Tips Mengemudi Jika Ingin Selamat di Jalan, Nomer 2 Bakal Bikin Anda Kaget

Tips Mengemudi Jika Ingin Selamat di Jalan, Nomer 2 Bakal Bikin Anda Kaget

07Mar
INTERSPORT.ID ON 07 March 2017
INTERSPORT.ID ON 07 Mar 2017

Meskipun sedang teknologi mobil sudah semakin canggih dan membuat kita semakin aman dalam berkendara, tingkat kecelakaan mobil yang terjadi di jalan masih cukup besar. Perhatikan beberapa tips mengemudi berikut supaya Anda selalu selamat di jalan.

 
Biarkan ujung mobil terlihat dari spion tengah, kiri, dan kanan mobil
Pernah nyetir mobil dan lagi lihat spion belakang dan kanan tidak ada mobil, tapi tahu-tahu ada mobil nyalip dari kanan? Itulah yang dinamakan titik buta. Salah-salah, Anda bisa tabrakan dengan mobil di belakang apabila ingin ikut-ikutan menyalip. Hal ini bisa dicegah dengan membiarkan ujung mobil Anda terlihat dari spion tengah, kiri, dan kanan mobil. Dengan demikian Anda bisa melihat ada mobil atau tidak di dekat Anda.
 

Mendengarkan lagu genre techno bikin gaya nyetir Anda makin kacau

Menurut riset, lagu yang Anda putar di dalam mobil dapat membuat gaya nyetir Anda lebih baik atau malah semakin kacau, dan ternyata mendengarkan lagu genre techno akan membuat Anda lebih ugal-ugalan.
 
Selalu nyalakan lampu kendaraan
Bukan hanya motor yang memerlukan ini, ternyata mobil juga. Menurut studi, Anda bisa mengurangi risiko mengalami kecelakaan di jalan hingga 32 persen hanya dengan menyalakan lampu kendaraan saat menyetir di siang maupun malam. Beberapa negara seperti Kanada, Swedia, dan Finlandia mengharuskan semua mobil baru memiliki lampu yang otomatis menyala saat mobil dinyalakan.
 
Rem tangan akan tidak berfungsi jika jarang digunakan
Desain kabel rem tangan yang terbuat dari baja berpotensi untuk karatan apabila tidak digunakan dalam waktu lama. Karena itu, gunakan selalu rem tangan saat Anda memarkir kendaraan meskipun hanya sebentar saja.
 
Jangan mengerem saat ban mobil pecah
Reaksi umum seseorang saat mengalami ban pecah ketika berkendara di jalan tol adalah mengerem karena panik. Namun, mengerem saat ban mobil pecah akan membuat mobil Anda terguling ke mobil lain atau pinggir jalan dan hal ini membahayakan. Jadi, jangan langsung melepas pedal gas dengan tiba-tiba. Tajamkan perasaan Anda untuk mengira-ngira apakah ban depan atau belakang yang pecah. Apabila ban yang pecah bagian depan, kurangi kecepatan dengan mengurangi injakan pedal gas secara perlahan. Jika yang pecah bagian belakang, Anda bisa melepas kaki dari pedal gas dan secara perlahan injak rem.
 
 
Lima tips di atas terlihat sederhana tapi akan membantu Anda berkendara dengan lebih aman.
SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN