Lewat Jalur Alternatif? Perhatikan Hal Berikut
21
May
0 Comment Share Likes 153 View

Perjalanan mudik Lebaran biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding hari-hari biasa. Hal ini lantaran jalur mudik yang selalu padat akan kendaraan sehingga menyebabkan kemacetan panjang.

Ya kemacetan tersebut sering kali terjadi karena memang banyak orang yang pulang ke kampung halaman untuk silaturahmi di hari raya Idul Fitri. Bisa dibilang semua pendatang yang bekerja di kota besar kembali ke kampung halamannya masing masing.

Nah umumnya para pemudik lebih memilih untuk membawa kendaraan pribadi mereka untuk pulang ke kampung halaman. Hal tersebut lantaran agar mobilisasi mereka di kampung halaman lebih mudah dan nyaman dibandingkan dengan menggunakan transportasi umum.

Karena waktu mudik bisa dibilang berbarengan, maka tidak menutup kemungkinan jalan yang dilalui pemudik dilanda macet total. Saat menghadapi kondisi macet ketika mudik Lebaran, Anda pastinya ingin melewati jalur yang lebih lancar, dengan harapan dapat cepat sampai ditempat tujuan. Hal inilah yang membuat banyak orang memilih untuk berkendara di jalur alternatif mudik Lebaran. Para pemudik yang ingin menghindari kemacetan parah biasanya memilih jalur ini dibanding jalur utama.

Tetapi sebenarnya, selain memiliki keuntungan terhindar dari kemacetan parah dan lebih cepat sampai tujuan, jalur alternatif mudik Lebaran juga memiliki resiko tertentu yang perlu mendapat perhatian dari para pemudik.

Nah sebelum melewati jalur alternatif, ada baiknya kita mempersiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Apa saja?

Mengerti Rute

Sebaiknya Anda tidak sembarangan melewati jalur alternatif mudik Lebaran jika Anda tidak tahu detailnya secara jelas. Hal ini memiliki konsekuensi tersendiri bagi Anda saat ingin mengambil jalan alternatif. Anda harus mengenal benar rute dari jalur alternatif yang Anda tempuh itu sehingga tidak membuat malah jadi tersesat dan memakan waktu tempuh lebih lama.

Keberadaan Bengkel
Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mengambil jalur alternatif adalah keberadaan bengkel di jalan tersebut. Biasanya di jalan alternatif jarang ditemui bengkel yang tentunya diperlukan saat kendaraan mengalami masalah di perjalanan. Posko atau Bengkel Siaga yang didirikan oleh para produsen otomotif di Indonesia juga biasanya tidak mengambil lokasi di jalur-jalur alternatif.

Waspada Kejahatan
Ketika memutuskan menempuh jalur alternatif, Anda juga wajib waspada dengan tingkat kejahatan yang lebih tinggi di jalan-jalan kampung. Pada jalur alternatif, penerangan jalan juga tak selengkap jalur utama. Ini biasanya dimanfaatkan oleh pelaku tindak kriminal di malam hari.

Perhatikan Kondisi Jalan
Beberapa jalan alternatif juga banyak memiliki kondisi jalan yang kurang rata atau permukaanya kurang bagus. Hal ini tentunya akan berikan masalah di kaki-kaki kendaraan Anda jika tidak hati-hati. Selain itu, waspada saat melewati jalan yang ada genangan air. Jangan sampai genangan air yang Anda lewati dalam sehingga ruang bakar terkena air.

Pastikan Bahan Bakar Dalam Kondisi Penuh

Ketika kita ingin melewati sebuah jalan alternatif baik saat mudik atau saat melakukan perjalanan, ada baiknya kita isi penuh terlebih dahulu bahan bakar kendaraan kita. Pasalnya kita tidak tahu apakah jalan yang akan kita lewati ini ada stasiun pengisian bahan bakar atau tidak. Jangan sampai ketika kita lewat jalan alternatif agar bisa lebih cepat tapi malah justru lebih lama lantaran mobil kita mogok karena kehabisan bahan bakar.

SAMPAIKAN KOMENTAR