Mengenal Sistem Central Lock Pada Pintu Mobil
25
Oct
2019
0 Comment Share Likes 271 View

Sistem kelistrikan di mobil berkembangan pesat dan semakin canggih. Jika dahulu mengunci pintu, membuka jendela, menyesuaikan posisi kaca spion, dan sebagainya harus dilakukan secara manual, kini bahkan menghidupkan mesin bisa dilakukan menggunakan remote jarak jauh. Semua kecanggihan yang ditawarkan sistem kelistrikan terkini ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang di mobil. Salah satu contoh teknologi tersebut adalah sistem central lock pada pintu mobil yang kita kenal. Lalu seperti apa sistem ini sebenarnya? Yuk, kita cari tahu!

 

SISTEM PENGAMAN PADA PINTU MOBIL

Sebelum membahas soal central lock, ada baiknya jika kita mengenal sistem pengaman kunci mobil terlebih dahulu. Pengaman kunci mobil ada dua jenis, yaitu manual dan otomatis. Sebelum digunakannya sistem pengaman penguncian pintu secara electric (Central Door Lock) pada beberapa jenis mobil, sebelumnya menggunakan sistem penguncian khusus secara manual. Cara kerja dari sistem ini keseluruhan secara mekanik yaitu jika dioperasikan dari bagian dalam mobil, pengemudi atau penumpang tinggal menarik tuas pengunci yang berada pada pintu mobil bagian dalam maka tuas tersebut akan menarik pengunci pintu pada posisi terbuka. Sebaliknya jika pintu tersebut akan dikunci maka pengemudi atau penumpang tinggal mendorong tuas yang ada knopnya pada bagian ujung tersebut, maka tuas akan mendorong pada posisi mengunci sehingga pintu mobil tersebut tidak dapat dibuka dari dalam maupun dari luar, sebelum tuas tersebut ditarik kembali dari dalam atau dibuka dari luar menggunakan anak kunci.

Sistem pengaman pintu mobil otomatis inilah yang kita kenal dengan istilah central door lock. Sistem ini mempunyai fungsi utama untuk mengunci semua pintu mobil secara bersamaan yang dapat dikendalikan oleh pengunci pada pintu sisi pengemudi. Jika knop atau tuas yang berada sisi pengemudi ditarik atau ditekan maka pintu dengan system ini semua pintu akan terkunci atau terbuka secara bersamaan, selain dapat dioperasikan secara manual tersebut. Sistem ini juga dapat dioperasikan menggunakan Remote Control untuk posisi Lock dan Unlock. Sistem ini mempunyai beberapa komponen utama yaitu Actuator (motor), Module  mainboard, Sirene, LED dan Remote Control.

 

CARA KERJA CENTRAL LOCK DOORS

Konsep kerja secara garis besar dari rangkaian Central Door Lock ini terpusat pada bagian  mainboard sebagai komponen pengatur sinyal ke masing-masing komponen yang lain. Jika dalam mesin mobil dengan sistem EFI,  mainboard pada unit ini tugasnya sama dengan ECU pada mesin tersebut, yang fungsi utamanya untuk menerima sinyal input dari masing-masing sensor yang ada pada rangkaian tersebut dan kemudian meneruskan sinyal input tersebut ke komponen yang lain sebagai Output.

Contoh komponen yang berfungsi sebagai sensor pada rangkaian unit Central Door Lock ini adalah Door Switch yang akan memberikan sinyal kedalam  mainboard. selanjutnya Output dari  mainboard ini berupa sinyal arus yang akan diteruskan ke motor utama untuk perintah kerja pada posisi Lock maupun Unlock. Dalam  mainboard terdapat kabel utama yang yang berfungsi sebagai sumber arus dari baterai dan satu kabel sebagai massa. Kemudian ada pula dua kabel sebagai saluran input kedalam  mainboard yaitu masing-masing dari Ignition Switch dan Brake Switch. Lalu ada delapan kabel sebagai saluran Output dari  mainboard yaitu satu kabel Memory LED, dua kabel Tail Light, satu kabel Sirene, dua kabel Control Module dan dua kabel ke Actuator atau motor.

 

MASALAH PADA CENTRAL LOCK DOOR

Central Lock bukanlah sistem mobil yang bebas dari masalah. Sistem ini sendiri memiliki permasalahan yang sering muncul, dan berikut ini adalah beberapa contoh permasalahan yang ada dan cara mengatasi permasalahan tersebut.

 

  1. Motor Penggerak Aus

Meski masa pakai peranti ini tergolong lama atau relatif awet, perawatan yang kurang bagus bisa menyebabkannya cepat aus. Beberapa kasus menunjukkan, motor penggerak yang telah aus karena faktor usia atau kesalahan perlakuan menjadikan pintu sulit dibuka.Bila motor sudah tidak berfungsi secara normal, mau tidak mau Anda harus menggantinya dengan yang baru. Namun, sebelumnya pastikan dulu kondisi peranti itu apakah memang benar-benar sudah aus atau karena faktor lain.

Caranya, gunakan tes pen untuk melihat ada tidaknya aliran listrik di motor tersebut. Bila masih kurang yakin, putuskan sementara kabel dari motor itu dan sambunglah dengan kabel lain yang lebih panjang langsung ke aki.Kemudian dengan remote control, buka-tutuplah kunci. Bila pergerakannya cepat dan suaranya nyaring berarti masih normal dan sebaliknya.

 

  1. Gigi Penggerak Dan Lengan Batang Rusak

Bila ternyata motor central lock masih normal, alihkan perhatian ke bagian gigi penggerak serta lengan batang penggerak sistem kunci. Amati apakah gigi tersebut masih cukup kuat menggerakkan sistem penguncian yang terdiri dari beberapa batang kawat.

Bila gigi ternyata kondisinya masih bagus, kecurigaan harus Anda alihkan ke bagian lengan atau batang penggerak. Gerakkan batang yang lemah atau seret bisa menyebabkan proses membuka kunci seret. Dengan istilah lain, central lock sulit dibuka setelah pintu terkunci.

 

  1. Benturan Keras Pada Pintu

Penyebab lain central lock sulit terbuka adalah karena pintu di mana motor penggerak ditempatkan mengalami benturan keras baik karena tabrakan atau faktor lain. Benturan itu menjadikan posisi gigi berubah dan lengan batang bengkok. Meski tingkat perubahan itu hanya sedikit, pengaruhnya cukup besar terhadap gerakan sistem central lock.

 

  1. Kotoran Yang Menumpuk Dan Kabel Aus

Namun yang paling sering, gigi dan lengan batang seret karena tidak pernah dilumasi. Terlebih bila banyak debu atau kotoran yang masuk ke sela antara pintu dan trim pintu. Karena itu, Anda dianjurkan agar sering membersihkan sistem central lock dan sela antara pintu dan trim minimal enam bulan sekali. Selain dibersihkan, juga melumasinya.

 

Selain itu, periksa pula berbagai kabel yang ada di sistem central lock. Pasalnya, seiring dengan menumpuknya kotoran dan kondisi lembap di sela antara pintu dan trim kabel, sistem kelistrikan cepat aus atau getas. Sambungan yang tidak tepat atau ada beberapa helai rambut kabel yang putus cukup berpengaruh terhadap sistem kerja central lock.

SAMPAIKAN KOMENTAR