Review Mobil Mclaren 720S Spyder 2019
12
Sep
0 Comment Share Likes 183 View

Setelah sukses dengan versi coupe, McLaren bereksperimen dengan menelurkan McLaren 720s Spider 2019. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2017, McLaren 720s berhasil mendobrak pasar mobil Hypercar dengan berbagai fitur dan fungsionalitas yang tak bisa Anda temukan di mobil biasa. Akhir tahun lalu, McLaren memperkenalkan 720s Spider, yang bisa menjadi opsi menarik bagi para konsumen yang mencintai kecepatan. Penasaran bagaimana reviewnya? Berikut Intersport rangkum untuk Mas Bro.

 

EKSTERIOR MCLAREN 720S SPYDER 2019

Untuk tampilan eksteriornya, McLaren 720S Spider 2019 nyaris sama persis seperti versi Coupe yang sudah mengaspal lebih dulu. Bagian depannya pun masih mempertahankan versi standar. Termasuk eye-socket ala mata Panda yang menjadi ciri khas mobil pendahulunya. Teknisi McLaren mempertahankan desain tersebut karena memegang peranan krusial sebagai tempat pemasangan LED headlight berteknologi Static Adaptive Headlight, LED Light Strip, serta lubang aero yang menyalurkan udara masuk ke radiator depan hingga ke lubang aero di fender samping depan.

Sisi samping McLaren 720s Spider 2019 tak kalah impresif dengan versi standar, di balik tampilannya yang terkesan bersih tersimpan detail aero maupun air intake. Hal ini disebabkan konsep double skin yang diadopsi 720s untuk bagian pintu, di mana terdapat ruang antara panel dalam dan luar yang dimanfaatkan untuk menaruh air intake dan lekuk aerodinamika. Konsep double skin yang diadopsi 720s membuat bagian samping mobil tampak lebih bersih.

Lalu di bagian belakang, engineer McLaren melakukan kerja bagus dalam meningkatkan visibilitas McLaren 720s Spider 2019 dengan menggunakan material seperti kaca pada Pilar C yang mengalirkan air ke bagian mesin melalui tonneau.

 

INTERIOR MCLAREN 720S SPYDER 2019

Masih sama seperti 720s, terdapat tiga varian pilihan nuansa interior untuk McLaren 720S Spider 2019, yakni Luxury, Performance, dan Standar. Dari ketiga varian tersebut, konsumen memiliki 10 opsi material yang bisa dipilih, mulai dari Alcantara, Nappa Leather, hingga penggunaan karbon fiber di  bagian interior. Jika konsumen ingin melakukan personalisasi terhadap interior mobil ini, McLaren menyediakan program MSO (McLaren Special Operation) yang memberi opsi lebih luas dalam ‘merancang’ mobil.

McLaren 720S Spider 2019 memang diklaim memiliki visibilitas lebih baik ketimbang mobil lain di kelasnya. Hal ini disebabkan oleh rancang bangun Monocage II-S yang dirancang desainer McLaren. Tidak ada banyak perbedaan untuk dashboard 720S Spider, yang masih mempertahankan kemudahan bagi pengemudi dengan mempertahankan konsep yang sudah digunakan pada versi Coupe.

McLaren 720S Spider 2019 memberikan kenyamanan serta support yang mumpuni kepada penumpang dan pengemudi dengan menggunakan Sports Seats. Tersedia juga fitur memory seat yang dapat menyesuaikan posisi duduk si pengemudi. Material jok juga dapat dipilih sesuai selera, mulai dari Leather hingga Alcantara.

Salah satu fitur penting dari mobil ini adalah penggunaan dua layar, Folding Driver Display dan Central Information Screen, yang terkoneksi ke dalam McLaren Driver Interface. Saat menggunakan mode normal, Central Information Screen menampilkan informasi mobil laiknya sebuah instrument cluster. Saat memasuki mode track, cluster melipat berganti menjadi tampilan sederhana yang memberi pengemudi visibilitas yang lebih baik. Konsol tengahnya sendiri menggunakan layar sentuh berukuran 8 inci layaknya sebuah tablet. Bagian ini berfungsi mengatur berbagai fitur mobil, yang terkoneksi dengan McLaren 4-speaker audio system. Konsumen juga dapat menambahkan optional audio Bowers & Wilkins 12-speaker yang didesain khusus untuk McLaren 720S Spider.

 

FITUR MCLAREN 720S SPYDER 2019

Pada dasarnya, McLaren 720s Spider adalah versi coupe dengan retlactable hard top, yang disembunyikan di bagasi belakang dan dapat naik dalam waktu 11 detik dengan kecepatan maksimal 50 km/jam. Tetapi ternyata prosesnya tidak semudah kedengarannya, karena supercar dengan tenaga hingga 700 dk ini jelas membutuhkan sasis yang kokoh. Untuk mengakali hal tersebut, McLaren menguatkan kontruksi sasis, yang disebut Monocage II-S yang memberi rigiditas sama seperti versi coupe.

Bagi konsumen yang ingin menggunakan mobil ini untuk beradu kencang di sirkuit, McLaren juga menyiapkan fitur McLaren Track Telemetry (MTT), yang memiliki fungsi laptime dan dapat menanamkan tiga kamera, termasuk satu kamera dalam kokpit. Tidak hanya canggih, McLaren 720s Spider juga termasuk praktis di kelasnya, karena dilengkapi dengan bagasi depan berkapasitas 150 liter.

 

SISTEM OPERASI MCLAREN 720S SPYDER 2019

Tidak berbeds dengan versi Coupe-nya, McLaren 720 Spider juga menggunakan mesin V8 3.994 cc Twin-Turbocharged berkode M840T. Mesin tersebut diklaim dapat menghasilkan tenaga sebesar 720 PS (710 dk) pada 7.500 rpm, dan torsi 770 Nm pada 5.500 rpm. Meskipun lebih berat 49 kg dari versi Coupe, 720 Spider dapat melesat sama kencangnya seperti versi standar, yakni 0-100 km/jam dalam waktu 2,9 detik saja. Untuk kecepatan maksimalnya, mobil ini dapat melaju hingga 341 km/jam saat atap ditutup, dan 325 km/jam saat atap dibuka.

Kemampuan akselerasi tersebut juga diimbangi dengan performa pengereman yang luar biasa. Dari kecepatan 200 km/jam, 720s Spider hanya membutuhkan 118 meter untuk benar-benar berhenti. Untuk mengakomodasi performa tersebut, 720S Spider menggunakan ban Pirelli P Zero ukuran 245/35 R19 untuk ban depan, dan 305/30 R20 pada roda belakang.

McLaren 720S Spider 2019 sendiri dibanderol mulai dari harga USD 317,000 atau setara dengan sekitar Rp 4,5 miliar untuk versi Luxury. Konsumen masih bisa melakukan kustomisasi mobil mulai dari pelek, material interior mobil, hingga penambahan carbon fiber dengan program MSO (McLaren Special Operations).

SAMPAIKAN KOMENTAR