Udah Tahu Belum Bedanya Dinamo Starter dan Alternator
30
Nov
0 Comment Share Likes 239 View

Bagi pengguna mobil, sudah sewajibnya untuk mengetahui seluk-beluk mobil apalagi bagian kelistrikan. Karena bagian kelistrikan ini menjadi bagian yang paling penting dari sebuah kendaraan. Kelistrikan yang stabil akan membuat performa mobil lebih stabil dan tidak kekurangan tenaga. Meski tak banyak yang tahu, ternyata mobil memiliki dua dinamo dengan fungsi yang berbeda, yakni dinamo stater dan dinamo Ampere. Lalu, apa perbedaan dua dinamo tersebut?

Terus, lo semua udah tahu belom perbedaan antara dynamo starter dan alternator? Buat yang belum tahu, yuk dibahas lagi sama-sama. Dinamo starter ini menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk memutar mesin pada saat pertama kali. Tanpa adanya benda ini, mobil tak akan dapat distarter atau dinyalakan.

Dynamo starter ini akan mengubah energy listrik menjadi energy gerak yang akan melalui crankshaft mesin. Nantinya gerakan ini akan dilanjutkan oleh poros mesin atau yang sering banget disebut sama roda gila. Lalu, bagaimana dengan alternator? Alternator ini bertugas sebagai benda yang melakukan pengisian sumber daya listrik pada saat mobil sedang melaju atau kondisi mesin menyala.

Fungsi komponen yang satu ini ialah untuk mengisi setrum aki sebagai sumber energi listrik dimana akan mencukupi suplai kebutuhan tenaga listrik mobil pada saat mesin hidup. Dynamo ampere atau alternator pada mobil lebih berperan dalam hal pengisian aki. Jadi, jika alternator sudah dalam kondisi yang kurang baik, maka sudah dapat dipastikan jika pengisian kelistrikan mobil tidak akan berjalan lancar.

Apa akibatnya jika alternator rusak? Ada beberapa hal yang menjadi penyebab dinamo strater atau alternator tidak mau menyala, salah satunya karbon brush sudah habis. Sementara penyebab lainnya ialah setrum aki yang kurang atau yang biasa dikenal dengan aki soak, solenoid starter rusak serta gulungan yang terdapat di dalam motor starter motor terbakar. Jika didiamkan, lama-kelamaan suplai listrik pada mobil tersebut akan jauh berkurang.

Aki akan cepat soak, dan mobil tidak akan dapat di starter. Jika sudah begini, Anda wajib mengganti komponen tersebut dengan komponen baru. Tapi jangan dibiarkan terlalu lama, jika didiamkan tentu akan merambat kemana saja.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR