Tilang E-TLE Hanya Bisa Untuk Kendaraan Plat B
07
Nov
0 Comment Share Likes 24 View

Yo Pria Intersport, di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta baru saja memberlakukan sebuah sistem baru untuk menindak sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh kendaraan bermotor. Sistem tersebut adalah Elektronic Traffic Law Enforcement atau disingkat dengan E-TLE.

Sistem ini sudah berlaku sejak tanggal 1 November 2018 kemarin Bro! nah beberapa daerah yang telah berlaku sistem tilang pelanggaran kendaraan bermotor ini antara lain di daerah Sudirman dan Thamrin. Sistem ini bekerja dengan bantuan CCTV yang terpasang di beberapa daerah yang telah berlaku. Nah Kawasan yang telah diawasi oleh CCTV tersebut diberi rambu khusus berupa plang portable yang diletakkan dekat traffic light.

Namun saat penerapan ini telah dilakukan ada beberapa kendala yang muncul seperti hanya bisa mendeteksi kendaraan yang berpelat nomor Jakarta dan sekitarnya yaitu B saja. Untuk mobil dengan plat nomor diluar B masih belum bisa terdeteksi.

"Untuk plat yang di luar B (Jakarta) untuk E-TLE ini masih belum terekam karena ini berkaitan dengan data kendaraan, data kendaraan databasenya yang pelat B ada di saya. Kalau yang non B saya tidak punya,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.

Kemudian Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono pun menambahkan jika E-TLE masih berjalan dan perlu ada evaluasi terus. “tentunya ini menjadi evaluasi Direktorat Lalu Lintas bekerja sama dengan Polda lain sehingga bisa berkomunikasi dalam penerapan E-TLE,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Bagi kendaraan di luar pelat B yang melakukan pelanggaran di kawasan penindakan dengan sistem E-TLE, akan dilakukan tilang manual oleh petugas di lapangan. Namun jika sistem E-TLE berhasil diterapkan di Jakarta maka tidak menutup kemungkinan tahun depan semua data kendaraan yang melanggar E-TLE bisa dilakukan penindakan secara elektronik.

“Tahun depan kita akan connect dengan Korlantas. Korlantas punya semua data kendaraan di Indonesia (tahun depan diluar pelat B bisa ditindak),” jelas Yusuf.

Menyangkut evaluasi uji coba tilang elektronik pada Oktober, dia melihat inovasi Ditlantas Polda Metro Jaya berdampak positif. Jumlah pelanggar lalu lintas di area-area tilang elektronik berkurang.

“Kemarin (uji coba) efektif dari mulai pertama kali, minggu pertama kurang lebih ratusan ya. Kemudian minggu kedua turun bahkan terakhir kemarin sampai terjadi penurunan signifikan. Ini menandakan bahwa masyarakat sudah mengetahui di situ ada kamera. Kamera CCTV sehingga mereka waspada dan tertib,” ujar dia

 

SAMPAIKAN KOMENTAR