Racing Line Jadi Penentu Hasil Balap

Racing Line Jadi Penentu Hasil Balap

30Mar
INTERSPORT.ID ON 30 March 2018
INTERSPORT.ID ON 30 Mar 2018

Ketika pembalap ingin mempercepat perolehan waktunya dalam suatu lap, maka salah satu yang bisa dimaksimalkan adalah mengenai racing line. Pembalap harus bisa menguasai cara menaklukkan racing line di tikungan atau belokan yang baik dan benar. Waktu tempuh yang cepat pada setiap lap bukan hanya tentang melalui tikungan atau belokan dengan cepat, tapi juga mendapatkan kombinasi yang tepat pada setiap tikungan dan menjadikannya sebagai kombinasi keseluruhan yang sempurna.

Racing line adalah garis atau lengkungan tercepat yang melalui sebuah sudut dalam sirkuit balap. Untuk menaklukkan lintasan dari racing line, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor pertama adalah kecuraman tikungan, yang kedua adalah berapa jauh lintasan lurusnya, dan jenis mobil yang dikendarai.

Keberadaan trik memanfaatkan racing line ini membuat pembalap tidak semakin repot dengan sudut putar kemudi yang semakin berat serta besarnya kinerja rem yang diperlukan ketika melakukan belokan pada tikungan atau sedang berpacu dalam area yang bentuknya berkelok-kelok.

Terdapat beberapa titik dalam racing line yang perlu diperhatikan.Titik pertama disebut dengan braking point yaitu titik dimana gas dilepas dan pengereman dilakukan. Titik ini berbeda tiap tikungan dan ini mengingatkan untuk memulai pengereman.

Kualitas rem, seberapa cepat rem bisa mengurangi kecepatan, bagaimana perilaku mobil ketika ban depan dikunci, dan seberapa berani pembalap melakukan hal tersebut mempengaruhi penentuan breaking point.

Titik kedua adalah turn-in point. Untuk mendapatkan racing line yang tepat, penting untuk mulai membelok pada titik yang tepat. Turn in adalah titik dimana pembalap mulai memutar steering wheel untuk melibas tikungan. Jika terlambat, pembalap akan melewatkan apex sehingga nantinya akan sulit melalui tikungan dengan cepat dan jika terlalu cepat mulai membelok, maka pembalap harus mengencangkan mid line karena kecepatan keluar dari tikungan akan berkurang.

Titik ketiga adalah apex. Titik ini adalah posisi dimana mobil paling dekat dengan belokan bagian dalam sebuah tikungan. Untuk bisa menguasai racing line, memahami apex sangatlah vital. Titik ini adalah salah satu titik penentu yang harus dituju oleh pembalap sehingga keberhasilan racing line bisa tercapai. Jika turn in sudah mulus, dapat dipastikan kendaraan bisa mencapai titik apex dengan lancar.

Selanjutnya, ada titik yang dinamakan dengan titik track out atau bagian aspal terluar yang dapat dijangkau dengan kecepatan yang optimal ketika sudah keluar dari tikungan. Sesungguhnya, mencapai track out bisa dibilang tidak sulit karena hal ini otomatis terjadi jika turn in dan apex sudah tepat. Hal ini dikarenakan adanya gaya sentrifugal pada mobil setelah melakukan belokan.

Jika sudah melalui titik track out, artinya racing line sudah selesai dilalui. Pembalap sudah harus mulai menaikkan kembali kecepatannya dan memikirkan tikungan-tikungan selanjutnya.

Racing line ini tak hanya berlaku untuk belokan biasa dan jalan yang berkelok, tapi juga untuk belokan yang membalik arah.  Belokan yang membalik arah wujudnya seperti dua belokan yang merapat. Perlu ada racing line khusus dengan titik turn in maupun apex yang berbeda karena karakter belokan yang juga berbeda.

Jika semua titik telah terpenuhi, maka pembalap bisa mengurangi kecuraman tikungan, menjaga kecepatan selama melalui tikungan, serta bisa melakukan akselerasi dengan cepat ketika sudah selesai melakukan belokan. Kombinasi tersebut yang pastinya bisa mengurangi waktu yang diperlukan pembalap dalam satu putaran lap dan mengantar pembalap menuju pintu juara.

Image source: http://formula1.com

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN