Mau Pasang Strut Bar dan Sway Bar? Pahami Dulu Konsekuensinya
13
Sep
0 Comment Share Likes 122 View

Untuk meningkatkan kestabilan mobil, berbagai komponen dapat disematkan. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah sway bar dan strut bar yang kerap digunakan oleh para modifikator. Namun, pemasangan kedua komponen tersebut sebenarnya bukan tanpa pehitungan yang matang.

Banyak orang yang salah mengira keduanya merupakan komponen yang sama. Walaupun secara fungsi sama, namun tempat pemasangan dari strut bar dan sway bar berbeda. Lalu apa fungsi sway bay dan strut bar? Berikut penjelasannya.

Strut bar merupakan komponen standar yang kerap digunakan mobil sport. Untuk mobil balap, strut bar ini adalah komponen mobil yang wajib dimiliki. Namun saat ini, strut bar sudah dijual secara umum. Fungsi stabilizer untuk mobil jenis strut bar ini adalah untuk menjaga kestabilan mobil saat melaju dalam kecepatan yang tinggi.

Strut bar sendiri dipasang di bagian atas shockbreaker yang menghubungkan atau mengunci sisi kanan dan kiri. Hal ini bertujuan untuk mengurangi fleksibilitas shockbreaker pada kedua sisi ketika mobil bermanuver tajam. Efeknya ialah handling menjadi lebih stabil.

Sedangkan sway bar merupakan komponen yang fungsinya menghubungkan kedua pangkal suspensi sisi roda kanan dan kiri. Sway bar telah menjadi kelengkapan standar di suspensi depan. Bila perangkat ini dipasang, tentunya akan membuat mobil menjadi lebih stabil, sehingga efek body roll saat bermanuver pun dapat diredam.

Lalu, apa efek yang dihasilkan ketika kedua komponen ini dipasang di mobil harian? Efek negatif dari memasang keduanya yaitu kenyaman berkendara menjadi berkurang. Mobil yang dipasangkan strut bar dan sway bar tentunya akan menjadi lebih rigid akibat fleksibilitas suspensi yang berkurang.

Hal tersebut dikarenakan fleksibilitas suspensi terhadap sasis telah direduksi oleh sway bar, kenyamanan berkendara pastinya akan semakin berkurang, meskipun kestabilan tercapai dengan baik. Sudah lebih paham mengenai strut bar dan sway bar?

 

SAMPAIKAN KOMENTAR