Terlalu Patuh Pada Peraturan Lalu Lintas Bikin Mobil Autonomous Sering Kecelakaan
16
Nov
2 Comment Share Likes 924 View

Salah satu tujuan dikembangkannya mobil autonomous atau yang bisa nyetir sendiri adalah untuk mengurangi potensi kecelakaan yang disebabkan kelalaian manusia. Mobil autonomous selalu mematuhi segala peraturan lalu lintas; mulai dari berhenti di lampu merah, sampai menjaga lajunya sesuai batas kecepatan.

Tapi seperti yang diberitakan oleh Bloomberg, terlalu patuh pada peraturan lalu lintas ternyata bikin mobil autonomous sering terlibat kecelakaan kecepatan rendah. Hal tersebut didapat dari laporan California Department of Motor Vehicle yang menyebutkan bahwa telah terjadi seenggaknya 43 kali kecelakaan mobil autonomous, dengan 13 di antaranya ditabrak dari belakang dan hampir semuanya terjadi di persimpangan saat kecepatan rendah. California sendiri emang sering dijadikan area tes bagi mobil-mobil autonomous.

Mereka [mobil autonomous] tidak mengemudi seperti manusia. Mereka mengemudi seperti robot. Mereka aneh dan itulah kenapa mereka ditabrak,” kata Mike Ramsey, analis Gartner yang berfokus pada teknologi otomotif.

Supaya bisa menyatu dengan mobil yang dikemudikan manusia, pabrikan yang sedang mengembangkan mobil autonomous pun mulai membuat rancangan baru. Contohnya Chevrolet Bolt yang didesain untuk meniru perilaku mengemudi manusia dengan menghilangkan kesalahannya, serta Waymo yang mendesain mobilnya untuk berbelok lebih lebar dan menyalakan lampu sein beberapa inci sebelum berbelok.

SAMPAIKAN KOMENTAR