Ketahui Dulu Apa Itu Coating Mobil, Biar Nggak Sembarangan Beri Proteksi Cat
03
Apr
0 Comment Share Likes 316 View

Coating mobil merupakan salah satu proses dari auto detailing. Proses coating dilakukan dengan memoleskan lapisan khusus pada permukaan cat mobil sehingga dengan adanya lapisan baru ini membuat tampilan bodi mobil jadi semakin mengkilap alias kinclong. Selain itu, tampilan mobil kesayangan juga jadi tampak tidak kusam dan tentunya mempermudah dalam melakukan perawatan eksterior mobil. Namun pada dasarnya coating adalah untuk memberi perlindungan atau proteksi demi kualitas cat mobil tetap terjaga.

Namun yang perlu diketahui, ternyata metode perlindungan cat atau proteksi ini pun ada jenisnya. Secara waktu perkembangannya, proteksi dibagi tiga jenis. Yaitu wax, sealant, dan ceramic. Lalu apa perbedaannya padahal fungsinya sama-sama untuk proteksi cat mobil? Berikut adalah penjelasannya.

 

Jenis Proteksi Cat Mobil

Wax

Seperti namanya, wax adalah metode perlindungan cat bodi mobil menggunakan cairan serupa lilin. Biasanya terdiri dari bahan dasar alami atau natural wax seperti carnauba dan beberapa minyak natural. Rata-rata wax ini berbentuk pasta, karena hampir mustahil untuk membuat carnauba dalam bentuk cair.

Hanya saja, perlindungan wax punya usia pakai yang lebih singkat. Lapisan wax pada umumnya akan bisa hilang dalam 3-5 kali proses cuci. Kalau lapisannya sudah hilang maka perlindungan waxing perlu dilakukan lagi agar cat tetap terlindungi. Kalau tidak dilakukan, risiko lain akan bermunculan seperti misalnya jamur atau water spot (kerak air) akan mudah hinggap di permukaan cat mobil tersebut. Seperti yang sempat disinggung di awal, selain carnauba, bahan wax yang banyak beredar umumnya montan dan paraffin.

Sebagai catatan, secara kualitas, wax memang kurang baik untuk perlindungan. Namun kini waxing lebih sering digunakan untuk perawatan cat bodi kendaraan. Proses waxing kerap dilakukan untuk diaplikasikan pada saat mobil baru keluar dari showroom alias masih baru.

Sealant

Berikutnya ada sealant, nih mas bro. Sealent merupakan salah satu jenis perlindungan bodi mobil juga yang lebih menjaga catnya. Sealant sendiri biasanya terdiri dari bahan dasar buatan manusia alias sintetik, mas bro. Produk ini bisa berbentuk pasta, cairan kental, cairan encer (yang kemudian di-spray). Layaknya perlindugan cat wax, sealant juga bisa hilang namun dalam waktu yang lebih lama dibandingkan wax.

Sealant biasanya akan habis atau hilang seiring pemakaiannya. Yang dimaksud pemakaian di sini tentunya lapisan sealant akan hilang akibat dicuci atau karena faktor lingkungan. Jadi, agar terus terlindungi sealant perlu dilakukan pelapisan secara berulang-ulang. Rata-rata daya tahan perlindungan sealant pada bodi mobil adalah 3 hingga 24 bulan untuk iklim dan cuaca di negara subtropis. Tapi untuk kondisi cuaca dan tingkat polusi di Indonesia yang notabene beriklim tropis lapisan sealant hanya tahan sekitar 1-3 bulan.

Halaman selanjutnya

Coating

Seperti yang dijabarkan sebelumnya, coating juga merupakan paint protection. Bahan dasar coating juga merupakan cairan sintetik atau buatan manusia yang dirancang untuk bisa melekat secara permanen pada cat sebagai pelindung. Ya mas bro, coating ini bisa dikatakan permanen menempel di bodi mobil karena coating tidak bisa hilang kecuali memang sengaja dihilangkan atau dirusak. Produk ini hanya tersedia dalam bentuk cairan saja, bisa cairan kental atau cairan encer (spray).

Belum selesai sampai di situ saja nih, mas bro. Perlu diketahui bahwa coating punya dua jenis, yaitu nano coating dan ceramic coating. Perbedaannya sendiri ada pada pengembangan bahannya, mas bro.

  1. Nano Coating

Kalau nano coating, seperti namanya, adalah cara melapisi bodi mobil dengan cairan khusus berukuran nano. Lantaran berukuran nano, proteksi bisa maksimal untuk melapisi partikel yang berukuran nano.

Tapi sayangnya nano coating ini dinilai cukup berbahaya untuk lingkungan dan manusia, mas bro. Kandungan kimia berukuran nano ini bisa menjadi racun yang berbahaya jika masuk ke dalam tubuh, terutama bagi aplikatornya (pekerjanya).

  1. Ceramic Coating

Ceramic coating pun tidak jauh berbeda dengan nano coating, hanya bahannya saja yang berbeda. Ceramic menggunakan cairan berkandungan keramik khusus. Tapi proteksi ini memerlukan perawatan khusus dan biaya yang tidak murah.

  1. Nano Ceramic Coating

Nano ceramic adalah penggabungan dari kedua jenis proteksi sebelumnya yang menjadikan lapisannya akan jadi lebih keras dan tebal, mas bro. Lapisan ini dapat memberikan perlindungan terhadap cat lebih lama dan lebih kuat. Biasanya nano ceramic bisa bertahan hingga tahunan. Kebanyakan para distributor produk coating ini mengklaim bisa bertahan hingga lima tahunan.

Kelebihan Coating Mobil

  1. Melindungi Cat Mobil dari Paparan Sinar UV

Sudah bukan rahasia lagi bahwa sinar UV bisa berdampak buruk bagi cat mobil. Apa lagi untuk mobil yang terlalu sering dijemur atau diparkir di bawah paparan panas sinar matahari langsung. Oleh karena itu, lapisan coating berfungsi untuk melindungi cat mobilnya tersebut berkat lapisan tebal coating. Tampilan dari mobil yang di-coating akan memiliki tampilan yang berbeda. Tampilan mobil akan lebih glossy atau mengkilap dan terlihat segar.

  1. Meningkatkan Efek Water Repelient

Dalam proses coating juga memiliki beberapa efek, salah satunya adalah efek water repelient. Awamnya, efek water repelient serupa dengan efek yang dihasilkan daun talas terhadap air di permukaannya. Tanpa coating, saat hujan tentu kerap kali menemukan endapan air dan meninggalkan bekas pada permukaan cat mobilnya. Air akan mengering dan permukaan cat akan muncul kerak air atau bahkan jamur.

  1. Meningkatkan Daya Tahan dari Goresan

Jangan beranggapan bahwa mobil yang dilapisi coating akan berubah menjadi mobil anti gores. Tapi setidaknya dengan lapisan coating mampu mengurangi risiko cat mobil terkena goresan langsung.

  1. Mobil Mengkilap Lebih Lama

Jika kita membicarakan tentang hal ketahanan kilapan pada cat mobil, lapisan coating memiliki kualitas yang lebih unggul dari pada polesan biasa seperti sealant atau wax tadi. Kedua lapisan tersebut hanya mampu bertahan dalam rentang waktu yang sedikit (1 hingga 3 bulan) dan mudah pudar serta mudah hilang. Tapi dengan coating, proteksi menawarkan tingkat kualitas ketahanan bertahun-tahun.

1 2
SAMPAIKAN KOMENTAR