Memaksimalkan Fungsi Google Maps untuk Momok Kemacetan di Musim Liburan
12
Jun
0 Comment Share Likes 109 View

Masih dalam suasana liburan, seluruh stage holder dilibatkan guna menciptakan keselamatan dan kenyamanan dalam perjalanannya. Mengimplementasikan liburan yang menyenangkan tentu harus dibangun karena pada hakikatnya memang itulah fungsinya dan ini harus diperjuangkan. Salah satunya adalah menghindari kemacetan.

Menurut Brigjen Pol Chyishnanda Dwilaksana selaku Dirkamsel Korlantas Polri ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk dapat mewujudkan liburan yang ideal dalam konteks fasilitas kondisi jalanan. Diantaranya membudayakan para petugas maupun masyarakat menggunakan peta digital sebagai acuan atau setidaknya sebagai petunjuk awal.

Dirinya pun menambahkan bahwa dalam praktiknya, petugas lapangan juga memeriksa informasi yang didapat dari Maps dengan hasil pantauannya sendiri. Nah, kalau jalur sudah berwarna merah pekat harus segera dicairkan. Pihak kepolisian pun khususnya Korlantas kemudian akan membuat hasil analisa atas pelayanan.

Musim mudik Lebaran kemarin menyisakan laporan yang menarik. Kepolisian dalam hal ini Korlantas juga memanfaatkan aplikasi Google Maps untuk mengatur kondisi jalan. Intinya, petugas polisi lalu lintas bisa dianalogikan sebagai dokter jantung yang mengobati sumbatan dari hasil pindai MRI. Bukan cuma itu, pihak kepolisian khususnya Korlantas membuat hasil analisa atas pelayanan mudik lebaran.

Tidak hanya itu, Korlantas juga membangun Instan Intellegence Traffic Analysis sebagai dasar modernisasi Polantas. Sementara itu, nantinya Operasi Ketupat tahun 2020 akan dilakukan Electronic Toll Collection sebagai solusi andalan guna mengatasi masalah perlambatan di gerbang tol.

Lalu bagaimana dengan para pelancongnya? Memanfaatkan aplikasi Google Maps tentu merupakan perihal yang harus dilakukan dan menjadi solusi yang praktis. Meskipun telah didukung infrastruktur yang lebih baik, namun tidak sedikit masyarakat yang masih kerap kebingungan mencari jalan ke tempat tujuan berliburnya.

Aplikasi Google Maps sering digunakan sebagai perangkat bantuan navigasi untuk mencari rute jalan yang lebih cepat dan mudah. Lalu bagaimana cara melihat kemacetan di Google Maps?

Sederhana.

Melihat Kemacetan via Google Maps

Aplikasi Google Maps bukanlah barang baru, dan hampir semua pengguna ponsel pintar telah menggunakannya. Penggunaannya sangat mudah dan sederhana, begitu juga ketika melihat kemacetan di jalur destinasi kita. Tapi sebelumnya, harus dipastikan dulu ponsel Mas Bro sudah terkoneksi internet. Selain itu, GPS di ponsel Mas Bro sekalian juga harus sudah aktif. Pasalnya, aplikasi Google Maps akan terus melakukan pembaruan atau update untuk menampilkan data visual yang aktual atau real time.

Berikut langkah mudah cara melihat kemacetan di Google Maps:

  1. Aktifkan GPS yang ada pada ponsel Mas Bro
  2. Bukalah aplikasi Google Maps yang ada di smarphone-nya
  3. Tentukan lokasi tujuan dengan cara menuliskan alamat lokasi tujuannya di kolom "Search Here" pada bagian atas.
  4. Selanjutnya pilih alamat yang dituju dan klik alamat yang tertera.
  5. Kemudian Mas Bro bisa langsung klik "Direction" untuk menunjukan rute menuju lokasi tujuan.

Nah, pada tahap ini Mas Bro bisa lihat rute jalan dengan berbagai macam warna, ada warna merah, kuning, dan hijau. Untuk cara melihat jalan macet di Google Maps, maka Mas Bro cuma perlu memperhatikan rute jalan yang berwarna merah. Ini artinya jalanan tersebut tengah dalam kondisi macet. Semakin gelap warnanya maka semakin macet juga kondisi lalu lintasnya.

Kondisi Jalan dalam Arti Warna

Tadi sempat disinggung mengenai warna merah sebagai penanda kondisi jalan yang macet. Tapi warna merah tersebut bukan warna satu-satunya yang ada di Google Maps. Mungkin Mas Bro juga bertanya-tanya apa maksud dari indikasi warna lainnya. Warna jalan yang ada di Google Maps adalah kuning, biru, dan merah.

Warna Merah: Ini jelas, kalau Mas bro menemukan warna merah di Google Maps itu artinya jalur tersebut tengah dalam kemacetan. Seperti yang disebutkan juga sebelumnya, kalau semakin tua warna merahnya maka semakin padat atau macet juga jalanan tersebut. Kalau sudah tahu, Mas Bro lebih baik sebisa mungkin untuk menghindari jalur tersebut, ya.

Warna Kuning: Secara indikator, warna kuning di Google Maps menunjukan kepadatan lalu lintas yang masih ringan dibandingkan warna merah. Meskipun penuh dengan kendaraan dan terkesan tersendat, tapi jalanan berwarna kuning ini masih bisa dilalui oleh kendaraan dan tidak terlalu macet.

Warna Biru: Sudah pasti ini kebalikan dari warna merah. Artinya, tanda warna biru mengartikan jalanan yang lengang serta relatif lancar jaya. Jadi Anda tidak perlu khawatir akan kemacetan.

Nah, itu tadi seputar bagaimana memanfaatkan aplikasi Google Maps untuk menghindari kemacetan selama liburan ini. Meskipun begitu, dihimbau juga untuk tidak selalu tergantung kepada teknologi. Saat tersesat dan tidak ada sinyal, biasakan untuk tidak segan bertanya kepada warga sekitar.

Selamat berlibur, dan semoga selamat sampai tujuan!

SAMPAIKAN KOMENTAR