Tips Setelah Mudik
12
Jun
0 Comment Share Likes 90 View

Dapat dipastikan menjelang perjalanan mudik, persiapan selalu dilakukan pada mobil kesayangan untuk mudik ke kampung halaman. Memastikan kondisi mobil dalam kondisi prima selalu dilakukan agar perjalanan menjadi aman dan nyaman dalam menghadapi kemungkinan macet panjang selama mudik bersama keluarga.

Tetapi para Pria Intersport wajib mengetahui langkah yang dilakukan pada mobil setelah kembali dari perjalanan mudik. Tanpa disadari selama berada diperjalanan mudik, mobil harus bekerja keras. Bukan saat berjalan ke kampung halaman tetapi berkeliling ke rumah sanak saudara hingga menuju tempat wisata membuat mobil terkadang harus melalui berbagai medan.

Demi memastikan mobil kembali dalam kondisi prima setelah melakukan perjalanan mudik, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menyimpan atau menggunakan mobil kembali untuk menjalani rutinitas. Sebenarnya tidak membutuhkan tenaga banyak, namun terkadang waktu yang terbatas karena unsur kelelahan hingga harus kembali bekerja menjadi awal mobil tidak mendapatkan perhatian.

Sebenarnya ada beberapa hal yang harus dilakukan menjaga performa mobil setelah mudik. Namun pada dasarnya ada…. Yang harus dilakukan yaitu:

 

Cuci Mobil

Mencuci mobil merupakan langkah pertama yang wajib dilakukan setelah mudik maupun menempuh perjalanan panjang. Seluruh bagian mobil seperti eksterior hingga interior wajib dicuci bersih. Usahakan menggunakan fasilitas tempat pencucian mobil yang dapat membersihkan bagian bawah atau kolong mobil.

Dengan bagian kolong dapat dicuci, pastikan bagian dari kaki – kaki hingga seluruh bagian bawah dapat dilihat. Lakukan pemeriksaan secara mendetail agar mengetahui jika ada kendala pada kaki-kaki atau pun rembesan oli. Perjalanan mudik dengan melalui medan, sangat mungkin membuat komponen kaki-kaki seperti shock, tie rod, ball joint hingga lainnya mengalami kendala.

Untuk bagian interior, pastikan seluruh bagian kabin telah bersih. Biasanya dalam perjalanan mudik, remahan sisa makanan sering terjatuh sehingga dapat menimbulkan jamur. Apalagi jika terlalu lama dibiarkan, begitu pula dengan minuman manis yang mungkin tumpah karena tak sengaja tersenggol. Jadi memastikan kabin dalam keadaan bersih agar tidak menimbulkan aroma tak sedap dan menjadi nyaman untuk digunakan kembali.

Sementara bagian eksterior, percikan debu atau kerikil terkadang dapat melukai cat mobil. Atau kondisi cuaca yang tak menentu pun dapat menurunkan kondisi cat. Setelah mobil tercuci bersih, biasanya para Pria Intersport bisa mengetahui kondisi body mobil. Jika banyak ‘luka’ pada body mobil, kita bisa dengan segera mengambil langkah dalam memperbaiki cat mobil.

 

Ganti Oli

Masih banyak yang beranggapan waktu pengantian oli hanya beracuan pada jarak tempuh saja. Memang pada dasarnya jumlah kilometer yang tercatat bisa jadi patokan dengan syarat perjalanan tidak mengalami kemacetan panjang. Namun mesin tetap bekerja selama menghadapi macet panjang selama mudik.

Jadi walau telah melakukan penggantian oli sebelum mudik, tidak ada salahnya memeriksa kondisi oli setelah kembali dari kampung halaman. Bila tidak yakin, ada baiknya langsung melakukan penggantian oli agar kondisi mesin tetap terjaga. Terlebih setelah mudik, konsentrasi langsung kembali menghadapi rutinitas sehingga perhatian pada mobil sedikit terabaikan.

Sebagai ilustrasi, jika bisa melakukan penggantian oli setelah menempuh 5000km dan selama perjalanan mudik dan kembali tidak lebih dari 2000km. Maka masih mungkin tidak melakukan pergantian oli, namun dengan catatan tidak menemui kemacetan yang memakan waktu lebih dari beberapa jam. Mobil memang tidak bergerak tetapi mesin tetap bekerja selama menghadapi kemacetan. Jadi tidak ada salahnya mengganti oli mobil anda.

 

Rem & Kopling

Dua piranti ini merupakan komponen yang paling cepat habis karena langsung mengalami gesekan selama mobil berjalan. Bahkan menurut beberapa posko mudik yang disiapkan oleh Agen Pemegang Merk (APM), kopling dan rem menjadi kendala yang dialami oleh para pemudik.

Terlebih jika melalui jalanan yang menanjak atau menurun, saat macet panjang maka kedua komponen ini harus bekerja secara maksimal. Terlalu memaksakan mobil untuk mendaki dengan ‘setengah kopling’ dapat membuat kopling cepat habis. Begitu pula dengan piranti rem yang pasti digunakan ‘stop n go’ selama melibas kemacetan.

Mungkin para Pria Intersport tidak harus melakukan pergantian pada rem maupun kopling, dengan catatan kedua komponen tersebut masih dapat digunakan sesuai dari kebutuhan.

 

Spooring Roda

Permukaan jalan yang terkadang bergelombang atau bahkan berlubang tentunya dapat mempengaruhi performa dari roda. Tidak ada salahnya mobil di spooring kembali setelah melakukan perjalanan mudik.

Namun sebelum melakukan spooring, ada baiknya memeriksa kondisi dari komponen kaki – kaki mobil. Jika ada komponen yang bermasalah, lebih baik diservice atau pun diganti agar tidak perlu melakukan spooring ulang. Dengan melakukan spooring, anda dapat meminimalkan keausan yang ditimbulkan akibat tidak lurusnya posisi ban depan dan belakang mobil

 

Lampu

Lampu bagian yang terpenting, bukan hanya berfungsi pada malam hari. Lampu pada mobil juga digunakan sebagai isyarat, untuk berhenti maupun berpindah jalur. Memastikan seluruh lampu dalam kondisi hidup wajib dilakukan sebelum atau pun memulai perjalanan. Namun terkadang usia dari lampu menjadi kendala saat di tengah jalan.

Goncangan ketika melalui permukaan jalan tidak rata, dapat membuat lampu mudah putus atau minimal kendur dengan fitting. Seal yang mulai mengeras pun bisa membuat air masuk dalam rumah lampu dan berujung terjadi kelembaban hingga timbul korosi atau karat. Pastikan kembali seluruh lampu tetap berfungsi untuk meminimalkan resiko kecelakaan atau sekedar terkena ditilang oleh petugas.

 

Beragam Cairan

Selain memeriksa kondisi mesin oli, ada baiknya para Pria Intersport juga mengecek kondisi dari air radiator, air wiper, minyak rem, pelumas gardan dan oli transmisi. Seluruh bagian tersebut sangat vital bagi memperpanjang dan menjaga performa mobil. Pastikan kembali agar mobil dapat digunakan dalam menjalani rutinitas setelah perjalanan mudik  

 

Tune Up

Setelah seluruh komponen diatas diperiksa secara menyeluruh, melakukan tune up bukan hal yang ‘tabu’. Memastikan mobil dalam kondisi prima untuk melakukan kembali seluruh aktifitas demi meningkatkan kehidupan, wajib dilakukan. Jadi ada baiknya mobil kesayangan kembali diperhatikan, bukan hanya saat menjelang mudik saja.

 

Dengan seluruh komponen telah diperiksa, maka dipastikan mobil telah siap kembali menghadapi rutinitas ibukota. Bagaiman para Pria Intersport telah memeriksa mobilnya?

 

 

SAMPAIKAN KOMENTAR