Mobil Bisa Bolong karena Air Hujan!

Mobil Bisa Bolong karena Air Hujan!

19Mar
INTERSPORT.ID ON 19 March 2017
INTERSPORT.ID ON 19 Mar 2017

Meskipun curah hujan mulai berkurang, bukan berarti Anda tidak waspada dengan hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Pasalnya, dibutuhkan perawatan ekstra untuk mobil yang terkena hujan, seperti mencuci mobil, membersihkan dari pasir dan lumpur, membersihkan air hujan yang kaya garam, dan mencegah karatan.

Bagian-bagian mana saja yang paling sering mengalami karatan dan pada akhirnya keropos? Ini yang harus Anda perhatikan!

 

Atap Mobil

Bagian atap mobil sering karatan karena biasanya ada sambungan pelat yang kurang sempurna dan cat tidak sepenuhnya menutup sambungan pelat ini. Atap mobil juga menjadi tempat pertama yang terkena air hujan sehingga tekanan tinggi dari air hujan bisa merembes ke celah-celah cat.

 

Kolong mobil

Kolong mobil juga rawan karat karena cipratan air hujan dari ban akan langsung menempel di bagian bawah mobil ketika mobil bergerak. Apalagi, air hujan yang sudah jatuh ke tanah akan bercampur dengan pasir dan lumpur yang cepat menimbulkan karat.

 

Spakbor mobil

Ban mobil yang masih basah ketika berputar akan mengenai daerah ini dan menyebabkan spakbor mobil karatan dan keropos.

 

Ujung dan engsel pintu mobil

Lumasi engsel pintu yang berkarat dengan minyak pelumas. Bersihkan juga titik air di ujung pintu supaya tidak ada air yang masuk.

 

Kap mesin

Karat di area kap mesin biasanya terjadi pada celah baut klem yang diakibatkan adanya genangan air cukup lama.

 

Ada baiknya Anda membersihkan mobil secara rutin setiap dua minggu sekali dan gunakan cairan pelindung anti karat agar mobil tetap terlihat prima.

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN