Pengen Punya Double Cabin? Simak Dulu Rincian Biaya Servisnya di Beres
07
Dec
0 Comment Share Likes 48 View

Di Indonesia, mobil dengan dimensi besar seperti SUV kian digemari oleh masyarakat. SUV dinilai memiliki tampilan yang gagah dengan kemampuan dan kapabilitas yang sangat baik di jalanan aspal maupun offroad. Selain SUV, ada juga mobil berukuran besar yang juga digemari oleh masyarakat Indonesia. Mobil tersebut adalah double cabin.

Kenapa mobil double cabin jadi favorit bagi sebagian orang? Karena mobil ini memiliki bak untuk membawa barang di bagian belakang. Kapasitas penumpangnya memang hanya 5, tetapi mobil ini enak banget buat diajak kemanapun karena juga dibekali dengan penggerak 4 roda. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap jika mobil double cabin merupakan mobil pekerja.

Mobil jenis ini biasanya dianggap sebagai mobil yang kurang keren bagi mayoritas orang Indonesia. Sebenarnya, mobil jenis ini justru keren banget. Karena nggak biasa dan tentunya jarang yang pakai. Makanya mobil ini banyak digunakan untuk kawasan pertambangan berkat kemampuannya di medan offroad.

Halaman selanjutnya

Selain itu, faktor ketersediaan spare part dari double cabin dinilai juga rendah. Masih banyak orang yang menganggap jika spare part dari mobil ini susah banget buat dicari. Padahal nggak semuanya hal ini benar juga kok. Salah satu mobil yang kerap dibeli adalah Mitsubishi Triton Strada. Mobil buatan Mitsubishi ini punya ketersediaan spare part yang lumayan banyak. Kira-kira berapa ya biaya servisnya di bengkel resmi atau beres?

"Tergantung kilometernya, apakah kelipatan 10.000 atau 20.000, karena untuk kelipatan 20.000 ada pemeriksaan tambahan. Seperti v-belts, steering linkage, oli differential, juga oli transmisi," ujar Andri, Service Advisor bengkel Mitsubishi di kawasan Bekasi. Biaya yang harus dikeluarkan juga bisa dibilang nggak terlalu mahal, tapi sebanding lah.

Perbedaan kisaran harganya pun bisa dibilang besar antara servis 10 ribu km dan 20 ribu km. "Untuk kelipatan 10.000 biayanya ada di kisaran Rp 1,43 juta, sedangkan kelipatan 20.000 km biayanya sekitar Rp 2,29 juta," tambahnya. Mahal? tergantung dengan pemikiran lo pria Intersport. Buat lo yang seneng sama mobil double cabin, tentu harga ini nggak terlalu mahal banget dibandingkan dengan harga mobil double cabin barunya itu sendiri.

Harga double cabin barunya aja bisa mencapai Rp 400-500 jutaan. Kalau dibandingin sama harga belinya sih jelas nggak ada apa-apanya. Karena bagi pembeli mobil double cabin, biaya seperti ini bukanlah sebuah masalah yang menjadi pemikiran utama. Biasanya sih orang yang beli mobil kaya begini itu emang sengaja buat main atau kerja. Bisa membawa motor, alat camping, offroad sampai buat ngantor. Mobil double cabin juga nggak rewel kok, asal makainya benar nggak sembarangan sih mobil ini nyaman banget buat dipakai harian.

"Sejauh ini tidak ada keluhan yang aneh-aneh, mungkin karena mobil ini 4x4 jadi bagian itu yang jadi perhatian," tutup Andri. Karena mobil ini berpenggerak 4 roda, lo harus memperhatikan beberapa bagian seperti oli gardan, oli transmisi karena mobil double cabin modern rata-rata transmisinya matik. Selain itu, lo juga harus memeriksa oli mesin karena mobil double cabin ini juga rata-rata sudah menggunakan turbo.

Nggak salah deh kalau tenaga mobil ini pada gede-gede banget dibanding mobil lainnya. Kalau emang lo pria sejati sih rasanya lo wajib punya mobil ini deh. Selain nambah kegantengan lo, mobil ini juga emang nyaman buat dipakai harian.

1 2
SAMPAIKAN KOMENTAR