Nyaris Tertipu Beli Bugatti Veyron Bekas Murah, Ternyata Bekas...
02
Dec
0 Comment Share Likes 384 View

Beberapa Pria Intersport ada yang sangat antusias dengan jenis mobil tertentu. Ada yang tergila-gila mobil tua, mobil 4x4, sportscar, supercar, atau bahkan hypercar., seperti Bugatti Veyron. Nama Bugatti Veyron pastinya sudah tidak asing lagi di teling para car enthusiast. Pasalnya, mobil ini sempat meraih predikat sebagai mobil tercepat di dunia, bro. Tak heran jika supercar yang satu ini diberi harga ratusan juta sampai miliaran rupiah untuk bisa memilikinya.

Di saat ada yang menjual murah, tentu saja sebagian orang melihatnya sebagai kesempatan  yang langka. Begitu pula dengan iklan Bugatti Veyron yang mengatakan bahwa supercar ini dijual dengan harga super miring, bro. Calon pembelinya adalah Ed Bolian, pria yang sudah bernafsu untuk meminang Bugatti Veyron tersebut.

Ed Bolian yang merupakan seorang YouTuber juga menjabat sebagai direktur penjualan di sebuah diler mobil eksotis. Untuk bisa memiliki Bugatti Veyron, tentu sudah menjadi mimpinya sejak lama. Meskipun bekerja di diler mobil-mobil eksotis, Ed memiliki keinginan besar untuk membeli Veyron lawas dalam keadaan apik senilai US$1 juta atau Rp15,2 miliar. Sayangnya, harga tersebut masih jauh di atas kemampuan Ed.

Muncul harapan saat melihat iklan Bugatti Veyron yang dijual sangat murah di laman Facebook. Tertulis bahwa Veyron yang dimaksudkan dijual dengan harga super murah, yakni $ 300.000 atau sekitar Rp 4,56 Miliar. Sepertiga dari harga pasaran, Ed pun penasaran ada apa di balik cerita mobil tersebut.

Ternyata, pemilik Bugatti sebelumnya adalah pria bernama Andy House. Pria yang satu ini sempat terkenal dua tahun yang lalu karena mencoba melakukan penipuan asuransi dengan mengendarai Bugatti Veyron ke laut. House mengaku terganggu oleh burung pelikan ketika ditanya perusahaan asuransi. Namun, fakta mengatakan sebaliknya, dalam video di YouTube menunjukkan House mengemudi dengan tenang dan sengaja melaju ke Teluk Laguna.

Rencana House pun gagal dan berakhir di penjara selama 10 bulan. Akhirnya, Bugatti Veyron tersebut dijual ke diler mobil eksotis sebelum perbaikan diselesaikan. Bank mengambil kembali mobil itu di saat para mekanik sedang melakukan perbaikan. Sialnya, para mekanik yang mengerjakan mobil tersebut belum menerima honor atas pekerjaan perbaikan parsial yang telah dilakukan.

Ed yang masih berharap ada kesempatan mencoba untuk memperbaiki supercar eksotis tersebut. Setelah ditanya ke beberapa bengkel dan juga mekanik, untuk perbaikannya bisa menghabiskan dana sekitar $ 250.000. Ed pun menyerah, dan Bugatti Veyron tersebut sampai sekarang belum terjual, bro.

SAMPAIKAN KOMENTAR