Subaru BRZ With 2JZ-GTE Engine, The Bunny Drift
23
Nov
0 Comment Share Likes 62 View

Ajang Drifting memang tak sepenuhnya sebagai pure motorsport. Tapi didalam drifting menggabungkan dua buah elemen yaitu motorsport itu sendiri dan sebuah entertainment. Karena, aksi yang disuguhkan oleh para drifter dapat memanjakan mata siapa pun yang menontonnya.

Nah karena menyuguhkan sisi entertainment, mobil pun harus sedap dipandang mata. Bicara soal mobil drifting di Indonesia, umumnya para drifter menggunakan Nissan Cefiro karena populasinya yang cukup banyak dan harganya yang sangat terjangkau.

Tapi ada sebuah mobil drift yang berbeda yaitu Subaru BRZ. Kembaran dari Toyota 86 ini sudah tidak dalam kondisi standar melainkan sudah dimodifikasi dan sangat compatible untuk digunakan drifting. Sang pemilik yaitu Dede Muhaimin mempercayakan seorang drifter Professional yaitu Akbar Rais untuk membangun mobil ini sehingga compatible untuk digunakan drifting di Indonesia.

Modifikasi yang dilakukan hampir di semua sector kecuali body shell utama dari Subaru BRZ ini. Mari kita bedah satu persatu. Bicara soal ground clearance, standarnya dari mobil ini sudah cukup rendah, tapi mobil ini sudah menggunakan suspense Blitz tipe-C untuk membuatnya lebih rendah dan mampu untuk digunakan manuver.

Di sektor body, Subaru BRZ ini dijejali Rocket Bunny tipe II sehingga dimensinya menjadi lebih lebar dan stylish. Memang, modifikasi ini tak berpengaruh banyak terhadap performa tapi Akbar juga ingin agar mobilnya enak dilihat. Ia pun menggunakan velg OZ dari Italia yang berukuran 18 inci dengan lebar 8,5 inci di depan dan 10,5 inci di belakang.

Ucok (sapaan akrab Akbar Rais) tak hanya membuat mobilnya keren dari luar, tapi juga di bagian interior. Berhubung Subaru BRZ ini adalah mobil balap, ia harus memperhatikan faktor keamanan. Oleh karena itu, ia menjejalkan roll cage disekujur interiornya. Namun untuk membuat mobil menjadi lebih ringan dan dapat dimuat berbagai keperluan balapnya, ia rela melepas jok bawaan pabrik dan menggantinya dengan jok Recaro. Begitu pula dengan speedometer, ia memasang tipe digital dari MoTec.

Demi membuat mobilnya kompetitif dalam ajang kompetisi drifting, ia tak melupakan sektor mesin. Ketika kap dibuka, Anda bisa melihat cukup banyak aksesori pendukung yang menempel pada mesinnya. Begitu pula pada transmisi. Ucok menggunakan kopling triple plate lansiran OS Giken, turbo Garret GT35, injector dan NOS dari Torq, filter K&N, serta ECU MoTec M150. Turbonya sendiri bertekanan 1,3 sampai 1,8 bar namun Akbar selalu menyeting tekanan maksimal 1,4 bar agar mesin lebih awet dengan tenaga maksimal. Ucok mengklaim mobilnya memiliki tenaga 680 hp pada 1,3 bar dan 900 hp pada 1,8 bar.

Spesifikasi

Roll cage : costum cages original
Suspension : blitz type C
Footwork : wiesefab
Clutch : triple plate os giken
Turbo : garett GT35
Injector : torq 1050 cc
Nos : torq
Piston : cp carilo
Conrod : cp carilo
Camshaft : in HKS 264 ex HKS 272
Valve spring : brian crower
Valve : ferrera
Head gasket : tomei
Cam gear : tomei
Oil pump : titan
Gearbox : Sequential Quaife
Gardan LSD : Still stock (wait for lsd)
Air filter : K&N
Busi : iriway 9 competition
Computer : motec m150 full package
Display : motec color display
Pedal box : Tonkka
Header : Tonkka
Brake master : willwod
Brake Front : AP racing 5060 6pot
Brake Rear : AP Racing 5060 4 pot
Hand brake : AP Racing 5060 4 pot
Water pump : davis craig
Seat : Takata Rocket bunny edition (Cobra)
Seat belt : Takata green 6 point harness
Fuel pump : Aeromotive + DW
Fuel pres reg : Aeromotive
Fuel tank : ATL fuel cell
Kap mesin, pintu, bagasi : carbon fibre
Boost control : greedy
Body kit : rocket bunny ver 2 original

 

SAMPAIKAN KOMENTAR