, istilah-istilah yang kerap digunakan pada dunia drifting, bahkan hingga bagaimana membangun sebuah mobil drift yang sangat proper untuk digunakan drifting baik untuk latihan hingga kompetisi.

Tak hanya materi teori saja yang diberikan, para peserta juga mendapatkan materi praktek yang terbagi kedalam dua sesi. Dua sesi praktek tersebut meliputi praktek menggunakan VR Simulator dan praktek menggunakan mobil drift sungguhan. Intersport Road to World Stage Drift Academy menyediakan empat buah mobil yang dapat digunakan untuk praktek oleh academia yaitu Nissan Cefiro A31, BMW e36 320i, Toyota Mark II, dan Nissan 200SX.

Keempat mobil yang digunakan untuk latihan tersebut masuk kedalam kelas Max 2000. Dimana spek mobil yang masuk ke dalam kelas Max 2000 tersebut memiliki spesifikasi bermesin 2000 cc namun belum dilengkapi oleh turbo charger alias menganut paham Naturally Aspirated. Tentunya keempat mobil tersebut telah dilengkapi dengan rollbar dan juga berpenggerak roda belakang.

Halaman selanjutnya

Usai mendapatkan materi belajar, para peserta kembali masuk kedalam kelas untuk membagi kelompok sesuai dengan jumlah coach. Mereka mendapatkan pembekalan materi yang terkait dengan strategi untuk melakukan drifting ketika kompetisi. Ya, para peserta langung menunjukkan skill terbaru mereka dalam kompetisi yang diberikan oleh penyelenggara.

Di kompetisi awal mereka memberikan rintangan berupa small donut dan big donut sesuai dengan materi praktek yang diberikan di awal. Kemudian usai melakukan kompetisi, tersisa 9 peserta yang kemudian akan diadu kembali. Ya, ke-sembilan peserta yang lolos langsung harus menaklukan rintangan kedua yang telah disediakan. Rintangan kedua, para peserta harus membuat Figure Eight.

Nah, di kompetisi kedua, para peserta menunjukkan skill terbaik mereka. Bisa dibilang kompetisi kedua ini berlangsung ketat. Hingga akhirnya keluar 3 orang terbaik. Ketiga orang tersebut meraih poin yang cukup ketat.

Di posisi ketiga dihuni oleh Dwi Marsetyo Adi dari Team Valentino Ratulangi. Di posisi kedua dihuni oleh Petrus Bayu Anton Cahyono dari team Amandio. Dan juara ketiga dihuni oleh Izal Alaro dari team Demas Agil.

Usai menyerahkan hadiah, para Pria Intersport Purbalingga yang hadir memadati Gor Guntur Darjono disuguhi dengan aksi Taxi Drift yang disupiri oleh para Coach handal dan penampilan Band. Kali ini J-Rocks membuka acara band dan ditutup oleh The Changcuters.

Kangen dengan keseruan Drift Academy Purbalingga? Yuk nonton videonya

1 2
SAMPAIKAN KOMENTAR