Banyak Kejutan di Seri Pamungkas Drift Academy

Banyak Kejutan di Seri Pamungkas Drift Academy

14May
INTERSPORT.ID ON 14 May 2018
INTERSPORT.ID ON 14 May 2018

Delapan kota sudah dilalui oleh ajang edukasi drifting yaitu Intersport Road To World Stage Drift Academy di semester pertama 2018. Kota ke-8 yang menjadi tuan rumah ajang tersebut adalah Kota Subang, Jawa Barat.

Bertempat di Lanud Suryadarma Kalijati, sebanyak 17 peserta yang berdomisili di Subang dan Sekitarnya belajar melakukan drifting dari empat coach yang disediakan oleh penyelenggara. Keempat coach tersebut adalah Demas Agil, Reindy Riupassa, Dipo Dwiki dan Irdam Ruchdiansyah.

Keempat coach yang notabenenya adalah drift professional tanah air memberikan berbagai ilmu terkait dengan dunia drifting. Beberapa teknik yang digunakan pada drifting seperti Initiate, Switching, Manji, Power Over, Braking Drift, E Brake, Understeer, Clutch Kick dan masih banyak lagi.

Selain itu, para coach juga memberikan beberapa tips kepada peserta yang ingin membangun sebuah mobil yang proper untuk digunakan drifting. Para coach menyarankan menggunakan mobil yang berpenggerak roda belakang dan menggunakan mesin berkapasitas minimal 2000 cc. Selain kriteria tersebut, mobil yang akan digunakan drifting harus dilengkapi dengan beragam fitur keamanan seperti rollbar, bucket seat dan seatbelt 6 titik. Selain itu, gardan pun sudah harus dilengkapi dengan fitur LSD atau Limites Slip Differential.

Ada beberapa sesi yang digelar oleh penyelenggara yaitu General Coaching yang berisi materi teori dan praktek. Untuk praktek dibagi menjadi dua sesi yaitu praktek menggunakan drift simulator dan praktek menggunakan mobil drift sungguhan yang tergabung didalam kelas Max2000.

Pada saat drift simulator, para peserta belajar cara membuat donut dan mengontrol mobil. Sejatinya, belajar menggunakan drift simulator lebih sulit dibandingkan dengan menggunakan mobil drift asli.

Setelah belajar menggunakan drift simulator, para peserta pindah ke track untuk belajar membuat donut dengan menggunakan mobil drift sungguhan. Disana mereka menggunakan Nissan Cefiro dan juga Nissan 200SX dimana keduanya sudah masuk di kelas Max2000. Awalnya para Academia duduk disamping coach dan melihat para coach melakukan drifting. Usai melihat, mereka bertukar posisi dan academia mulai mencoba drifting.

Usai semua academia praktek menggunakan mobil drift, mereka kembali ke kelas untuk membagi grup sesuai dengan jumlah coach. Setelah semua mendapatkan coach, para peserta belajar dikelas dengan coach masing masing. Di dalam kelas para academia diberi arahan terkait dengan qualifikasi yang akan mereka lakukan. Ya, usai mendapatkan materi didalam kelas dari masing masing coach, para academia langsung dihadapkan dengan kompetisi drifting.

Ya ke-17 peserta tersebut diharuskan membuat donut dengan konsisten dan mereka akan dinilai langsung oleh para coach. Setelah 17 peserta tersebut unjuk kebolehan dan dilakukan penilaian, mereka langsung terseleksi dan terpilih sebanyak 6 peserta saja. Keenam peserta yang lolos kembali berkompetisi namun dituntut untuk membuat pola yang berbeda. Enam orang peserta terseut harus membuat figure 8 untuk menjadi pemenang.

Setelah enam orang tersebut melakukan drifting, keluarlah 3 orang pemenang untuk Drift Academy Subang. Juara pertama ditempati oleh M. Iqbal dari team Reindy Riupassa yang mengantongi 83,3 poin. Di posisi kedua diraih oleh Rian Hidayat dari Tim Irdam Ruchdiansyah dengan total 78,3 poin. Sedangkan di posisi ketiga dihuni oleh M. Raka Fachri Taufiq dari tim Irdam dengan total poin 68,3.

Di penghujung acara, seluruh penonton yang datang ke Lanud Suryadarma disuguhkan dengan dua band papan atas Indonesia. Band yang perform menghibur penonton ada Seringai dan juga Noah.

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN