Nekat Masuk Iring-iringan Kendaraan Prioritas? Ini Ganjarannya
11
Mar
0 Comment Share Likes 486 View

Siapa pun pasti tidak suka bermacet-macetan di jalan dan ingin segera sampai di tujuan. Terkadang, kita suka melihat ada kendaraan pribadi lain yang suka ikut-ikutan masuk ke dalam iring-iringan kendaraan prioritas. Tujuannya agar bisa menerobos kemacetan dan cepat sampai tujuan. Tak sedikit pengendara mobil di negara berkembang ini yang punya kelakuan seperti itu. Tapi Pria Intersport tahu gak, kalo loe nekat melakukan itu, ternyata ada ganjarannya lho.

Beberapa kendaraan memang diutamakan untuk melintas terlebih dahulu ketika keadaan darurat. Tak jarang kendaraan tersebut juga mendapat pengawalan dari pihak berwajib ketika kondisi lalu lintas sedang padat. Sudah selayaknya bagi pengguna jalan lainnya untuk memberikan jalan kepada kendaraan prioritas tersebut.

 

Jika loe memaksakan untuk masuk ke dalam barisan iring-iringan, yang ditakutkan nantinya adalah malah membuat kemacetan. Pasalnya, para pengemudi yang menggunakan kendaraan prioritas sudah terlatih untuk melakukan manuver di tengah kemacetan. Nah, jika orang awam ikut-ikutan, yang ditakutkan malah terjadi senggolan atau menyerempet mobil lain.

Setidaknya ada 7 kendaraan prioritas yang boleh mendapat keistimewaan untuk dibukakan jalan. Semua sudah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 tahun 2009 pasal 134. Apabila melanggar, dengan kata lain mengganggu atau dengan sengaja menghalang-halangi, bisa dikenakan hukuman pidana satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000, sesuai dengan Pasal 282. Biar Pria Intersport gak salah paham, berikut 7 kendaraan tersebut:

  1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas
  2. Ambulans yang mengangkut orang sakit
  3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
  4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia
  5. Kendaraan pimpinan dan penjabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara
  6. Iring-iringan pengantar jenazah
  7. Konvoi dan atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia

SAMPAIKAN KOMENTAR