Uber Bikin Kebijakan Baru yang Bisa Menguntungkan Sopirnya. Kebijakan Apa, Ya?

Uber Bikin Kebijakan Baru yang Bisa Menguntungkan Sopirnya. Kebijakan Apa, Ya?

15Nov
INTERSPORT.ID ON 15 November 2017
INTERSPORT.ID ON 15 Nov 2017

Beberapa waktu lalu Uber mengumumkan kebijakan baru yang menguntungkan sopir tapi mungkin bisa merugikan penumpang.

Ya, perusahaan taksi online ini bakal membebankan biaya tambahan buat penumpang jika sopir Uber harus menempuh jarak yang jauh untuk menjemput mereka, jika penumpang lama naik ke mobil, atau jika mereka membatalkan pemesanan di menit terakhir.

Kebijakan ini dibuat karena beberapa sopir Uber mengeluhkan penjemputan yang jauh enggak ubahnya seperti “perjudian”. Apalagi jika sopir yang harus menghabiskan waktu lebih banyak untuk satu perjalanan tapi menerima bayaran yang sama, hal tersebut tentu akan merugikan mereka.

Secara umum, menurut Uber biaya tambahan akan mulai berlaku setelah sopir berkendara selama 11 menit untuk menjemput penumpang. Biaya tambahan tersebut bisa dilihat oleh penumpang di tarif awal yang muncul di aplikasi Uber. Tarif tersebut dihitung berdasarkan estimasi waktu sopir untuk menjemput penumpang.

Biaya pembatalan pun sekarang dibuat berdasarkan jarak dan waktu antara sopir dan penumpang. Penumpang bisa membayar lebih murah kalau setelah pesanan diterima sang sopir enggak merespon dalam kurun waktu tertentu. Sementara sopir bakal mendapat uang lebih jika mereka udah berkendara dengan jarak tertentu dan tiba-tiba pemesanan dibatalkan oleh penumpang.

Satu kebijakan lagi adalah lamanya penumpang untuk naik ke mobil. Jika penumpang membutukan waktu lebih dari dua menit untuk naik ke mobil, mereka bakal dibebankan biaya tambahan.

Kebijakan-kebijakan di atas bakal kabarnya udah diterapkan di Amerika Serikat. Sementara untuk di Indonesia masih belum diketahui apakah kebijakan ini juga bakal diberlakukan oleh Uber.

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN