Tips Merawat Sunroof Biar Nggak Meledak, Cara Terakhir Cocok Buat yang Hobi Iseng
12
Jan
0 Comment Share Likes 93 View

Fitur sunroof memang identik dengan mobil mewah baik di keluaran anyar maupun produk lawas. Meskipun mampu menambah kesan mewah, ternyata sunroof juga bisa mengundang bahaya jika tidak dirawat baik-baik. Bahaya yang dimaksud adalah berupa ledakan dan pecahnya jendela sunroof.

Kasus tersebut bukan hal baru. Seperti dikutip Motor1, penelitian yang dilakukan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), pedoman keselamatan untuk sunroof saat ini tidak sesuai dengan perkembangan dan aplikasi atap panorama yang lebih besar.

Polemik mengenai penyebab pecahnya kaca sunroof pun hadir. Ada yang menyebutkan bahwa ledakan terjadi pada sunroof yang lebih lebar. Di sisi lain juga ada yang mengatakan sunroof pecah akibat lembaran bebatuan kecil atau proyektil di jalan.

Merujuk sumber yang sama, hampir semua merek keluaran dua dekade ini pernah mengalami pecah sunroof. Merek Hyundai dan KIA menjadi yang paling sial lantaran paling banyak dilaporkan.

Di Indonesia, penggunaan sunroof memang belum terlalu banyak. Namun bagi kendaraan yang dilengkapi fitur sunroof harus tahu soal perawatannya. Langkah ini juga diambil agar terhindar dari risiko sunroof meledak.

Berikut ini tips sederhana untuk merawat sunroof agar tidak cepat rusak bahkan meledak.

  1. Bersihkan Kerikil dan Pasir

Pada bagian-bagian sunroof tentu kerap ditemukan sela-sela sempit dan sulit dijangkau. Tempat tersebut yang dinilai seringkali menjadi tempat pasir atau kerikil kecil tersangkut.

Bersihkan kerikil dan pasir-pasir tersebut. Bahkan seringkali juga ditemukan debu-debu berukuran mikro yang menumpuk dan menempel pada rel sunroof.

Jika dibiarkan, pasir akan menumpuk dan mengganggu jalur pembuangan air. Pada gilirannya, jalur drainase akan terhambat. Air yang terjebak akan menimbulkan korosi. Lambat laun, akan membuat rel berkarat dan memicu terjadinya kebocoran.

  1. Periksa Lagi Rel Sunroof

Setelah mendapati dan membersihkan rel sunroof, pastikan gerak rel lancar dalam proses buka-tutup sunroof. Bisa dengan melumasi rel dengan lubrikan cair. Jangan lupa juga untuk menggunakan penetran guna membersihkan kerak dan karat.

  1. Periksa Jalur Pembuangan.

Seperti yang disebutkan di atas, intinya adalah pastikan tidak ada genangan air di rel sunroof. Termasuk di jalur pembuangan air itu sendiri. Jalur air harus diperiksa dan pastikan bebas dari kotoran yang menyumbat jalur air karena jika ada air tergenang maka bisa menimbulkan lumpur (penumpukan debu) dan karat.

  1. Karet Harus Dilap dan Kering

Keberadaan karet di pinggir jendela sunroof sebagai bantalan juga perlu dibersihkan. Bersihkan bagian karet-karet dari kotoran dan debu. Terutama pada bagian siku atau pojok dengan lap basah lalu keringkan.

  1. Buka-Tutup Sunroof.

Terakhir, bisa dibilang kegiatan yang paling iseng. Sunroof yang jarang dibuka-tutup sebaiknya tetap lakukan buka-tutup sunroof secara rutin di waktu luang atau setelah dibersihkan. Kegiatan 'iseng' ini bisa dilakukan setidaknya sebulan sekali. Ini perlu untuk memastikan mekanismenya lancar.

SAMPAIKAN KOMENTAR