Tips Membeli Mobil Lelang, Pembeli yang Cermat Bisa Untung Banyak
24
Jul
0 Comment Share Likes 106 View

Peminatan akan mobil bekas semakin tinggi, termasuk lelang sebagai metode mendapatkannya. Hal ini rupanya langsung dilihat oleh para perusahaan sehingga tak aneh melihat banyak balai lelang di mana-mana. Beli mobil dari pelelangan dianggap lebih murah dibandingkan beli melalui showroom mobil bekas. Namun tetap saja, kita harus terus berhati-hati dengan oknum yang kerap merugikan kita sebagai konsumen.

Sebelum menuju tips membeli mobil bekas dari lelang, beberapa fakta diutarakan oleh salah satu perusahaan balai lelang yang menarik untuk Pria Intersport simak. Dari salah satu balai lelang, 100% peminat pelelangan, 90% merupakan pedagang mobil bekas dan sisanya adalah konsumen retail. Padahal pelelangan ini dibuka untuk umum dan kendaraan yang ditawarkan pun sangat beragam.

Tidak ada salahnya mencari mobil bekas di balai lelang mobil. Keuntungan yang ditawarkan dari membeli mobil lelang pun cukup banyak.

Kelebihan Beli Mobil Lelang

Harga Kompetitif

Kelebihan yang pertama adalah dari segi harga. Mobil yang dibeli dari sistem lelang akan lebih rendah dibandingkan harga pasaran. Rendahnya harga mobil lelang ini sering dimanfaatkan juga oleh para pedagang mobil bekas. Dengan menawar di bawah harga pasaran, para pedagang mobil bekas tersebut dapat menjualnya kembali dengan margin yang telah ditambahkan dengan harga jual. Tidak hanya untuk pedagang mobil bekas, para konsumen umum juga sebenarnya dapat merasakan perbedaan harga yang lumayan dibandingkan dengan membeli mobil bekas melalui diler mobil bekas.

Proses Cepat

Selain itu, proses pelelangan juga cepat, Mas Bro bisa langsung membawa pulang mobil jika telah melunasi proses pembayaran. Hal ini berbeda dengan sistem diler yang lebih rumit.

Banyak Pilihan

Selain cepat, di pelelangan juga terdapat banyak pilihan untuk pembeli. Biasanya di setiap pelelangan terdapat kurang lebih 300 hingga 400 kendaraan dengan kondisi, jenis dan tipe yang berbeda. Hal ini memudahkan pembeli untuk menyesuaikan kebutuhan dengan anggaran mereka.

Kekurangan Beli Mobil Lelang

Kesempatan Inspeksi Mobil Terbatas

Kekurangan atau kerugian membeli mobil lelang adalah pembeli hanya memiliki kesempatan terbatas untuk mengecek kondisi mobil yaitu pada saat open house digelar oleh balai lelang 3 hari sebelum lelang dilangsungkan.

Waktu Inspeksi Terbatas dan Tidak Bisa Test Drive.

Mas Bro juga tidak bisa melakukan test drive seperti yang bisa dilakukan jika Mas Bro membeli mobil melalui showroom. Mobil yang dilelang pun biasanya dijual dengan kondisi seadanya tanpa ada perbaikan sebelumnya.

Riwayat Mobil Kerap Meragukan

Selain itu, salah satu kekurangan mobil lelang adalah kebanyakan mobil lelang merupakan kendaraan yang diambil paksa atau tersita oleh para penagih utang. Karena hal ini, seringkali, dokumen seperti BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) masih disita oleh pihak perusahaan pembiayaan atau pemilik kendaraan. Meskipun begitu, pihak balai lelang akan mencantumkan dengan terbuka informasi kelengkapan dokumen.

Tips Membeli Mobil Lelang dari Balai Lelang Mobil

Membeli mobil bekas melalui balai lelang mobil tentunya memiliki proses yang berbeda dengan membeli melalui diler mobil bekas. Tidak hanya cara pengecekan yang berbeda, cara penawaran harganya pun tidak sama. Tahap awal yang harus Mas Bro ketahui adalah proses dan mekanisme proses pelelangan berlangsung.

Agar tidak rugi ketika membeli mobil bekas, berikut adalah tips-tips lain yang dapat dilakukan sebelum dan pada saat membeli mobil bekas.

Periksa Kendaraan dan Kelengkapan Dokumen

Mobil lelang biasanya adalah mobil bekas dengan kondisi yang beragam, untuk menghemat biaya perbaikan, sebaiknya Mas Bro harus jeli memeriksa kondisi kendaraan. Proses pengecekan ini biasanya dilakukan pada saat open house. Seperti yang disinggung sebelumnya, waktu yang disediakan pun akan sangat terbatas. Oleh karena itu mulailah dari keempat ban dan ban cadangan yang disediakan. Setelah itu baru pindah ke dalam kabin dan periksa jok, lantai mobil dan sebagainya.

Periksa Keaslian Suku Cadang Mesin

Setelah itu, periksalah keaslian suku cadang mesin, karena mungkin saja pemilik yang sebelumnya mengganti suku cadang mesin dengan yang palsu. Biasanya tahun pembuatan yang masih tinggi bisa berarti kondisinya masih lebih baik.

Biasanya, setelah disampaikan pihak panitia lelang, dokumen kelengkapan mobil akan disebutkan sebagai riwayat mobil tersebut. Namun alangkah lebih baik lagi Mas Bro harus tetap memeriksanya mulai dari BPKB, STNK, buku servis dan dokumen penting lainnya.

Bandingkan Harga Pasar

Kendaraan yang banyak diminati biasanya memiliki harga saing yang tinggi. Supaya Mas Bro tidak terjebak dengan harga yang terlalu mahal, sebaiknya sebelum mengikuti lelang, cari dulu informasi terkait harga mobil incaran di pasaran.

Harga mobil lelang juga sangat dipengaruhi dengan minat atas mobil dan kondisi mobil tersebut. Mobil yang berumur tua pasti harganya lebih mahal dibandingkan dengan mobil dengan jenis yang sama tetapi masih tergolong muda.

Tunggu, Simak, dan Putuskan

Penipuan pastinya sering terjadi di mana saja, tidak terkecuali pada pelelangan mobil. Ada beberapa peserta lelang yang ingin menghancurkan harga lelang demi keuntungan pribadi dan kelompok mereka. Biasanya mereka terlalu aktif menawar dan terasa intrik kerjasama di antara sesama penawar.

Pada saat pembukaan harga pertama, sebaiknya Mas Bro jangan ikut berebut dalam memberikan penawaran harga. Sebaiknya, tunggu dulu dan ketika proses tawar mulai mereda, Mas Bro baru bisa melakukan penawaran.

Walaupun telah mengikuti petunjuk dari tips beli mobil lelang di atas, jangan lupa untuk segera membawa mobil lelang ke bengkel untuk diperiksa keadaan mesinnya. Hal ini dapat mencegah biaya perbaikan yang lebih mahal lagi nantinya. Misalnya, pada saringan AC, rem, oli dan aki mobil. Pembeli yang cermat tentunya akan mendapatkan keuntungan dari sistem pelelangan.

SAMPAIKAN KOMENTAR