Mengenal Jenis Modifikasi USDM
27
Aug
0 Comment Share Likes 495 View

Mas Bro suka modifikasi mobil? Kalau iya, pasti Mas Bro sudah tahu bahwa jenis-jenis modifikasi mobil itu ada banyak sekali macamnya. Apalagi bagi Mas Bro yang sering menonton acara-acara yang memmbahas tentang modifikasi mobil seperti Pimp My Ride, Overhaulin’, dan Trick My Truck, pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis-jenis modifikasi yang ada.

Belakangan ini, modifikasi mobil memang mulai menjadi tren yang kembali menjamur di mana-mana. Modifikasi mobil adalah hobi yang semakin memarak.  Baik pria maupun wanita berlomba-lomba memperbarui roda empat kesayangan mereka dari segi estetika dan performa. Tak ubahnya sebuah busana, tren modifikasi pun tergolong cepat berubah. Buat Mas Bro yang bergulat dalam dunia modifikasi, ada baiknya kalau Mas Bro simak ulasan yang berikut ini, karena kali ini Intersport akan membahas tentang salah satu jenis modifikasi, yaitu USDM.

 

JENIS-JENIS MODIFIKASI YANG PALING UMUM

Sebelum membahas lebih lanjut tentang jenis modifikasi USDM, sebaiknya kita cari tahu dulu tentang jenis-jenis modifikasi yang paling sering ditemukan di dunia modifikasi. Beberapa jenis modifikasi ini berasal dari tempat yang berbeda-beda dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula. Adapun jenis-jenis modifikasi tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Japanese Domestic Market (JDM)

Aliran modifikasi JDM mungkin merupakan aliran yang paling terkenal saat ini di kalangan anak muda. Kebanyakan merupakan fans produk dari negara Jepang (atau kebanyakan tertarik karena menonton Tokyo Drift), aliran JDM ini menyulap mobil dengan semua gaya berbau Jepang. Karena memang tidak mudah untuk mendapatkan komponen-komponen mobil yang berasal dari Jepang, aliran ini dibagi menjadi beberapa jenis seperti Pure JDM dan JDM Style.

Pure JDM, adalah aliran yang sama sekali tidak menggunakan produk di luar produk dari Jepang. Sementara JDM Style masih lebih toleran dibandingkan Pure JDM, karena hanya memfokuskan mobil untuk terlihat seperti mobil balap ala Jepang.

Ciri khas dari aliran JDM adalah warna dasar mobil yang tidak terlalu ramai, dan warna hitam yang dipasangkan pada cap mesin. Selain itu, aliran ini juga mempunyai stikernya masing-masing. Untuk pemula, kita harus menggunakan kuning hijau yang membentuk panah (Wakaba), dan untuk veteran menggunakan stiker berwarna kuring oranye dengan bentuk seperti air mata (Koreisha).

 

  1. Hellaflush

Hellaflush itu merupakan aliran yang khas dengan kerendahan velg rodanya dengan tanah. Selain itu, roda dibuat untuk menempel dengan fender mobil. Sebenarnya memang bukannya hanya untuk sekadar keren-kerenan saja, Hellaflush dilakukan supaya mobil bisa tetap stabil walaupun berbelok di lengkungan yang ekstrim.

Biasanya ban yang digunakan untuk modifikasi Hellaflush adalah ban dengan ukuran yang jauh lebih besar dari yang direkomendasikan untuk mobil. Walaupun begitu, besar bukannya berarti ban jadi seperti ban mobil truk, tapi ban akan terlihat ceper dan melebar. Kita bisa dengan sangat mudah menemukan tipe-tipe mobil yang Hellaflush di Indonesia.

 

  1. DUB

Ini dia modifikasi mobil yang paling sering digunakan untuk unjuk mewah. Kalau Mas Bro sering bermain ke daerah tempat elite, pasti pernah setidaknya melihat mobil yang terlihat sangat berkelas dan berbeda. Ciri khas utama aliran modifikasi DUB adalah dengan menggunakan velg krom berukuran 20 inci sampai dengan 24 inci.

Warna bodi pun biasanya menggunakan warna hitam atau putih yang premium banget, disertai cat yang mengkilap. Interior mobil pun tidak ketinggalan kece. Aliran ini lebih banyak menggunakan bahan kulit untuk seat-nya. Tidak hanya itu, sound system-nya pun juga bisa bikin suasana menjadi lebih asyik dalam mobil.

 

  1. VIP

Mirip seperti DUB, aliran modifikasi VIP juga mengandalkan kesan mewahnya untuk menarik perhatian. Kalau DUB lebih fokus kepada eksterior mobil, aliran VIP lebih mengurus bagian interiornya. Jenis mobil-mobil yang digunakan pun juga tergolong berkelas dan bongsor seperti Alphard, Jaguar, BMW seri 7, dan sebagainya.

Bagian dalam mobil disulap menjadi semewah mungkin mulai dari bahan sofa sampai dengan penambahan minibar di dalam mobil. Untuk bagian velg pun digunakan ukuran yang berkisar dari 17 inci sampai dengan 18 inci.

 

JENIS MODIFIKASI USDM

Selain aliran modifikasi besar yang sudah eksis seperti Racing, Elegant, atau Retro, ada satu modifikasi menarik yang bisa Anda ikuti perkembangannya belakangan ini. Yaitu modifikasi bergaya Amerika atau United States Domestic Market (USDM).

Gaya modifikasi yang inspirasinya datang dari spek mobil-mobil di Amerika ini, napasnya mirip-mirip dengan Thai Style (Thailand) atau JDM (Japan Domestik Market) yang duluan eksis di dalam negeri. Lalu apa saja karakteristik mobil bergaya USDM? Berikut ini adalah karakteristiknya.

  1. Cat “Kulit Jeruk”

Modifikasi ala USDM memang terkesan belum selesai, karena pada bagian bumper-bumper yang berwarna beda dengan bodi, sehingga terkesan belum dicat seperti varian mobil termurah. Tapi bukan sekadar beda warna, karena lapisan catnya seperti permukaan kulit jeruk. Caranya dengan dengan memainkan teknik penyemprotan cat via memperbesar spray anginnya dan setelah itu dilapis pernis. Sebaiknya pakai cat abu-abu atau hitam biar sama seperti beberapa mobil spek Amerika.

Atau pakai cara lainnya, dengan mengandalkan stiker untuk melapis ulang bagian bumper. Pilihannya bisa pakai stiker Oracal warna hitam doff. Tapi pastikan penempelannya rapi karena bumper punya lekukan-lekukan ekstrem.

  1. Menggunakan Hood-Bra

Agar makin terasa tampilan USDM-nya, pemakaian hood-bra juga seringkali dilakukan. Aksesori ini adalah pelapis kap mesin yang dibuat dari kulit. Fungsinya adalah untuk melindungi bagian depan mobil dari kerikil saat mobil berjalan. Saat ini, hood-bra sudah banyak yang custom sebagai pelengkap modifikasi, yang dijual sekitar 450-500 ribu rupiah di beberapa toko aksesori mobil.

 

  1. Aplikasi Intersection Lamp

Yang paling khas dari USDM mungkin detail intersection lamp. Lampu ini dipasang di bagian samping bumper depan. Biasanya, lampu ini akan berfungsi bersamaan dengan hidupnya lampu isyarat belok atau sign. Taapi modulnya diaktifkan bukan untuk membuatnya berkedip, alih-alih intersection lamp menyala diam saja.

Seperti namanya, aliran ini berasal dari United State (US). Aliran USDM memiliki ciri khas yaitu bemper yang lebih besar dibandikan dengan JDM untuk menahan benturan dan juga memiliki lampu tambahan yang berfungsi memberi sinyal ke pengendara dari samping agar dapat melihatnya.

United State Domestic Market adalah mobil berpenampilan elegan dan biasanya di bumper sebelah kanan atau kiri ada lampu tambahan yg berfungsi sebagai signal agar pengendara dari samping bisa melihatnya. Selain itu mobil-mobil USDM rata-rata memiliki part bumper sedikit lebih besar dibandingkan dengan JDM karena ada penahan benturannya dan juga terlihat lebih modis.

 

Bagaimana Bro, sudah tahu kan bagaimana karakteristik modifikasi USDM? Berminat juga untuk memodifikasi mobil kesayangan Mas Bro dengan gaya USDM?

SAMPAIKAN KOMENTAR