Intersport Battle Drift BSD, Street Drifting Legal Pertama di Indonesia
18
Sep
1 Comment Share Likes 878 View

Ajang drifting terbesar di Indonesia yaitu Intersport World Stage Qualifier Battle Drift sudah memasuki putaran ketiga. Setelah sukses digelar di Pondok Cabe dan Purwokerto, kini kawasan BSD City, Tangerang Selatan, Banten menjadi tuan rumah bertarungnya para drifter tanah air.

Berlokasi di tengah jalan raya dimana tempat BSD Gran Prix digelar, para drifter memberikan suguhan yang sangat menarik sejak hari pertama digelar. Ya, event ini digelar selama dua hari yaitu Sabtu tanggal 15 September 2018 dan Minggu 16 September 2018. Di hari pertama, para drifter melakukan beragam latihan yang bertujuan untuk menghafal track hingga mendapatkan settingan terbaik pada mobil mereka agar dapat menaklukkan track tersebut sehingga dapat meraih hasil yang maksimal. Tak hanya latihan saja, di hari pertama pun dilakukan QTT untuk para pembalap dimana Allen Yong yang berada di kelas Rookie berhasil menjadi Best Qualifier.

Nah di hari kedua barulah para pembalap bertanding di masing masing kategori yang di ikutinya. Sejak hari pertama, anemo masyarakat untuk melihat ajang drifting terbesar di Indonesia ini sangatlah besar. Selain lokasinya yang strategis yaitu tepat di tengah jalan raya Boulevard Utara BSD City yang ditutup, suguhan aksi dari para drifter pun sangat mengundang rasa penasaran yang besar kepada para masyarakat sekitar.

Di hari minggu, sebelum para drifter bertanding, mereka mendapatkan satu kali lagi latihan baik single hingga latihan tandem. Setelah selesai, barulah para peserta mengikuti Opening Ceremony dan langsung bertanding. Kompetisi drifting dimulai dengan kelas Rookie yang berisi, Valentino Ratulagi, Aprisha Abay dan lain lain. Usai kelas Rookie masuk ke partai final, kemudian lanjut kelas Intersport Drift Academy Challenge yang berisi Pandu Gantika dan Hernando. Keduanya merupakan akademia lulusan dari Intersport Drift Academy yang digelar oleh Intersport semester pertama.

Setelah keduanya menyuguhkan aksinya, kemudian dilanjut dengan kelas Driftstar yang berisikan drifter pemula. Meski berstatuskan pemula, para drifter yang ada didalam kelas ini juga menyuguhkan aksi yang sedap dipandang mata. Setelah itu, dimulailah kelas yang paling ditunggu tunggu yaitu Bracket Umum. Di dalam Bracket ini berisi para drifter yang berada di dalam kategori Rookie dan Pro. Tercatat ada 17 drifter yang bertanding di Bracket Umum ini.

Pertandingan drifting tersebut sangat seru karena para drifter tampil all out. Tak sedikit diantara para drifter yang bersenggolan ketika tandem battle dilakukan. Tak sedikit pula mobil para drifter yang bumpernya terlepas dan ada juga yang kaki kakinya rusak. Meski demikian Battle Drift putaran kedua ini berlangsung sangat seru. Terlebih track yang disuguhkan oleh Racing Comittee cukup tricky.

Di malam hari penyelenggara pun mengumumkan pemenang drifting dari masing masing kelas di Intersport World Stage Qualifier Battle Drift Putaran ketiga. Di kelas Rookie, juara pertama disabet oleh Valentino Ratulangi, kemudian di posisi kedua disabet oleh Allen Yong, sedangkan di posisi ketiga disabet oleh Ziko Harnadi dan di posisi keempat dihuni oleh Aprisha Abay. Kemudian untuk Intersport Drift Academy Challenge disabet oleh Pandu Gantika.

Untuk kelas Driftstar, juara pertama disabet oleh Aldira, kemudian diposisi kedua disabet oleh Alrizky Marino, di posisi ketiga disabet oleh Irfan Trisnandar sedangkan di posisi keempat ditempati oleh Taref Anandito. Kemudian di Kelas umum, juara pertama disabet oleh Emanuel Amandio, posisi kedua disabet oleh Bimo Andotama, posisi ketiga disabet oleh M. Irdam dan posisi keempat disabet oleh Allen Yong.

Tak hanya menyuguhkan drifting saja, tapi ada beragam acara lainnya seperti Drone Racing Competition, RC Drift Competition, VR Drift Simulator hingga band performance dari band ternama Indonesia yaitu The Changcutters dan Tipe-X.

SAMPAIKAN KOMENTAR