World Premiere, Subaru Crosstrek Plug-In Hybrid
16
May
1 Comment Share Likes 339 View

Pria Intersport! Pabrikan otomotif asal Jepang, Subaru secara resmi mengumumkan rencana untuk meluncurkan sebuah mobil plug-in hybrid yang dinamainya Subaru Crosstrek Hybrid yang basisnya kita kenal dengan nama XV.

Menurut kabar yang beredar bro! Mobil ini akan mulai dijual di Amerika Serikat menjelang akhir tahun, 2018. Subaru dengan yakin menyampaikan bahwa ini adalah mobil hybrid yang paling unik dan ramah lingkungan.

Sebelum bicara lebih jauh, ada baiknya kita mengentahui apa itu mobil plug-in hybrid dan apa bedanya dengan mobil hybrid.

Hybrid ataupun hybrid plug-in bukan sesuatu hal yang baru di dunia otomotif. Pengaplikasian teknologi yang ramah lingkungan ini dirasakan semakin penting dan mendesak di tengah dorongan global akan kian tingginya polusi dan hal-hal negatif yang mengikis energi bumi.

Walaupun hibrida (hybrid) dan versi plug-in-nya belum menggejala di Tanah Air, setidaknya kita perlu bersiap untuk menyambutnya.

Kenapa ada plug-in hybrid, sementara ada juga mobil hybrid? Apakah kedua hal tersebut berbeda? Tentu saja. Jika mobil hibrida bergerak setelah ada kerja dari mesin bahan bakar, plus motor elektrik yang tenaganya diperoleh dari kerja putaran mesin bahan bakar, maka hibrida plug-in pun sama.

Hanya saja, versi plug-in lebih canggih karena tenaga motor elektriknya tidak perlu menunggu energi yang dihasilkan dari putaran mesin bahan bakar, tetapi bisa diperoleh langsung dengan mencolokkannya ke sumber listrik dan mengisi baterai, mirip dengan laptop atau handphone.

Ada dua macam hibrida plug-in. Pertama, extended range electric vehicles (EREVs). Hibrida plug-in jenis ini hanya mengandalkan motor elektrik sebagai penggerak mobil. Mesin bahan bakarnya hanya berfungsi untuk menghasilkan energi listrik. Jadi, saat listrik di baterai habis, maka mesin bahan bakar menyala untuk menghasilkan gerak yang kemudian memunculkan listrik untuk disimpan dalam baterai.

Kedua, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Mobil Hibrida plug-in jenis ini bisa mengandalkan motor elektrik dan mesin bahan bakar sesuai keinginan pengendaranya. Namun biasanya, motor elektrik hanya berfungsi ketika mobil melaju dalam kecepatan lambat. 

Keuntungannya? Penggunaan hibrida secara umum dan versi plug-in khususnya adalah mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar minyak. Menurut analisis, kita pun bisa berhemat hingga 60 persen dibanding menggunakan mobil bahan bakar konvensional. Ramah lingkungan juga, tentu saja.

Sayangnya, hingga saat ini harga mobil hibrida termasuk yang plug-in masih tergolong mahal karena teknologinya. Harganya di kisaran US$ 20.000 - US$ 30.000 dan tentu akan lebih mahal jika masuk ke Indonesia karena dikenai pajak. Meski demikian, dapat dipastikan bahwa penggunanya akan sangat hemat bahan bakar, dan ini menjadi keuntungan jangan panjang dalam hal ekonominya.

Balik lagi ke mobil terbaru milik Subaru Pria Intersport. Pabrikan yang bermarkas di Shibuya ini masih menutup rapat-rapat informasi mengenai mobil tersebut. Namun, mereka menegaskan model ini akan menjadi bagian dari Global Platform Subaru karena telah dirancang untuk mengakomodasi powertrain hybrida dan listrik.

Meskipun menggunakan platform Subaru dan menggunakan salah satu mesin boxer empat silinder, Crosstrek Hybrid akan memiliki sistem plug-in hybrida dari Toyota.

Crossover ini kemungkinan akan menggunakan sistem hybrid plug-in yang sama dengan memiliki transmisi variabel kontinyu yang dikendalikan secara elektronik, dua motor listrik, dan baterai lithium-ion berkapasitas 8,8 kWh.

Tidak ada kata tentang seberapa kuat Crosstrek Hybrid nantinya, tetapi Prius Prime memiliki output gabungan sebesar 121 hp. Model ini juga dapat menempuh hingga 25 km hanya dengan listrik.

Gimana Pria Intersport? Kita tunggu sampai tahun depan yaa...

SAMPAIKAN KOMENTAR