Sederet Produk Ini Dijamin Bikin Mesin Mobil Makin Bertenaga
25
Nov
2019
0 Comment Share Likes 553 View

Membeli mobil baru bisa menjadi salah satu pengalaman yang menyenangkan bagi kebanyakan orang. Tetapi seringkali para pengemudi mrasa bahwa mobil yang mereka miliki belum cukup bertenaga seperti yang mereka harapkan. Beberapa orang mungkin akan mengatasi hal ini dengan menggantinya dengan mobil baru yang lebih bertenaga. Tetapi sebenarnya, ada solusi yang lebih sederhana, yaitu dengan memasangkan perangkat-perangkat tertentu pada mobil kita yang bisa meningkatkan tenaga dan performa dari mobil kesayangan kita. Perangkat seperti ini sudah banyak ditemukan di pasaran. Perangkat seperti apa yang bisa meningkatkan tenaga mobil tersebut? Kali ini Intersport akan bahas untuk Mas Bro. Langsung disimak!

  1. HIGH FLOW CATALYTIC CONVERTER

Tergantung pada tempat tinggal kita, emisi bahan bakar bisa menjadi masalah serius dari kegiatan berkendara kita sehari hari. Di beberapa tempat di dunia, misalnya seperti di California dan New York, para pengendara mobil harus sering mengecek standar emisi dan polusi yang dihasilkan oleh mobil mereka. Salah satu komponen yang menghasilkan emisi terbesar dari mobil adalah catalytic converter. Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa untuk meningkatkan tenaga pada mobil, kita bisa menghilangkan saja converter tersebut. Tetapi, hal ini belum tentu memungkinkan untuk semua orang. Alternatifnya adalah dengan menggunakan high flow catalytic converter yang masih bisa mengurangi emisi bahan bakar, tetapi dengan cara yang lebih cepat dan efisien.

 

  1. ECU TUNE

Ketika mempertimbangkan tentang modifikasi yang akan dilakukan pada mobil kita untuk menambah tenaga, banyak orang akan langsung memikirkan tentang turbo atau intake. Tentu saja hal-hal tersebut adalah ide yang bagus. Tetapi terkadang kita tidak perlu memaksakan sistem induksi atau cold air intake untuk mendapat tambahan tenaga ekstra. Cukup dengan melakukan ECU tune pada mobil kita.

ECU (Engine Control Unit) berperan sebagai otak elektronik dari sistem di dalam mobil, membantu untuk meregulasi dan mendistribusi tenaga ke seluruh bagian mesin sehingga tenaga yang dihasilkan lebih maksimal. Dengan ECU racing yang tepat dan tuning yang efisien, terkadang mobil yang diupgrade dengan ECU bisa menjadi lebih efektif dibandingkan dengan turbo atau exhaust.

 

  1. PERFORMANCE FUEL INJECTOR

Sama halnya seperti ECU, upgrade terbaik terkadang merupakan jenis upgrade yang justru tidak banyak dipikirkan orang lain. Salah satu contoh dari upgrade seperti itu adalah fuel injector yang berfungsi mengelola bahan bakar yang ada di dalam mobil. Kelebihan yang ada pada performance fuel injector yang tidak akan ditemukan pada versi standarnya adalah perangkat ini bisa meningkatkan tenaga yang dihasilkan mesin mobil. Pada dasarnya, performance fuel injector menambah bahan bakar yang masuk ke dalam mesin, memungkinkan mesin tersebut untuk menghasilkan tenaga dan akselerasi ekstra. Meskipun mileage mungkin terpengaruh karena adanya komponen ini, tetapi penggunaannya sangat sepadan dengan hasilnya.

 

  1. INTERCOOLER UPGRADE

Modifikasi yang satu ini lebih dikhususkan untuk kendaraan yang dilengkapi dengan turbocharger. Sebuah Performance Intercooler bisa menghidupkan dalam arti menambah tenaga pada mesin manapun yang dipasangi perangkat ini. Intercooler sendiri merupakan salah satu komponen yang cukup esensial pada sebuah kendaraan. Tidak hanya berfungsi sebagai intake dari kendaraan dengan turbocharger, tetapi komponen ini juga membantu mendinginkan udara yang ada di dalam mesin. Dengan upgrade tertentu yang dilakukan, proses ini menjadi lebih halus dan efisien, memungkinkan turbo bekerja lebih optimal dan tetap dingin. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mesin mobil pun menjadi lebih besar.

 

  1. NITROUS

Jika dibandingkan dengan contoh produk lain yang ada di daftar ini, sepertinya Nitrous adalah salah satu contoh yang paling ekstrim. Penggunaan Nitrous pada mobil memang cukup beresiko. Penggemar Fast and Furious manapun pasti tahu bahwa penggunaan Nos (kependekan dari Nitrous) yang terlalu banyak bisa mengakibatkan kehancuran total pada mobil. Kendati demikian, jika pengemudi bisa berhati-hati dan profesional dalam menggunakan komponen ini, Nitrous bisa menjadi salah satu komponen penambah tenaga pada mesin mobil yang paling ampuh.

 

  1. PERFORMANCE HEADERS

Ketika kita melihat bagian luar mesin, bisa jadi sangat sulit untuk membedakan bagian-bagian mesin, terlebih bagi banyak orang awam. Dari sekian banyak bagian mesin, hal yang paling terlihat tentu saja adalah header. Header sendiri adalah bagian dari exhaust system yang memungkinkan gas tertentu untuk dihilangkan dari dinding silinder dan diolah menuju ke saluran yang sebenarnya. Dengan performance header, mesin bisa meningkatkan exhaust flow, meningkatkan tenaga dan bahkan menambahkan suara yang indah pada mesin mobil.

 

  1. COLD AIR INTAKE

Dari semua komponen modifikasi yang ada dalam daftar ini, air intake mungkin adalah pilihan yang paling tidak terduga. Bukan berarti komponen yang satu ini adalah jenis upgrade yang kurang baik, tetapi justru terlalu umum. Malahan, banyak pecinta mobil yang memulai modifikasinya dnegan air intake atau exhaust baru. Air intake memang menawarkan banyak kelebihan. Komponen ini cenderung murah, mudah dipasang, dan menambah tenaga yang lebih besar kepada mesin. Komponen ini cocok bagi para pemula dalam hal modifikasi.

 

  1. SUPERCHARGER DAN TURBOCHARGER

Jika kita menginginkan tenaga ekstra untuk mesin mobil kita, kebanyakan dari kita pasti akan bingung karena ada banyak pilihan komponen yang bisa menambah tenaga pada mesin mobil. Memodifikasi mobil dengan memasangkan berbagai komponen bisa menjadi langkah yang cukup menguras biaya dan waktu. Nah, supercharger maupun turbocharger bisa menjadi salah satu pilihan yang baik.

Supercharger lebih umum digunakan di kalangan muscle car dibandingkan dengan mobil-mobil JDM dan Eropa. Komponen ini memiliki banyak kesamaan dengan turbocharger, karena kedua komponen ini sama-sama menyediakan tenaga tambahan untuk mesin mobil. Sayangnya, kedua komponen ini memang masih cukup mahal harganya di pasaran.

SAMPAIKAN KOMENTAR