Kenalin! Para Pembalap Wanita Tangguh Pelibas Trek Balap Dunia
08
Aug
2019
0 Comment Share Likes 324 View

Arena balapan umumnya dianggap sebagai wilayah bermain para pria. Kaum Adam sangat mendominasi dalam menggeber performa mobil di lintasan trek seakan ingin membuktikan kejantanannya dengan siapa yang lebih dulu menyentuh garis finis. Termasuk di Formula 1 sebagai ajang balap mobil paling bergengsi di dunia. Kesemua peserta pembalapnya adalah pria. Namun ada tim F1 yang pernah memiliki pembalap penguji wanita, loh. Salah satunya Carmen Jorda yang menjadi pembalap penguji di tim F1 Lotus pada 2015.

Tapi regulasi di ajang balap lain rupanya membuka peluang bagi kaum Hawa untuk bisa bertanding di lintasan balap. Sebut saja IndyCar dan NASCAR. Kedua ajang ini memungkinkan pembalap wanita untuk turun beradu kecepatan. Selain itu, para pembalap wanita juga berkesempatan bersaing di ajang Australia Supercars dan V8s.

Nah, memang siapa saja sih pembalap wanita yang populer di dunia? Seberapa jagonya, sih?

Berikut adalah lima pembalap wanita yang punya paras cantik dan mampu mendulang segudang prestasi bergengsi dari kancah balapan mobil dunia, seperti dilansir Daily Star:

Renee Gracie

Pembalap wanita pertama muncul nama Renee Gracie. Pembalap asal Australia ini dianggap piawai di lintasan trek lantaran punya bakat hebat. Wanita kelahiran 5 Januari 1995 (24) ini memulai karir balapnya di ajang gokar pada tahun 2013-2014. Renee pun disebut tak butuh waktu lama untuk bersaing dalam berbagai pacuan juara sehingga mampu mencuri perhatian publik.

Bakatnya tersebut kemudian membawanya ke tim motorsport Paul Morris Motorsport untuk berlaga di ajang Supercars Dunlop Series. Hingga akhir musim balapan, namanya tercatat di posisi ke-18 dengan poin 634. Prestasi terbaiknya kala itu adalah finis di posisi 12.

Informasinya terakhir muncul tahun 2017, Renee Gracie pindah ke Dragon Motor Sport untuk berlaga di Super2 Series (dulu Supercar Dunlop Series). Sayangnya, setelah serangkaian hasil buruk dengan hanya sekali berada di 10 besar dalam 17 balapan dan keterbatasan dana, Renee digantikan oleh pembalap yang lebih muda, Jordan Boys.

Cyndie Alleman

Pembalap wanita dunia berikutnya ada Cyndie Alleman. Ia sendiri merupakan putri dari seorang juara gokar asal Swiss, Kurt Allemann. Maka tak heran, bakat balapnya mengalir kencang dari sang ayah.

Cyndie pun telah mencicipi gelar juara untuk pertama kali pada usia 13 tahun. Kala itu dirinya berhasil mengantongi titel juara di kejuaraan Eropa level junior di arena balap gokar. Prestasinya tersebut membawanya ke ajang balap yang lebih besar lagi.

Petualangan Allemann kemudian berlanjut ke ajang EuroF3, IndyLights, dan balapan GT. Dia juga pernah tampil pada balapan legendaris 24 Hours of Le Mans. Kemudian pada musim 2012, Cyndie mengendarai Audi R8 LMS bersama tim Hitotsuyama Racing demi berlaga di Super GT. Wanita kelahiran 4 April 1986 (33) ini pun menjadi pembalap wanita pertama di sepanjang sejarah ajang tersebut.

Courtney Force

Courtney Force merupakan satu dari tiga perempuan bersaudara yang lihai menggeber gas mobil di lintasan lurus drag. Courtney sendiri dikenal sebagai pembalap perempuan yang cukup sensasional dari Amerika Serikat. Wanita yang lahir pada 20 Juni 1988 (31) ini adalah putri termuda dari pembalap drag asal Amerika Serikat, John Force.

Soal prestasi, Courtney bisa dibilang punya raihan yang sangat moncer. Wanita ini berhasil memegang rekor sebagai pembalap perempuan yang mengoleksi kemenangan terbanyak pada seri National Hod Rod Association. Menariknya, gelar tersebut dicuri dari saudara perempuannya sendiri, Ashley Force.

Sayangnya, sejak 24 Januari 2019 yang lalu, Courtney menyatakan undur diri dari ajang balapan drag.

Carmen Jorda

Nama berikutnya dalam daftar pembalap wanita dunia adalah Carmen Jorda. Carmen pernah menghabiskan tiga musim di GP3 dan mencicipi status sebagai pembalap penguji di F1. Pembalap Spanyol ini mungkin bisa dibilang sebagai perempuan yang paling dekat dengan balapan F1 dalam kurun waktu dua dekade terakhir.

Jorda bergabung dengan tim F1 Lotus sebagai pembalap penguji pada 2015. Meski akhirnya Lotus berganti menjadi Renault pada 2016, Jorda tetap bertahan. Wanita asal Spanyol kelahiran 28 Mei 1988 (31) ini pun sempat menggeber mobil V8 untuk Renault Sport, dan juga berkiprah di kancah IndyLights.

Bukan hanya pembalap, Jorda juga merupakan seorang superstar. Carmen Jorda bahkan pernah menjadi kameo di film Cars 3 versi Spanyol.

Tatiana Calderon

Nama terakhir di daftar pembalap wanita dunia adalah Tatiana Calderon. Perempuan asal Kolombia kelahiran 10 Maret 1993 (26) ini punya catatan mentereng di dunia mobil balap. Tatiana sempat direkrut tim F1 Sauber sebagai bagian dari program pengembangan pembalap. Bukan itu saja, dirinya juga menghabiskan waktu bertahun-tahun di ajang Formula 3 Eropa, hingga promosi ke ajang GP3 bersama tim DAMS pada musim balap 2018.

Kini, Tatiana bergabung bersama tim BWT Arden dalam kejuaraan Formula 2. Bahkan, dirinya diprediksi akan mampu mengguncangkan regulasi tertentu yang mungkin menahan pembalap wanita di kancah F1. Jika hal tersebut berhasil didobrak, bagi Tatiana ini tentu jadi capaian sensasional.

Bagaimana Mas Bro? Keren-keren nih pembalapnya. Selain cantik, mereka juga punya prestasi mentereng, bukan? Memang masih belum ada yang mampu mematahkan dominasi pria di ajang balap yang mereka geluti masing-masing. Tapi setidaknya mereka mampu menunjukan eksistensi bergengsi.

Kalau kamu siap jadi pembalap? Kalau masih bingung timing oper gigi itu kapan, mending nanti dulu deh. Hehehe..

 

SAMPAIKAN KOMENTAR