Sasis Pakai Skateboard Kaki-kaki Diatur Otomatis, Mau Apa Mobil Listrik Ini
07
Dec
0 Comment Share Likes 124 View

Nampaknya dominasi Tesla di mobil elektrik terutama SUV akan diuji dengan hadirnya pemain baru yaitu Rivian. Startup mobil elektrik asal Amerika ini telah menyiapkan R1S dan R1T yang merupakan SUV 7 kursi serta mobil pickup! Menggunakan sasis modular baru jenis “skateboard”. Kedua model ini akan menjadi pembuka untuk Rivian. Keunggulan sasis jenis ini adalah kemudahan untuk mengadaptasi sasis menjadi berbagai jenis dan bentuk mobil mulai hatchback, sedan hingga SUV.

Pada bagian luar, baik R1S dan R1T memiliki desain yang serupa, hanya saja R1T mendapatkan bagian bak mulai dari pilar B. Untuk urusan desain, terlihat Rivian memilih desain kotak tegas ala Range Rover. Hal ini berbalik kontras dengan Tesla Model X yang memiliki desain membulat ala sedan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan Rivian adalah ruang kaki yang lega dan datar karena absennya kolom transmisi dan suspensi.

Yang menjamin volume interior yang lebih besar. Selain itu untuk R1S mendapatkan 7 kursi sebagai standar dan R1T mendapatkan 5 kursi karena dipotong bagian bak. Layaknya Tesla, Rivian menawarkan berbagai macam varian baterai. Untuk model entry level terdapat baterai dengan kapasitas 105 kWh yang dapat menempuh jarak 386 km, sementara varian 135 kWh data menempuh jarak 498 km dan varian 180 kWh “MegaPack” dapat menempuh 659 km!

Data ini merujuk pada varian SUV, sedangkan untuk pickup jaraknya berkurang 16 km dari total SUV karena aerodinamika. Seluruh varian baterai menggunakan 4 motor elektrik yang menggerakan semua roda. Masing-masing motor memiliki tenaga 197 dk. Untuk varian tercepat diklaim dapat menempuh 0-100 km/jam dibawah 3 detik! Menyamai supercar eksotis bermesin bensin.

Untuk urusan kaki-kaki Rivian rupanya ingin mobil elektriknya dapat melibas medan tangguh dengan suspensi udara yang dapat diatur secara otomatis. Juga tidak ingin kalah dengan SUV biasa, Rivian mengklaim memiliki daya towing maksimal 3500 kg. Didalam terdapat interior dengan nuansa kayu yang kental. Bila sekarang banyak pabrikan menggunakan kayu imitasi atau hanya sebagai hiasan.

Rivian menggunakan kayu asli dan menjadikannya sebagai bagian struktural dashboard mobil. Hal ini terinspirasi oleh furnitur kayu modern. Nuansa futuristik diperkuat dengan speedometer berukuran 12,3 inci dan layar infotainment berukuran 16,8 inci. Tidak hanya itu, pada bagian belakang terdapat layar 6,8 inci untuk penumpang. Rivian juga mengklaim mobil mereka memiliki kemampuan mobil otonom level 3.

Bagi para pembeli yang berminat dapat menyerahkan deposit sebesar $1000 atau sekitar Rp 14 juta sebagai tanda jadi. Untuk harga Rivian mengaku bahwa untuk peluncuran hanya akan tersedia model 135 dan 180 kWh saja yang dibuka pada $72,500 atau sekitar Rp 1,7 miliar. Pada tahap pertama Rivian memfokuskan untuk menjual mobil di Pasar AS sebelum masuk pasar lain seperti Eropa dan Tiongkok. Sayangnya belum ada informasi lebih lanjut, terutama untuk pasar Asia lain seperti Indonesia.

Akankah Rivian mampu mengambil kue dari dominasi Tesla di pasar mobil elektrik, tidak lupa bahwa merek-merek tradisional seperti BMW dan Mercedes pun sudah menyiapkan mobil elektrik khusus untuk menjegal Tesla.

SAMPAIKAN KOMENTAR