Selain Bosozoku, Masih Ada 5 Lagi Aliran Modifikasi di Jepang
23
Jan
0 Comment Share Likes 188 View

Sebagian Pria Intersport mungkin mengenal aliran modifikasi Bosozoku dari Jepang. Tapi sebenarnya, di Jepang bukan hanya ada Bosozoku aja, bro. Masih ada 5 lagi aliran modifikasi di Jepang. Bosozoku sendiri merupakan subkultur anak-anak muda di Jepang. Dari Bosozoku tadi, dibagi lagi menjadi beberapa subkultur, antara lain Shakotan style, Yankii style, Kyusha style, Garuchan (Grachan) style, dan pastinya Bosozoku itu sendiri.

 

  1. Shakotan style

Secara harfiah, Shakotan sendiri artinya adalah low car alias mobil ceper. Istilah ini mengacu pada bagaimana ekstrimnya mobil-mobil ceper di sana dengan pelek lebar yang off-set.

 

  1. Yankii style

Yankii style pada dasarnya sama seperti Shakotan, hanya saja lebih terinspirasi dari balap, bro. Mobilnya biasanya menggunakan pelek racing yang lebar, widebody, wing yang besar, dan lainnya. Kata Yankii sendiri berasal dari Yankee, sebutan untuk orang-orang yang mengikuti street fashion tahun 70-an dan 80-an yang menggunakan kaos warna-warni Aloha. Biasanya diikuti juga dengan aktifitas gangster, bro.

 

  1. Kyusha style

Secara harfiah, artinya Japanese Old Classic Car alias mobil Jepang yang tua dan klasik. Umumnya setara dengan muscle car atau pony car di Amerika Serikat. Mobil-mobil ini cukup dimodifikasi dengan small fender flare, duckbill spoiler, chinspoiler, dan pelek low-offset.

 

  1. Garuchan (Grachan) style

Garuchan atau Grachan style juga datang dari era 70-an dan 80-an, tapi lahirnya bukan dari jalanan, bro. Gaya yang satu ini berasal dari Fuji Speedway. Anak-anak muda di Jepang akan melakukan car meet besar-besaran di tempat parkirnya. Inspirasi mobilnya sendiri datang dari mobil-mobil Group 5 Super Silhouette yang berkompetisi di Grand Championship pada masa itu. Ciri-cirinya biasanya menggunakan pelek racing yang lebar, custom wide-body aero, full race suspension, dan drivetrain.

 

  1. Bosozoku style

Bosozoku style sendiri adalah campuran dari keempat gaya yang sudah disebutkan di atas, cepernya ekstrim, lebarnya ekstrim, lebarnya ekstrim, dan lainnya.

Subkultur lainnya yang sering dihubung-hubungkan dengan Bosozoku adalah Bippu. Subkultur ini ada hubungannya dengan gangster, bro. Mobil-mobil mereka biasanya adalah mobil-mobil mewah buatan lokal yang dibikin ceper, pelek lebar, dan banyak aksen-aksen yang mengkilap atau chrome.

SAMPAIKAN KOMENTAR