Ngebut di Belakang Mobil Besar Bisa Bikin Irit?
10
Jan
0 Comment Share Likes 236 View

Buat yang suka ngebut, pasti sering mendengar kata slipstream atau bahasa kampungnya itu curi angin. Curi angin ini biasanya dilakuin oleh para pembalap-pembalap di atas lintasan sirkuit. Manfaatnya banyak buat pembalap, karena mereka ngebuntutin kendaraan yang ada di depan otomatis hambatan anginnya berkurang.

Kenapa? Karena kendaraan yang ada di depan udah membuka jalur angin, jadi yang di belakang tinggal ngikutin aja. Bahasa kasar dan gampangnya sih begitu, tapi bener nggak sih kalau curi angin begini bisa ngebuat mobil makin irit? Apalagi ngebuntutin mobil berukuran besar saat melaju di jalan tol. Sayangnya, hal ini sebenarnya nggak boleh banget dilakuin di jalan tol.

Karena hal ini sangat berbahaya, otomatis penglihatan lo ke depan juga akan terbatas. System curi angin seperti ini sejatinya baru benar-benar bekerja saat lo ada di atas kecepatan 80 km/jam. Kalau kecepatannya ada di bawah itu, cara ini nggak bakalan bekerja maksimal. Semakin kencang akan semakin bagus slipstreamnya. Bahaya kan?

Tapi pertanyaannya belum kejawab, bener bisa bikin irit? Jawabannya nggak. Irit nggaknya suatu mobil tergantung dari pengemudi itu sendiri. Setiap pengemudi punya cara yang berbeda dan bisa dipastikan nggak ada yang sama. Mulai dari cara mengerem, cara mengganti gigi dan menginjak pedal gas. Idealnya, kecepatan di atas 80 km/jam butuh jarak sejauh 72 meter saat di jalan tol. Jika kalian terlalu dekat dengan mobil depan, otomatis resiko kecelakaan juga bakal membesar.

Yang namanya musibah nggak ada yang tahu. Tetapi daripada kena musibah, lebih baik mencegah supaya nggak kejadian sama kita. Jadi, slipstream kaya begini jangan dilakuin ya, bro. Bahaya!

SAMPAIKAN KOMENTAR