Mengenal Jenis-Jenis Modifikasi Jok (Paten, Semi Paten, dan Sarung)
17
Oct
2019
0 Comment Share Likes 671 View

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk membuat kabin mobil jadi terasa lebih nyaman. Selain menambahkan beberapa peranti dan komponen yang menunjang kenyamanan, tak sedikit dari kita juga memilih untuk memodifikasi jok mobil.

Alasannya sederhana yaitu guna menghadapi kemacetan yang tiap hari dilewati. Dan tentunya Mas Bro tidak hanya membutuhkan peran head unit di sektor hiburan, tapi lebih dari itu. Mas Bro butuh kursi yang sangat nyaman.

Tapi itu hanya contoh salah satu kasus saja. Dengan modifikasi jok dengan kulit atau material yang pas, kabin mobil juga akan terlihat lebih mewah dan elegan.

Namun nyatanya, tak banyak yang tahu bahwa ada tiga perbedaan mendasar yang perlu diketahui sebelum memodifikasi jok mobil. Apa saja hal mendasar tersebut? Ada jenis modifikasi jok secara paten, semi-paten, dan sarung. Lalu, apa saja perbedaan dan keuntungan dari ketiga proses modifikasi jok tersebut? Simak ulasan berikut ini ya Mas Bro.

1. Modifikasi Jok Paten Alias Rombak Total

Bisa dibilang, jok paten jadi cara modifikasi jok mobil yang paling baik namun dengan proses pengerjaan yang terbilang paling rumit. Ini karena modifikasi jok paten harus melalui beberapa tahap. Mulai dari pelepasan lapisan jok lama untuk kemudian diganti dengan bahan pelapis yang baru.

Nantinya, akan dilakukan juga proses pengukuran bentuk dan busa agar sesuai dengan pola dari jok bawaan kendaraan Mas Bro. Meski terkesan sedikit lebih rumit, tapi kenyataannya dengan metode ini Mas Bro bisa mendapatkan tampilan jok yang pas, rapi, dan tentunya juga lebih nyaman.



Tak berhenti sampai di situ saja, dengan merombak total jok mobil Mas Bro juga bisa memamerkan kualitas jahitan, pola, model, serta kombinasi warna jok hasil kreasi. Tapi, kalau Mas Bro memilih untuk menggunakan modifikasi jok paten, ya harus rela merogoh kocek lebih dalam. Ini tidak bisa dielak lagi karena proses pemasangan dan pembuatannya yang terbilang sedikit lebih rumit.

2. Modifikasi Jok Semi Paten

Selanjutnya ada modifikasi jok semi-paten yang kini jadi salah satu cara modifikasi jok yang cukup diminati belakangan ini. Hal tersebut karena Mas Bro tidak perlu repot-repot untuk membongkar jok lama secara keseluruhan. Selain itu, biasanya modifikasi semi paten memakan waktu sedikit lebih cepat daripada jok paten.



Dalam modifikasi jok semi-paten, lapisan jok lama tidak akan dilepas, melainkan dilapisi atau ditumpuk dengan menggunakan sarung jok yang sudah dibuat sebelumnya. Nah, agar lebih fit untuk bentuk jok bawaan pabrikan, biasanya, jok semi paten akan dijahit di beberapa bagian pertemuan sarung tersebut. Umumnya, jahitan akan bisa ditemukan di bagian bawah jok.

Tapi biasanya, kualitas modifikasi yang didapatkan tidak sebaik modifikasi jok paten. Ini berkaitan dengan proses penguatan bahan pelapis di jok yang tidak dilakukan secara sempurna.

3. Modifikasi Jok Sarung

Dibandingkan dengan dua jenis modifikasi jok sebelumnya, modifikasi jok sarung bisa dibilang sebagai cara paling mudah dan murah. Berbeda dari modifikasi jok semi-paten, Mas Bro cuma perlu atau membutuhkan ikatan beberapa tali untuk pemasangan pelapis jok bawaan pabrik.

Sebenarnya kalau dibilang modifikasi agak lebay juga sih. Karena cara ini biasanya hanya digunakan untuk sekadar melindungi jok asli agar tidak rusak atau kotor dari tumpahan air atau kopi yang Mas Bro konsumsi. Namun, karena pemasangannya tidak maksimal dan terkesan ‘yang penting ada’, Mas Bro juga akan mendapatkan hasil yang biasa-biasa saja.



Penampilan biasa dari pengaplikasian jok sarung bisa didapat dari misalnya tidak rapi dan menggelembungnya sarung jok. Selain itu, jika Mas Bro kerap berpindah posisi, posisi sarung jok juga bisa ikut bergeser sehingga tidak nyaman untuk digunakan. Meski begitu, biasanya pemasangan jok sarung lebih murah jika dibandingkan dengan dua jenis sebelumnya.

Nah itu tadi tiga jenis modifikasi jok secara singkat. Ada paten, semi paten, dan modifikasi sarung jok. Kesimpulannya, kalau hanya untuk sekadar menjaga kebersihan material utama jok bisa menggunakan sarung jok saja. Lain hal kalau peruntukannya untuk racing dan kontes modifikasi interior, rasanya harus yang paten. Kalau bujet Mas Bro sangat terbatas, semi paten bisa jadi alternatif kayaknya.

SAMPAIKAN KOMENTAR