Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Leaf Spring
09
Jul
1 Comment Share Likes 872 View

Sebuah mobil dibekali dengan banyak fitur untuk menunjang kenyamanannya. Salah satu faktor yang menunjang adalah per dan suspensi. Suspensi dan per sendiri memiliki banyak sekali jenis jenis dan fungsinya. 

Fungsi dari sistem suspensi pada mobil antara lain adalah agar dapat menahan guncangan, getaran, serta kejutan- kejutan yang dirasakan mobil saat berjalan. Namun ada fungsi lain dari sebuah suspensi seperti melindungi penumpang di dalam mobil serta barang-barang muatan di dalamnya.Menambah stabilitas kendaraan.Meneruskan gaya getaran serta gaya pengereman yang diakibatkan karena adanya pergesakan dari permukaan jalan dengan roda.Menopang bodi mobil yang ada pada poros-poros serta menjaga hubungan geometris yang berkaitan dengan bodi dan roda. 

Sejatinya jika dilihat dari cara kerjanya, suspensi terbagi menjadi 3 yaitu suspensi independen, suspensi dependen dan suspensi semi independen. Tapi jenis jenisnya tak sampai di situ saja. Ada beberapa sistem suspensi yang digunakan pada sebuah mobil seperti sistem suspensi torsion beam, suspensi leaf spring, Suspensi Mahcperson Strut, Suspensi Multilink, dan Suspensi  Double Wishbone.

Dari sekian banyak model suspensi pada mobil, desain paling tua yang saat ini masih banyak diaplikasikan pada kendaraan modern ialah suspensi type per daun atau leaf spring. Meski sistem kerjanya tergolong tua, tapi sistem suspensi ini hingga saat ini masih di gunakan pada beberapa mobil khususnya mobil yang ditujukan untuk mengangkut beban yang berat.

Alasan mengapa jenis suspensi per daun ini masih tetap dipertahankan hingga saat ini adalah kelebihannya dalam hal menopang beban yang sangat berat sehingga produsen manapun tetap mempertahankan suspensi yang satu ini.

Suspensi leaf spring atau per daun ini merupakan sistem suspensi yang terdisi dari beberapa lembar pelat baja tebal antara 3 hingga 5 lembar atau lebih yang disusun secara vertikal atau keatas. Pengaplikasian suspensi ini adalah dengan merekatkan poros sumbu roda pada bagian tengah per daun, sedangkan pada bagian ujung ujung nya langsung di ikat ke body kendaraan.

Dan berikut adalah beberapa kelebihan serta kekurangan dari suspensi type per daun yang dapat anda ketahui.

Kelebihan suspensi leaf spring

Kontruksinya sangat sederhana yakni hanya berupa beberapa lembar pelat baja tebal yang disusun dan direkatkan ke body kendaraan sehingga posisi atau letaknya tidak akan bergeser serta memiliki kekuatan yang sangat kokoh untuk menahan beban.

Kekurangan suspensi leaf spring

Selain kelebihan ternyata suspensi ini pun memiliki beberapa kelemahan yakni tingkat kendaraan yang menggunakan suspensi model ini jika dikendarai akan terasa tidak nyaman, terasa keras dan timbul bunyi bunyian akibat gesekan antar pelat karena habisnya bushing leaf spring ataupun pelapis antar spring.

Meski per ini tegolong sangat kuat, tapi tentu akan mengalami kerusakan juga jika pemakaian kita tidak sebagaimana mestinya. Biasanay kerusakan yang dialami oleh per jenis ini adalah per daun patah. Memang kerusakan ini sangatlah jarang terjadi selain diakibatkan oleh faktor usia pakai. Kecuali anda sering mengangkut beban terlalu berat, ditambah lagi mobil sering melewati jalanan yang rusak. Untuk mengatasi hal ini mudah saja, muat barang atau penumpang sesuai dengan batas maksimal yang dianjurkan sehingga per menjadi awet dan tidak mudah patah.

Selain itu, per daun kerap mengeluarkan bunyi decitan saat melewati jalan jelek. Untuk mengatasi masalah ini anda bisa menyemprotkan / mengoleskan grease diantara ujung ujung lembaran per daun. Atau bisa juga menyelipkan semacam lembaran plastik keras diantara ujung ujung lembaran per daun sehingga kontak fisik antar lembaran per daun tadi tidak terjadi.

SAMPAIKAN KOMENTAR