Mengenal Modifikasi VIP Style
25
Oct
2019
0 Comment Share Likes 474 View

Para Pria Intersport pasti sudah pernah dengar tentang salah satu aliran modifikasi yang disebut dengan VIP style. VIP Style merupakan satu aliran modifikasi yang bersifat minimalis namun elegan. Ciri khas aliran ini adalah tampilan eksterior yang tidak terlalu ekstrem, bodi kit simpel, muffler oval, menggunakan air suspension, pelek berukuran besar berukuran lebar dan bagian interior ditata bersih dan rapi. Nah, untuk tahu lebih dalam tentang aliran modifikasi yang satu ini, mari kita simak rangkumannya di bawah ini.

 

JDM STYLE VS VIP STYLE

JDM style dan VIP style memang beberapa contoh aliran modifikasi yang bisa dibilang lebih populer jika dibandingkan dengan jenis aliran modifikasi yang lainnya. Kebanyakan orang memilih JDM karena proses pengerjaannya tidak rumit, tampilan mobil juga enak dipandang. Begitu pula dengan VIP Style. Kedua aliran tersebut akan digunakan para pecinta modifikasi berkonsep street racing dan elegan untuk mobil harian mereka. Alasan orang untuk memilih gaya street racing karena saat ini hampir semua pabrikan mobil mengkaim mobil besutannya bergaya sporty.

Kalau diamati nuansa sporty itu yang ditonjolkan masih tanggung, tidak kuat mengesankan mobil sport. Pada satu sisi, konsumen mobil saat ini adalah kalangan usia muda perkotaan yang mapan. Perihal penggunaan komponen asli buatan Jepang atau asli produksi pabrikan mobil yang bersangkutan, hal tersebut memang dikarenakan daya beli masyarakat yang menguat. Kondisi perekonomian nasional yang stabil tidak menyebabkan adanya penurunan mata uang rupiah. Meski nilai mata uang yen menguat terhadap dolar, namun nilai tukarnya terhadap rupiah relatif stabil. Sehingga harga komponen asli cukup terjangkau.

 

KARAKTERISTIK MODIFIKASI VIP STYLE

Modifikasi jenis VIP sangat cocok bagi kalian yang menginginkan kenyamanan dan kemewahan di dalam mobil. Jenis modifikasi VIP memiliki ciri-ciri perubahan eksterior seperti DUB, namun interiornya dibuat sangat mewah dan berkelas seperti dengan penambahan sofa bahkan minibar di dalam mobil, kursi yang dibalut dengan lapisan kulit berkualitas tinggi, dan tidak banyak aksesori yang ditambahkan sehingga menambah kesan elegan.

Sebenarnya jenis modifikasi mobil ini tidak jauh berbeda dengan DUB. Yang membedakan yaitu jika jenis DUB lebih menonjolkan kemewahan dari segi eksteriornya, maka jenis aliran VIP lebih menonjolkan kemewahan dari segi interiornya. Aliran ini mengacu ke Jepang, tapi mobil-mobilnya tidak melulu dari Jepang.

Dalam aliran VIP di Indonesia, VIP terbagi lagi menjadi beberapa kategori tergantung dari mobilnya. Ada yang dinamakan VIP Car, Wagonis, K-VIP serta VIP Style. Meski terbagi-terbagi, tapi tema utamanya cukup seragam. Sebenarnya, untuk VIP ini dulu sudah banyak diadopsi dengan penggunaan motif-motif seperti kulit buaya, Damd, Swarowsky. Tapi untuk saat ini di Indonesia sudah mulai dibuat light.

Mobil yang masuk ke dalam kategori VIP Car yaitu sedan premium dan besar yang memiliki kapasitas mesin di atas 3.000 cc dengan penggerak roda belakang, seperti Lexus, Toyota Crown Royal Saloon, Jaguar, BMW seri 7, Mercedes-Benz S-Class atau Nissan President. Sementara itu, Wagonis diisi oleh jenis MPV atau Van premium, seperti Nissan Serena, Toyota Alphard, Nissan Elgrand, Mazda Biante dan Mitsubishi Grandis.

Untuk urusan pelek mobil, sebisa mungkin pelek yang digunakan terlihat sangat besar jika terpasang. Untuk pengguna K-Car bisa adopsi ukuran 16-17 inci. Sebaiknya pakai pelek yang branded dan sesuai dengan lekuk bodi. Hindari pelek-pelek yang punya motif sport. Agar terlihat semakin besar, bisa pilih motif pelek yang agak tertutup. Sedangkan untuk Wagonis dan VIP disarankan untuk memakai pelek minimal 18 inci dengan lebar paling tidak 9,5 inci. Jika menggunakan pelek ukuran 18 inci sebaiknya yang 3 pieces dan celong. Saat menggunakan pelek ukuran 18 inci, bisa pilih dengan motif batang yang tegas. Sementara itu, dengan ukuran 19 inci, pemilihannya masih dengan model batang dalam jumlah banyak. Lebih dari 20 inci, bisa pakai yang sedikit lebih terbuka. Nuansa atau aksen krom pada pelek sebaiknya juga ditonjolkan. Kesan VIP juga hadir dari ornamen yang berkilau.

Lalu untuk bodykit K-Car, sebaiknya kita memakai body kit yang tampil lebih pendek dan tidak timpang dengan pelek besar. Sementara itu di golongan VIP Car dan Wagonis relatif lebih bebas. Bahkan terkadang cukup hanya dipasang body kit add on saja, mobil kita sudah tampil layaknya VIP. Yang penting adalah kesesuaian antara tarikan garis bodi dengan body kit. Jangan sampai bertabrakan. Paling mudahnya, jangan terlalu banyak ornamen lekukan sebab untuk yang punya bodi bongsor justru akan terlihat aneh. Jika bodi mobil berukuran besar, maka body kit cukup yang sederhana saja. Tapi kalau kecil, bisa yang tebal. Dandanan VIP kerap terlihat pendek, ceper dan celup. Hal ini memang tidak menjadi keharusan, tapi memang akan terlihat lebih bagus.

Untuk aplikasi suspensinya sendiri ada beragam. Bisa tetap mengadopsi sistem statis, coilover dan air suspension. Dalam hal pemilihan, lebih baik dipertimbangkan dulu keuntungan dan kerugiannya. Beberapa orang mengklaim bahwa suspensi statis membuat kenyamanannya agak sedikit berkurang. Pada jalan yang bergelombang, mobil jadi kurang nyaman. Sebab itu harus rajin mencari padanan untuk mengganti per standar supaya bantingan tetap baik. Sedangkan untuk suspensi udara, sifatnya lebih fleksibel. Pelek bisa sangat celup dan mobil bisa benar-benar rata dengan aspal.

 

TIPS MEMODIFIKASI MOBIL ALA VIP STYLE

Seperti halnya di aliran street racing, di aliran VIP Style bagian interiornya juga dipengaruhi isu lingkungan. Karena itu warna-warna cerah akan menjadi warna pelapis interior. Misalnya, hijau, merah marun, cokelat muda, pink, serta putih. Nah, sebelum Mas Bro memodifikasi mobil kesayangan menjadi gaya VIP, ada baiknya Mas Bro mengetahu beberapa tips berikut ini.

  1. Sesuaikan ubahan itu dengan penggunaan mobil, apalah untuk mendukung kegiatan harian atau hanya untuk pajangan.
  2. Utamakan penggunaan produk yang kualitasnya terjamin. Sebab, hal itu sangat berkaitan dengan faktor keamanan dan keselamatan selama berkendara.
  3. Bila anggaran atau dana tidak memungkinkan, lebih baik melakukan modifikasi secara bertahap tetapi tetap menggunakan komponen atau aksesoris asli dengan kualitas terjamin. Hal itu demi keamanan dan kenyamanan berkendara.
  4. Pilihlah modifikator yang mumpuni. Kualitas mereka bisa dilihat dari jam terbang dan hasil karya mereka selama ini. Mintalah referensi dari para pecinta modifikasi yang tergabung di komunitas.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR