Mengenal Divisi BMW M
08
Oct
2019
0 Comment Share Likes 183 View

Jika kita perhatikan, BMW yang memiliki huruf M di dalam nama serinya merupakan jenis mobil BMW yang memiliki kecepatan tinggi. Hal ini biasanya menandakan bahwa mobil tersebut adalah hasil rakitan divisi M dari BMW. Divisi M sendiri berdiri pada tahun 1972. Pada awalnya divisi M bernama BMW Motorsport GmbH.

Pada awal didirikannya, berbekal dengan BMW 2002 Turbo dan BMW 3.0 CSL, BMW Motorsport GmbH mewakili nama BMW di ajang balap internasional. Di tahun berikutnya, BMW 3.0 CSL berhasil memenangi balap ketahanan Nurburgring 24 jam serta kejuaraan balap turing Eropa. BMW M3 E30 menyusul setelahnya pada 1986. Kedua model ini menjadi ikon BMW yang bertahan hingga saat ini.

BMW M3 sendiri membuktikan namanya dengan menjuarai balap turing Jerman DTM yang dikemudikan oleh Roberto Ravaglia. Berkat kemenangan ini pula, BMW seri 3 E30 menjadi incaran. Pihak BMW sadar bahwa BMW Motorsport sangat membantu dalam penjualan BMW. Makanya, BMW Motorsport baru menjadi BMW M GmbH dan bertanggung jawab dalam pengembangan BMW sehingga dapat memproduksi M5, M3, M6, M4 serta X5 M dan X6 M.

 

MOBIL BMW M YANG ADA DI INDONESIA

Di Tanah Air, barisan mobil produksi divisi Motorsport BMW yang operasionalnya dilakukan oleh BMW M GMBH tersedia lengkap. BMW Group Indonesia paham betul bahwa ada segmen penggemar BMW yang fanatis pada seri M ini, karenanya mereka aktif menawarkan lini ini. Berikut beberapa model mobil BMW M yang hadir di Indonesia.

  1. M2 Coupe

Ini adalah lini terbaru, termurah, dan merupakan mobil M-Series terkompak dengan mesin 6-silinder segaris yang ada di Indonesia. BMW M2 Coupe adalah versi paling ganas dari lini 2-series yang ada di Indonesia. Selain M2, 2-series tersedia dalam komposisi Coupe M235i, Active Tourer hatchback dan Gran Tourer yang kami sebut sebagai MPV.

Bermodalkan mesin 3,0 liter dengan konfigurasi 6-silinder segaris yang diimbuhkan TwinPower Turbocharged, mobil ini bisa menghasilkan tenaga hingga 370 PS. Torsinya sendiri mencapai 500 Nm dengan fungsi overboost yang terdapat pada mesin dan turbonya. Akselerasi 0-100 km/jam, diklaim mampu ditempuh dalam waktu 4,3 detik saja.

Uniknya, meski berukuran kompak BMW Group Indonesia menyebut mobil ini bisa melakukan drifting dengan aman. Jadi jika pada seri biasa hanya terdapat dua tingkat kestabilan kendaraan, yakni saat DSC (Dynamic Stability Control) aktif atau tidak, pada seri M2, terdapat satu mode tambahan, M Dynamic Mode. Dengan mode ini, komputer memungkinkan mobil untuk mendapatkan slip yang lebih banyak ketika terjadi over-understeer, namun tetap dengan toleransi dan masih dalam pantauan sistem DSC. M2 mulai dijual di Tanah Air sejak Mei 2016 dengan harga Rp 1,349 milliar (off the road)

 

  1. M3 Sedan

Bicara soal mobil BMW rakitan divisi M, maka seri BMW M3-lah yang identik sebagai sosok paling tenar. Popularitasnya sebagai mobil sport produksi masal yang paling laris yang dimiliki BMW memang tak perlu diragukan lagi. Bodinya hanya tersedia dalam format sedan 4 pintu.

Pada generasi terbarunya saat ini, M3 menggunakan unit mesin 3,0 liter 6-silinder segaris. Sekilas mirip dengan mesin yang digunakan M2, namun mesin ini mampu memproduksi tenaga hingga 431 PS dan torsi 550 Nm. Cukup besar untuk ukuran mobil sedan. Dan hanya di Indonesia, ada edisi khusus BMW M3 yang ditujukan untuk para anggota komunitas M-Series (MOCI) yang jumlahnya sangat terbatas. Dibekali dengan fitur launch control, M3 diklaim dapat menempuh akselerasi 0-100 km/jam dalam tempo 4,1 detik.

 

  1. M4 Coupe

M4 hanya tersedia dalam varian Coupe. Mobil berharga Rp 1,969 milliar (off the road) ini menggunakan mesin yang persis sama dengan M3. Unit 6-silinder segaris dengan produksi tenaga hingga 431 PS. Putaran mesinnya diklaim bisa mencapai 7.300 RPM. Mesin ini juga memungkinkan produksi tenaga yang besar berkat aplikasi Bi-Turbo atau turbo ganda, spesial racikan divisi M untuk menaikkan performa mesin dengan boost ekstranya. Jika dilihat sekilas, penampilannya tak jauh berbeda dengan M3, kecuali dengan dihilangkannya pintu belakang. Garis desain dan wajahnya pun sama persis dengan M3.

 

  1. M5 Sedan

BMW M5 bukan varian pelengkap line-up performa tinggi BMW. Mobil ini memang ditujukan untuk eksekutif yang membutuhkan sedan mewah. 5-series adalah mobil untuk mereka yang menginginkan pengalaman berkendara dengan kenyamanan optimal di bangku belakang.

Varian M5 memang secara visual tidak seperti BMW M2, M3, atau M4 yang tampil sangat agresif, sangat maskulin, dan mementingkan aerodinamika di atas segalanya. M5 tampil lebih elegan, yang menyembunyikan performa tinggi dibalik aura elegan yang dipancarkannya.

Mesin yang digunakan pada mobil M5 ini justru merupakan unit mesin terbesar yang ada pada sedan lansiran BMW di Indonesia. Mesin V8 4,4 liter dengan dua buah turbo untuk tiap empat silindernya mampu membuat mesin ini menghasilkan tenaga mencapai 560 PS, dengan torsi 680 Nm. Namun tenaga sebesar itu memang dibutuhkan agar M5 yang bobotnya hampir 2 ton ini bisa melaju cepat. Karenanya figur akselerasinya pun sebenarnya tak terlalu istimewa meski tenaganya besar, hanya 4,3 detik untuk menempuh 0-100 km/jam. Banderol pada seri facelift yang saat ini masih beredar di Indonesia ditetapkan BMW Group Indonesia selaku Agen Pemegang Merek BMW di Tanah Air senilai Rp 3,189 milliar.

 

  1. M6 Coupe

6-Series yang kontroversial pun punya varian yang sudah dirakit ulang oleh divisi M. Di Indonesia, mobil ini ditawarkan dengan dua format pintu, dua (Coupe) dan empat (Gran Coupe). Sulit memang menyebutnya sebagai Coupe lantaran dimensinya yang terlihat sangat panjang. Dengan bodi yang bobotnya hanya 2 ton kurang 10 kg, BMW M6 menawarkan mesin yang sama dengan M5. Karena bodinya lebih baik secara aerodinamika dan bobotnya lebih ringan 5 kg dari M5, M6 pun bisa melaju lebih cepat ketika berakselerasi 0-100 km/jam, yakni hanya 4,2 detik (lebih cepat 0,1 detik).

Jika dilihat dari luar, sosoknya memang tak terlalu berbeda dengan 6-series biasa kalau tidak memperhatikan fender dan ban yang lebih bengkak. Namun pada interior, sentuhan khas ornamen M dengan panel karbon, dan nuansa hitam mendominasi seluruh kabin. Tenaga ekstra 240 PS pasti akan sangat terasa baik dari lengkingan mesin maupun laju yang lebih melesat ketika M6 dan 6-Series bersanding.

Harga yang dirilis BMW untuk M6 Coupe adalah Rp 3,549 milliar dan Gran Coupe 3,839 milliar. Harga ini membuatnya menjadi BMW termahal yang dijual di dealer-dealer BMW Indonesia. Bahkan jika konsumen merasa spesifikasinya masih kurang mewah, BMW juga menawarkan varian Gran Coupe Exclusive.

 

  1. X5 M

Mesin yang digunakan oleh mobil ini adalah mesin berkonfigurasi V8 4,4 liter yang sama dengan yang dibenamkan pada M5. Begitupun pada X6 M. Hanya saja output dan sistem penggeraknya yang berbeda. Jika pada M5 penggeraknya roda belakang, pada X5 tenaga dialirkan ke empat roda untuk memastikan cengkraman roda di setiap ban siap menjaga kestabilan pengendalian mobil SUV ini.

Pada BMW X5 M, produksi tenaganya lebih tinggi, mencapai 575 PS. Tenaga ini dibutuhkan untuk menjamin performa X5 M andal ketika dilajukan. BMW mengklaim akselerasinya bisa dicapai dengan watu 4,2 detik saja. Angka yang sangat mencengangkan untuk sebuah SUV.

Dimensi bodi X5 M dibuat lebih aerodinamis berkat fascia yang lebih berkesan mobil sport dengan airdam besar di bagian muka. Ban yang digunakan juga lebih besar, lebih lebar dari seri X5 standar. Ini tentunya untuk menjamin cengkraman yang lebih baik ketika roda mengincar traksi. Harga Rp 3,359 milliar (off the road) ditawarkan bagi mereka yang membutuhkan SUV dengan performa layaknya sedan M5.

 

  1. X6 M

Bermodalkan mesin terkuat yang pernah diciptakan BMW untuk mobil produksi masalnya, X6 M menawarkan performa yang sama persis dengan X6 M. Meski komposisinya tampak lebih aerodinamis, namun menurut klaim BMW, akselerasinya sama dengan X5 M. 4,2 detik waktu yang dicatat untuk menempuh 0-100 km/jam.

Desain eksteriornya lebih menawan dibanding tipe standar yang dijual di Tanah Air, yakni X6 xDrive35 i. Perbedaannya memang tidak signifikan karena wajah X6 dalam kondisi belum disentuh divisi M saja sudah cukup garang. Dalam kabin X6 M dipasang banyak perangkat khas BMW M GMBH, seperti jok bucket, ornamen karbon, dan lainnya. Uniknya, meski ini adalah mobil M series, namun sisi elegan pada X6 M tetap dipertahankan. Nampaknya BMW mencoba menjaga kasta X6 sebagai SUV termewah yang pernah mereka produksi.

SAMPAIKAN KOMENTAR