Kenapa Mobil Punya 4, 5, dan 6 Baut?
18
Jun
2019
0 Comment Share Likes 587 View

Mungkin banyak diantara kalian yang terkadang bingung sama jumlah baut pada velg mobil. Iya, kenapa ya ada yang 4 baut ada yang 5 baut, bahkan ada juga yang 6 baut? Pertanyaan seperti itu sering kali terucap bagi beberapa orang yang belum mengetahui secara pasti.

Sebenarnya, ada beberapa hal yang harus diketahui. Jumlah baut pada velg mobil diatur berdasarkan PCD atau Pitch Circle Diameter. PCD ini merupakan bagian yang penting di velg, dan sangat wajib diperhatikan. Istilah lain dari PCD ada juga yang menyebut bolt pattern atau stud pattern.



Lalu, kenapa ya terkadang jarak antara baut-baut velg ini berbeda-beda? Kode PCD juga menerangkan jumlah baut yang digunakan, seperti 4, 5 atau 6 baut. Mobil kecil misalnya, mengapa memakai PCD 4X100. Angka tersebut berarti mobil memakai 4 buah baut dengan ukuran PCD 100 mm.

Ada juga beberapa mobil yang memakai 5X114,3 yang artinya memakai 5 baut dengan ukuran 114,3 mm. Lalu, kenapa setiap ukuran PCD mobil berbeda-beda ya? Apa yang membuat PCD tersebut berbeda-beda? Hal tersebut dikarenakan bobot dari mobil itu sendiri. Biasanya, mobil dengan bobot yang ringan rata-rata memakai baut 4.



Ukuran baut yang digunakan biasanya 100 mm. Hal tersebut karena bobot mobil yang ringan. Sedangkan untuk SUV, memakai PCD 6x139,7. Yang artinya memakai 6 baut dengan ukuran 139,7 mm. Hal tersebut dikarenakan SUV memiliki bobot yang cukup berat. Performa mesin dari mobil tersebut juga berbeda dibanding mobil dengan PCD yang lebih kecil.

Selain PCD, offset velg mobil juga wajib diperhatikan. Offset sendiri merupakan patokan yang menandakan seberapa besar permukaan tengah velg menjorok ke dalam atau ke luar. Hal itu ditandai dengan bilangan angka plus kode berjuluk ET. Semisal ET 25, ET 45 dan seterusnya. Semakin kecil angka, maka penampang tengah pelek makin celong ke dalam dan menjauhi bibir velg.



Sebaliknya, semakin besar angkanya, penampang tengah velg akan menjorok ke luar mendekati bibir velg Berarti, posisi velg masuk ke dalam fender. Jika salah dalam menentukan offset velg, maka akan berisiko dinding ban akan bergesekan dengan bibir fender jika posisi velg terlalu keluar. 

SAMPAIKAN KOMENTAR