Jangan Dibiarkan, Ini Tanda Shockbreaker Mobil Bermasalah dan Cara Merawatnya
17
Oct
2019
0 Comment Share Likes 757 View

Suspensi atau shockbreaker merupakan salah satu komponen vital pada mobil. Oleh karena itu shockbreaker juga harus dijaga benar-benar. Namun ternyata masih banyak orang yang belum tahu bagaimana cara melihat atau merasakan kalau shockbreaker mobil itu bermasalah. Padahal, sebenarnya shockbreaker yang bermasalah bisa dideteksi dengan mudah.

Untuk mengetahui atau mendeteksi kerusakan shockbreaker mobil yang bermasalah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berdasarkan pengalaman yang didapat dari saling sharing dengan salah satu mekanik di bengkel kawasan Depok, Jawa Barat mengatakan untuk melihat shockbreaker yang rusak bisa dilihat dari tampilannya terlebih dahulu.

Shockbreaker yang rusak sejatinya dapat dilihat dari dua cara. Pertama dapat dilihat dari tampilan luarnya dulu. Kedua, dan mungkin ini yang paling akurat adalah dengan mencoba mobilnya. Test drive saja, shockbreaker yang rusak sudah pasti tidak dipakai.



Melihat Ciri Fisik Shockbreaker Mobil yang Bermasalah

Tadi sudah disinggung untuk mengetahui shockbreaker bermasalah bisa dilihat dulu dari tampilan luarnya alias fisiknya. Nah, untuk mengetahui ciri-ciri dari shockbreaker mobil bermasalah dari tampilannya bisa dimulai dari masuk ke kolong mobil dan melihatnya. Dengan begitu, bisa diketahui juga apakah ada oli yang keluar atau tidak.

Dengan melihat ke kolong mobil, bisa diketahui apakah kondisinya lurus atau bengkok. Kalau bengkok, sudah pasti rusak dan harus diganti. Kedua, lihat juga apakah ada oli apa tidak. Kalau ada oli, itu sudah pasti rusak juga. Kalau beli mobil bekas, lihat saja ciri-ciri fisik itu.



Kalau shockbreaker mobil kesayangan Mas Bro sudah mengalami kebocoran, ada baiknya langsung diganti. Karena jika dipaksakan pasti akan mengurangi kenyamanan saat dikendarai. Oleh karena itu, cara kedua yang disarankan adalah dengan mengendarai mobil tersebut secara langsung dan rasakan bantingan mobil saat bertemu jalan yang tidak rata.

Mekanik bengkel hampir semuanya mengatakan kalau shockbreaker yang rusak akan berbunyi ‘jedak-jeduk’ saat dipakai, rebound atau pantulan juga keras dan enggak enak, Mas Bro.

Shockbreaker yang masih baik sejatinya memberikan peredaman yang sangat baik. Karakter suspensi yang bekerja normal biasanya lembut, dan cukup empuk serta tidak limbung.

Keras, banyak bunyi, dan kalau dipakai pada kecepatan tinggi di jalan lurus agak limbung adalah tanda kalau suspensi udah mulai rusak juga.

Cara Merawat Shockbreaker

Jika suspensi mobil kesayangan Mas Bro sekalian masih bagus, ada baiknya dilakukan perawatan secara berkala. Suspensi pun sebenarnya memiliki perawatan secara berkala, seperti layaknya mesin mobil.

Perawatan bisa dilakukan dengan cara mengganti bushing-nya, komponen kaki-kakinya. Kalau bushing dan komponen kaki-kaki ini rusak, maka bisa mempengaruhi kinerja suspensi pastinya. Banyak mekanik yang mengatakan untuk selalu mengusahakan segera melakukan pergantian secara berkala.



Pada umumnya, penggantian shockbreaker yang disarankan adalah satu atau dua tahun sekali. Namun jika kondisinya sudah wajib diganti, ada baiknya langsung diganti dengan part baru. Karena jika didiamkan kerusakannya akan merembet ke beberapa komponen kaki-kaki yang lainnya. Jangan sampai shockbreaker mobil bermasalah karena kurangnya pengetahuan dalam merawatnya.

Tips Merawat Shockbreaker Mobil Lainnya

Selain tips teknis di atas tadi, ada juga tips merawat shockbreaker dengan mengubah habit mengemudi Mas Bro, nih. Untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kebocoran pada shockbreaker mobil bisa mengambil langkah pertama yaitu dengan menghindar untuk melewati jalanan yang tidak rata sebisa mungkin. Seperti misalnya jalan-jalan bergelombang atau berlubang. Dan jika memang mobil Mas Bro terpaksa harus melewati jalanan yang rusak tersebut, usahakan saat melewatinya dengan kecepatan yang serendah mungkin. Hal ini akan membantu meringankan kerja shockbreaker mobil yang harus menahan guncangan.

Tips lainnya dalam merawat shockbreaker mobil selanjutnya adalah dengan tidak memberikan beban shockbreaker mobil Mas Bro dengan beban yang melebihi standar yang telah ditentukan. Karena shockbreaker memiliki kekuatan berapa beban maksimal yang harus ditahannya. Jika beban yang ditahan shockbreaker terlalu besar, maka tentunya hal ini akan mengakibatkan kekuatan shockbreaker menjadi berkurang. Dan jika shockbreaker mobil Mas Bro terus menerus digunakan dan diberi beban berlebih, maka tidak menutup kemungkinan dalam waktu singkat shockbreaker mobil akan rusak, bocor, mati atau lembek.

Tips selanjutnya adalah pastikan untuk selalu mengecek karet pelindung pada tabung shockbreaker mobil. Karet tersebut berfungsi untuk menjaga shockbreaker agar tetap bersih dari kotoran yang akan masuk ke dalam shockbreaker. Karena jika karet pelindung shockbreaker rusak, maka kotoran akan mudah masuk ke dalam dinding shockbreaker. Nah, jika kotoran-kotoran yang menempel tersebut lalu bergesekan dengan dinding tabung shockbreaker, maka bisa dipastikan lama-lama dinding shockbreaker akan aus dan terkikis, yang akhirnya menyebabkan kebocoran pada shockbreaker mobil Mas Bro.

SAMPAIKAN KOMENTAR