Jika Di Persimpangan Tidak Ada APILL, Kendaraan Mana yang Harus Didahulukan?
02
May
2 Comment Share Likes 617 View

Mungkin para pengemudi sering mengalami kejadian-kejadian yang mendebarkan di jalan raya, terutama di persimpangan ketika dari arah persimpangan lain, tiba-tiba kendaraan lain melaju tanpa melihat kondisi sekitar persimpangan. Hal tersebut memang kerap terjadi, terutama dilakukan oleh pengendara yang tidak paham akan peraturan lalu lintas di persimpangan. Padahal, hal seperti ini sudah diatur dalam aturan perundang-undangan dimana tercantum dengan jelas kendaraan dari arah mana yang harus didahulukan saat berada di persimpangan, terutama persimpangan yang tidak ada lampu lalu lintasnya.

Aturan lalu lintas mengenai kendaraan yang harus didahulukan saat berada di persimpangan sudah tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 113. Undang-undang tersebut menjelaskan kendaraan yang harus didahulukan pada persimpangan sebidang yang tidak dikendalikan oleh Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas atau APILL sebagai berikut

1. Jika terdapat rambu lalu lintas atau sudah ditandai dengan marka jalan, maka kendaraan yang didahulukan mengikuti rambu lalu lintas serta marka jalan tersebut

Jika Di Persimpangan Tidak Ada APILL, Kendaraan Mana yang Harus Didahulukan?

Image source: http://liamthinks.blogspot.com/

2. Pada sebuah persimpangan terkadang ada jalan yang besar dan jalan yang kecil. Misalnya saja di jalan raya yang terdapat gang kecil ke arah pemukiman. Jika seperti ini, maka yang harus didahulukan adalah kendaraan yang asalnya dari jalan utama atau jalan besar. Kendaraan yang berasal dari gang kecil ini harus mengalah terlebih dahulu, memberi jalan pada kendaraan dari jalan besar, dan memotong atau berbelok ketika jalan utama sudah sepi.

3. Namun, ketika persimpangan besar jalanannya sama, maka aturannya pun berbeda lagi. Pada persimpangan yang sama besar dan terdiri atas empat cabang atau lebih, maka yang didahulukan adalah kendaraan dari cabang persimpangan sebelah kiri pengendara. Misalnya pengendara datang dari arah selatan ingin menuju ke arah utara, maka kendaraan yang harus didahulukan adalah kendaraan dari arah barat ke timur.

4. Sedangkan pada persimpangan yang bercabang tiga atau kerap disebut dengan pertigaan yang tidak tegak lurus, peraturan sama dengan yang berlaku di perempatan, yaitu kendaraan yang datang dari arah kiri pengemudi yang harus didahulukan.

5. Jika persimpangan tiga cabang tersebut tegak lurus, maka yang harus didahulukan adalah kendaraan yang arahnya lurus.

Jika Di Persimpangan Tidak Ada APILL, Kendaraan Mana yang Harus Didahulukan?

Image source: https://streets.mn/

6. Perbedaan terjadi jika persimpangan tersebut diberi alat pengendali lalu lintas yang bentuknya bundaran. Maka, hak utama diberikan kepada kendaraan lain yang datangnya dari arah kanan.

Semua peraturan pasti memiliki tujuan yang baik ketika dibuat. Seperti peraturan lalu lintas diatas yang dibuat agar menjamin keselamatan para pengendara jalan. Tidak semua persimpangan memerlukan alat pemberi isyarat lalu lintas layaknya pada persimpangan besar di jalan raya. Sehingga dengan kesadaran terhadap peraturan tersebut, lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan penuh tanggung jawab oleh masing-masing pengendara.

Jika Di Persimpangan Tidak Ada APILL, Kendaraan Mana yang Harus Didahulukan?

Image source: https://carfromjapan.com/

Hal yang lebih penting lagi adalah pengetahuan terhadap peraturan lalu lintas tersebut pada setiap pengendara. Karena ada dua tipe pengendara yang membahayakan diri sendiri serta pengguna jalan lain yaitu pengendara yang sama sekali tidak tahu mengenai peraturan lalu lintas serta yang kedua adalah pengendara yang tahu mengenai aturan lalu lintas tersebut, tetapi tidak mau peduli dan menyepelekan aturan tersebut. Mulai tingkatkan kesadaran diri dalam mematuhi aturan lalu lintas dan perkaya diri dengan pengetahuan mengenai perilaku yang benar di jalanan karena semua orang berhak selamat berlalu lintas.

Cover image source: https://searchengineland.com/

SAMPAIKAN KOMENTAR